Karantina Sumsel Sertifikasi 95.400 Benih Kelapa Sawit Asal Palembang untuk Diekspor ke Peru

- Redaksi

Jumat, 23 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengemasan benih kelapa sawit untuk di Ekspor ke Peru. Foto: Karantina Sumsel

Pengemasan benih kelapa sawit untuk di Ekspor ke Peru. Foto: Karantina Sumsel

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sumatera Selatan (Karantina Sumsel) memastikan sebanyak 95.400 butir benih kelapa sawit yang diekspor ke negara Peru telah memenuhi standar kesehatan internasional dan bebas dari organisme pengganggu tumbuhan.

Pemeriksaan ketat tersebut dilakukan melalui Satuan Pelayanan Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang guna memenuhi persyaratan teknis otoritas karantina Peru, terutama untuk memastikan benih tersebut negatif dari jamur Marasmius sp.

Kepala Karantina Sumatera Selatan, Sri Endah Ekandari menyampaikan bahwa kepastian kesehatan komoditas merupakan faktor krusial dalam menjaga kredibilitas produk ekspor Indonesia di pasar global.

“Karantina Sumsel memastikan setiap komoditas ekspor, termasuk benih kelapa sawit, memenuhi persyaratan kesehatan tumbuhan negara tujuan untuk menjaga kepercayaan pasar internasional,” ujar Sri Endah, Jumat (23/1/2026).

Proses sertifikasi yang dilakukan oleh pejabat fungsional karantina meliputi verifikasi dokumen, pemeriksaan fisik secara langsung, serta pengujian laboratorium.

Seluruh rangkaian layanan ini telah menggunakan mekanisme Single Submission Quarantine Customs (SSmQC) yang mengintegrasikan sistem karantina dan bea cukai untuk efisiensi waktu.

Petugas Karantina Sumsel, Anggie Kharisma Midhariani menjelaskan bahwa ketelitian dalam pemeriksaan fisik menjadi prioritas agar benih yang dikirim benar-benar terjamin mutunya.

“Kami memastikan benih yang diekspor benar-benar bebas dari OPTK (Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina) yang dipersyaratkan negara tujuan. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh agar benih yang dikirim aman, sehat, dan sesuai ketentuan,” jelasnya.

Ekspor komoditas unggulan ini juga telah mengantongi izin impor (import permit) resmi dari Pemerintah Peru, sehingga proses pengiriman dipastikan berjalan lancar sesuai regulasi kedua negara.

“Kami berkomitmen untuk terus memfasilitasi percepatan ekspor komoditas pertanian demi meningkatkan daya saing ekonomi daerah di kancah internasional,” pungkasnya.

Berita Terkait

Desak Wali Kota Lakukan Evaluasi Total, Bagindo Togar: Benahi Sampah dari Kelurahan Hingga Kecamatan
Astra Motor Sumsel Resmi Kick Off Astra Motor Journalist Competition 2026
Melalui Srikandi Mandiri, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Wujudkan Perempuan Mandiri dan Produktif
Warga Gerah, Lapak Tuak di Samping Perumahan Grand Garden Diduga Jadi Tempat Mabuk
Perkuat Eksistensi UMKM, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Perluas Akses Pasar di Launching Senam Kriya 2026
Warga IB I Palembang Digemparkan Penemuan Jasad Bocah Perempuan di Selokan
Rumah Sirih Palembang Bantah Isu Negatif Video Viral, Kuasa Hukum: Datang Langsung dan Buktikan
Masih dalam Semangat Kartini, Astra Motor Sumsel gelar Safety Riding Perempuan Hebat #Cari_Aman

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 22:39 WIB

Desak Wali Kota Lakukan Evaluasi Total, Bagindo Togar: Benahi Sampah dari Kelurahan Hingga Kecamatan

Senin, 27 April 2026 - 20:46 WIB

Astra Motor Sumsel Resmi Kick Off Astra Motor Journalist Competition 2026

Senin, 27 April 2026 - 17:05 WIB

Melalui Srikandi Mandiri, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Wujudkan Perempuan Mandiri dan Produktif

Senin, 27 April 2026 - 13:24 WIB

Warga Gerah, Lapak Tuak di Samping Perumahan Grand Garden Diduga Jadi Tempat Mabuk

Minggu, 26 April 2026 - 20:21 WIB

Perkuat Eksistensi UMKM, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Perluas Akses Pasar di Launching Senam Kriya 2026

Berita Terbaru