Kapal Jukung Terbakar di Tepian Sungai Musi, 8 Mobil Damkar Dikerahkan Cegah Api Merembet ke Permukiman

- Redaksi

Rabu, 29 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapal Jukung yang terbakar.

Kapal Jukung yang terbakar.

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG — Kepulan asap tebal dan kobaran api mengagetkan warga di kawasan tepian Sungai Musi, Karanganyar, Kecamatan Gandus, Palembang, Rabu (29/7/2026) siang.

 

Sebuah kapal jukung yang tengah menjalani perbaikan di galangan kapal tiba-tiba terbakar sekitar pukul 14.18 WIB.

 

Besarnya kobaran api membuat petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Palembang bergerak cepat ke lokasi. Sebanyak delapan mobil pemadam dikerahkan untuk menjinakkan api yang membakar bagian kapal.

 

Petugas berjibaku melakukan pemadaman agar api tidak semakin membesar dan merembet ke area sekitar, terutama permukiman warga yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.

 

Lurah Talang Anyar, Teguh, mengatakan laporan kebakaran pertama kali diterima pihaknya dari Ketua RT melalui grup koordinasi yang digunakan untuk menyampaikan informasi kejadian darurat.

 

“Jadi kami mendapat laporan dari Ketua RT sekitar pukul 14.18 WIB. Biasanya kami punya grup, begitu ada kejadian kami langsung berkoordinasi dengan Damkar dan pihak terkait untuk melakukan penanggulangan,” ujar Teguh.

 

Menurut Teguh, kapal yang terbakar diduga merupakan kapal jukung atau kapal motor sungai yang sedang menjalani proses perbaikan di galangan.

 

“Ini sepertinya kapal jukung untuk motor sungai,” katanya.

 

Meski api telah berhasil dikendalikan, pihaknya belum dapat memastikan apakah kapal tersebut masih membawa muatan saat kebakaran terjadi.

 

“Kalau untuk muatan kami belum tahu persis, karena saat kebakaran sudah tidak memungkinkan lagi untuk kami cek apa yang ada di dalamnya,” ungkap Teguh.

 

Beruntung, insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. “Kalau korban jiwa sepertinya tidak ada, alhamdulillah,” ujar Teguh.

 

Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Dugaan awal, api kemungkinan berkaitan dengan aktivitas perbaikan kapal, termasuk kemungkinan adanya kelalaian atau percikan api. Namun, dugaan tersebut masih harus dibuktikan melalui pemeriksaan lebih lanjut.

 

“Untuk penyebab detail kami belum tahu. Masih kami tanyakan dengan pemilik maupun pihak yang melakukan perbaikan kapal. Mungkin ada kelalaian atau percikan api, tetapi itu masih didalami,” jelas Teguh.

 

Nilai kerugian akibat kebakaran juga belum diketahui. “Kalau kerugian kami belum tahu,” pungkas Teguh.

 

Saat ini, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran, termasuk memastikan sumber api yang menyebabkan kapal jukung tersebut terbakar.

Penulis : Uci

Editor : Jaks

Berita Terkait

Polda Sumsel Catat 1.218 Penindakan Premanisme, Warga Diminta Lapor ke 110
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Perluas Peluang Usaha UMKM, Raih Omzet Puluhan Juta di OPI Food Carnival 2026
26 Tahun Biznet, Perkuat Infrastruktur Digital dan Perluas Jaringan Internet
Komitmen Bersama Pemkot Dan TNI AU Pembangunan Sekolah Rakyat 
Terima Fee Rp4 Miliar dari Agen Kapal, Kepala UPP Sungai Lumpur Didakwa Korupsi
Enam Orang Luka dalam Bentrokan Mapolda Sumsel, Pria Bawa Dua Sajam Diamankan
Ketua DPM FH UM Palembang Kecam Kekerasan terhadap Aktivis Mahasiswa dan Jurnalis di Mapolda Sumsel
DR Conie SH : Kuasa Hukum Korban Penusukan Berharap Pihak Pemerintah Membantu Biaya Rumah Sakit

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:58 WIB

Polda Sumsel Catat 1.218 Penindakan Premanisme, Warga Diminta Lapor ke 110

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Perluas Peluang Usaha UMKM, Raih Omzet Puluhan Juta di OPI Food Carnival 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:29 WIB

26 Tahun Biznet, Perkuat Infrastruktur Digital dan Perluas Jaringan Internet

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Komitmen Bersama Pemkot Dan TNI AU Pembangunan Sekolah Rakyat 

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:48 WIB

Terima Fee Rp4 Miliar dari Agen Kapal, Kepala UPP Sungai Lumpur Didakwa Korupsi

Berita Terbaru

Kadis Kesehatan empat lawang, Dery Kurniawan

Empat Lawang

Kabut asap Landa Empat Lawang, Kasus ISPA Meningkat

Rabu, 14 Okt 2026 - 19:10 WIB