Kadisporapar Banyuasin Meninggal Dunia di Kamar saat Anak-Istri Ibadah Umrah

- Redaksi

Senin, 13 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Banyuasin, Zulkarnain (58), ditemukan dalam kondisi terbaring tidak bernyawa di dalam kamar rumahnya di Jalan Perindustrian I, Lorong Sungkai, Kelurahan Sukarami, Kecamatan Sukarami Palembang. Diduga, Zulkarnain meninggal dunia karena sakit.

Zulkarnain pertama kali ditemukan meninggal dunia pada Minggu malam (12/3/2023), sekitar pukul 20.10 WIB. Zulkarnain terbaring diatas kasur sambil memeluk bantal guling.

Mendapat laporan itu, petugas Identifikasi Polrestabes Palembang bersama piket SPKT, dan Reskrim Unit Pidsus dan Polsek Sukarami, langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Hasil identifikasi, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh bagian luar korban. Kemudian jenazah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang.

Informasi yang dihimpun, korban diketahui sudah meninggal dunia berawal saat saksi Dolih Rasyid (51), suami dari Helna Parista yang bertugas di rumah korban sebagai asisten rumah tangga, mengecek rumah korban.

Saksi kemudian melihat lampu depan dan di dalam rumah tidak menyala. Sedangkan pagar rumah dalam kondisi terbuka. Melihat hal itu, saksi berinisiatif memanggil ke dalam rumah, tetapi tidak ada jawaban. Merasa curiga, lalu saksi pulang untuk mengambil kunci rumah.

Barulah pukul 20.10 WIB, saksi bersama warga lain membuka rumah korban. Setelah dibuka, kemudian saksi langsung menuju ke kamar korban dengan menggunakan senter.

Saksi pun kaget saat mendapati korban sudah tidak bernyawa dalam posisi terbaring sambil memeluk bantal guling. Ketua RT setempat, M Yaman (55), lalu melapor ke Polsek Sukarami, yang kemudian berkoordinasi dengan Polrestabes Palembang.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Haris Dinzah melalui Kanit Inafis, Iptu Agus Wijaya mengatakan, pihaknya sudah mendatangi TKP temuan seorang lelaki ditemukan meninggal dunia diduga karena sakit.

“Korban meninggal dunia diduga karena sakit. Korban tinggal sendirian di rumah karena anak dan istrinya sedang menjalankan ibadah umrah,” kata Iptu Agus, ditemui di lokasi, Senin (13/3/2023).

Berdasarkan hasil olah TKP, kata Agus, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh bagian luar korban. “Jenazah korban langsung di bawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan visum et repertum,” terangnya. (ANA)

Berita Terkait

4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 
Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung
Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian
Diduga Depresi, IRT di Sukarami Ditemukan Tewas Tergantung di Samping Rumah
Truk Bermuatan Pasir Terbalik di Jembatan Musi II Palembang, Sempat Bikin Macet
Tiba di RS Bhayangkara, Korban Selamat Bus ALS Segera Jalani Perawatan Intensif
Diduga Terjadi Korsleting Listrik Lapak Di Pasar 16 Ilir Hangus Terbakar 
Keluarga Korban Bus ALS Asal Lampung Syok, Keberangkatan Sempat Tertunda Sebelum Tragedi di Muratara

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:17 WIB

4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:48 WIB

Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:54 WIB

Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:29 WIB

Diduga Depresi, IRT di Sukarami Ditemukan Tewas Tergantung di Samping Rumah

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:50 WIB

Truk Bermuatan Pasir Terbalik di Jembatan Musi II Palembang, Sempat Bikin Macet

Berita Terbaru