JPU KPK Dalami Dugaan Aliran Dana, Nama Teddy Merliansa Masih Dikaji

- Redaksi

Selasa, 31 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK RI, Rahmad Irwan, memberikan keterangan kepada awak media usai sidang di PN Palembang, Selasa (31/3/2026).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK RI, Rahmad Irwan, memberikan keterangan kepada awak media usai sidang di PN Palembang, Selasa (31/3/2026).

PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID- Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Rahmad Irwan, menegaskan bahwa pihaknya masih mendalami berbagai fakta yang terungkap dalam persidangan terkait dugaan aliran dana kepada sejumlah pihak, termasuk nama Teddy Merliansa.

Hal tersebut disampaikan Rahmad Irwan menanggapi desakan massa aksi yang meminta KPK segera menetapkan Teddy sebagai tersangka, berdasarkan fakta-fakta yang muncul di persidangan.

“Fakta persidangan sebelumnya sudah kita lihat. Keterangan saksi juga sudah kita dengar, dan itu nanti akan kita konfirmasi kembali dengan yang bersangkutan,” ujar Rahmad Irwan saat ditemui usai sidang di Pengadilan Negeri (PN) Palembang, Selasa (31/3/2026).

Ia menjelaskan, dalam persidangan terungkap adanya dugaan penerimaan uang, termasuk sebesar Rp150 juta, serta fakta lain yang masih terus dikembangkan oleh tim JPU.

Menurutnya, dalam waktu dekat pihaknya juga berencana menghadirkan pihak terkait guna mengonfirmasi sejumlah keterangan yang muncul di persidangan.

“Kemungkinan minggu depan akan kita hadirkan untuk kita komparasi dengan keterangan saksi yang sudah ada,” jelasnya.

Dalam persidangan, lanjut Rahmad, sejumlah saksi yang dihadirkan berasal dari berbagai pihak, termasuk dari kubu YPN dan pihak lainnya. Dari keterangan para saksi, terungkap adanya pertemuan yang dikaitkan dengan agenda tertentu, termasuk acara makan bersama yang diduga berkaitan dengan jabatan pejabat daerah.

Selain itu, terdapat pula keterangan mengenai dugaan aliran dana sebesar Rp300 juta yang disebut-sebut dibagikan kepada sejumlah pihak, termasuk ketua-ketua partai. Namun, pihak yang disebutkan dalam persidangan tersebut membantah keterlibatannya.

Rahmad menegaskan, dalam proses pembuktian, KPK tidak dapat hanya bergantung pada satu keterangan saksi.

“Kita tidak bisa langsung menyimpulkan hanya dari satu saksi. Semua harus diuji dan dipastikan melalui fakta-fakta persidangan,” tegasnya.

Terkait perbandingan dengan kasus lain, seperti dugaan operasi tangkap tangan (OTT) kepala daerah di Cilacap yang dinilai memiliki modus serupa, Rahmad menyatakan bahwa setiap perkara memiliki karakteristik berbeda dan harus ditangani berdasarkan alat bukti yang cukup.

“Setiap perkara berbeda. Kita harus pastikan dulu alat buktinya, tidak bisa serta-merta disamakan,” katanya.

Ia pun meminta publik untuk menunggu perkembangan proses hukum yang masih berjalan.

“Nanti kita lihat perkembangan selanjutnya,” tutup Rahmad Irwan.

Penulis : Hermansyah

Editor : Jaks

Berita Terkait

Diduga Intip Wanita Ganti Pakaian, Pria 42 Tahun Diserahkan ke Polisi
Sah DPRD Palembang Bersama Pemkot Palembang Tanda tangani Nota KUA PPAS 2027
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dukung Pemenuhan Kebutuhan Darah di Palembang
Color The Street, Astra Motor Sumsel Ajak Generasi Muda Ekspresikan Kreativitas Lewat Graffiti
Pemerintah Salurkan Bantuan Beras Gratis Rapel 30 Kilo untuk 961 Ribu KK di Sumsel
Bulog Sumsel Babel Perketat Distribusi SPHP, Realisasi Tembus 90 Persen
Dua Laporan Saling Lapor di Polsek Talang Kelapa, Kedua Pihak Ditetapkan Tersangka
Gondol Dua Besi Katrol Milik Sekolah , Samsul Bahri Dituntut 1 Tahun Penjara
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 12:59 WIB

Diduga Intip Wanita Ganti Pakaian, Pria 42 Tahun Diserahkan ke Polisi

Kamis, 5 November 2026 - 08:38 WIB

Sah DPRD Palembang Bersama Pemkot Palembang Tanda tangani Nota KUA PPAS 2027

Rabu, 4 November 2026 - 23:43 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dukung Pemenuhan Kebutuhan Darah di Palembang

Rabu, 4 November 2026 - 17:40 WIB

Pemerintah Salurkan Bantuan Beras Gratis Rapel 30 Kilo untuk 961 Ribu KK di Sumsel

Rabu, 4 November 2026 - 17:39 WIB

Bulog Sumsel Babel Perketat Distribusi SPHP, Realisasi Tembus 90 Persen

Berita Terbaru

Diduga Intip Wanita Ganti Pakaian, Pria 42 Tahun Diserahkan ke Polisi

Kota Palembang

Diduga Intip Wanita Ganti Pakaian, Pria 42 Tahun Diserahkan ke Polisi

Kamis, 5 Nov 2026 - 12:59 WIB