Jelang Idul Fitri, Disperindag dan Polres Cek Pompa BBM di SPBU

- Redaksi

Rabu, 3 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, EMPAT LAWANG – Menjelang mudik lebaran tahun 2024, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Empat Lawang melakukan pengawasan di setiap stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang berada di jalur mudik di sepanjang jalan lintas Kabupaten Empat Lawang.

Pengawasan yang dilakukan berupa uji kelayakan alat di SPBU agar tidak adanya terjadi takaran yang tidak tepat, sehingga dapat merugikan para konsumen dalam membeli BBM, khususnya yang berada pada jalur mudik.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Empat Lawang H M Taufik membenarkan tim dari Disperindag melakukan Pengawasan dalam rangka menyambut hari raya idul Fitri.

“Tim juga bersama personil Polres Empat Lawang mendatangi disejumlah SPBU,” ungkap Taufik, Rabu (3/4).

Dikarenakan disampaikan Taufik, Polres Empat Lawang melakukan pengawasan secara serentak di seluruh Polres se-Sumsel.

Ditempat sama, Kabid Perdagangan Ade Chandra menuturkan, saat melakukan pengujian kebenaran 3 pompa ukur BMM di SPBU Talang Gunung, menggunakan bejana ukuran 20 sampai 10 liter.

“Ini pemeriksaan tanda tera dan memastikan tidak adanya alat tambahan yang mengindikasikan kecurangan. Kondisi Pompa BBM dalam keadaan baik,” kata Ade.

Sidak ini lanjut Ade, dilakukan kesiapan SPBU yang ada di Kabupaten Empat Lawang, menjelang arus mudik dan arus balik hari Raya Idul Fitri 1445 Hijiriyah/ 2024.

Selain itu dijelasakan Ade, tujuan dari monitoring ini, sebagai kewajiban untuk Tera/Tera ulang, sesuai UU Nomor 2 Tahun 1981 tentang Metrologi Legal. Memastikan kebenaran pengukuran pompa ukur BBM SPBU.

“Dari 3 nozzle BBM, yakni 1 pertalite, 1 dexlite dan 1 pertamax yang dilakukan pengujian, hasilnya, yang pertama Pertalite ada selisih -60 ml dari 20.000 ml yang diuji, terus Dexlite ada selisih -45ml dari 10.000 ml yang diuji, dan Pertamax ada selisih rata-rata -50 ml dari 20.000 ml yang diuji,” jelasnya.

Karena Batas Kesalahan yang diizinkan (BKD) diyambahkan Ade, maka sesuai peraturan Kemendag sebesar +- 0,5% atau +- 100 ml, maka hasil pengujian tersebut dinyatakan diterima.

“Untuk persediaan Pertamax, Pertalite dan Dexlite di SPBU 24.315.180 Talang Gunung, saat ini dalam kondisi aman,” pungkasnya. (sm)

Berita Terkait

Jangan Pikirkan BOS, Joncik Minta Kepsek Fokus Cetak Generasi Cerdas
Polres Empat Lawang Perkuat Sinergi Lintas Instansi Jaga Kamseltibcarlantas
Polsek Tebing Tinggi Polres Empat Lawang Laksanakan Patroli Karhutla dan Sambang Dialogis Karhutla
16 Dokter INTERNSHIP DItempaukan di Empat lawang SEKDA: Layani Pasien Dengan Hati
RUPM Panduan Pemerintah Dalam Pembangunan Kedepan
Kajari Empat Lawang Amankan Tersangka DPO 2 Tahun
Data Penduduk Beda Jauh, Pemkab Empat Lawang Percepat Sinkronisasi Satu Data
Kemarau Panjang, Pemkab Empat Lawang Gelar Salat Istisqa Serentak di 10 Kecamatan
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 10:26 WIB

Jangan Pikirkan BOS, Joncik Minta Kepsek Fokus Cetak Generasi Cerdas

Selasa, 22 September 2026 - 15:02 WIB

Polres Empat Lawang Perkuat Sinergi Lintas Instansi Jaga Kamseltibcarlantas

Sabtu, 19 September 2026 - 21:32 WIB

Polsek Tebing Tinggi Polres Empat Lawang Laksanakan Patroli Karhutla dan Sambang Dialogis Karhutla

Sabtu, 19 September 2026 - 21:30 WIB

16 Dokter INTERNSHIP DItempaukan di Empat lawang SEKDA: Layani Pasien Dengan Hati

Kamis, 17 September 2026 - 05:24 WIB

RUPM Panduan Pemerintah Dalam Pembangunan Kedepan

Berita Terbaru

Foto saat pemusnahan barang bukti di kantor Kejari OKI

Ogan Komering Ilir

Kejari OKI Musnahkan Narkotika hingga Senjata Api dari Perkara Inkracht

Rabu, 23 Sep 2026 - 14:16 WIB

Pelaku

Kota Palembang

Diduga Bobol Rumah Warga, ZH Diciduk Unit Pidum Polrestabes Palembang

Rabu, 23 Sep 2026 - 11:58 WIB