Jasad Kiki Tiba dari Jepang, Dimakamkan di TPU Gunung Meruh

- Redaksi

Minggu, 2 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Persiapan Jenazah akan di sholatkan dan langsung dimakamkan di TPU Gunung Meruh. (Photo: Kiki Nardance)

Persiapan Jenazah akan di sholatkan dan langsung dimakamkan di TPU Gunung Meruh. (Photo: Kiki Nardance)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Tris Risky Akbar Reformansyah (26) atau akrab dipanggil Kiki. Tenaga Kerja Indonesia yang meninggal akibat mengalami kecelakaan kerja di Jepang, tiba di rumah duka Jalan Silaberanti, Kecamatan Jakabaring, Kota Palembang, Minggu (2/2/2025)

Jenazah langsung dibawa dan di sholat kan di Masjid Hidayatullah yang tepat berada disamping rumah orang tuanya. Terlihat di perwakilan dari IM Japan dan Kemenaker RI turut mendampingi jenazah. Namun sayangnya Lokasi masjid disterilkan dari wartawan yang berusaha meliput.

“Kami minta maaf, ini permintaan dari perwakilan perusahaan di Jepang,” ujar salah satu kerabat korban yang menjaga di depan pagar masjid.

Cik Imah (55) tak kuasa menahan tangis, dan haru ketika melihat jenazah anak ketiganya tiba, ia mengatakan jika selesai disholatkan, anaknya tersebut akan dimakamkan di TPU Gunung Meru Kecamatan Seberang ulu II Palembang. “Akan dimakamkan di Samping Papanya,” katanya.

Untuk diketahui, senin (27/1/2025), Kiki dikabarkan mengalami kecelakaan kerja saat sedang melakukan pembangunan jembatan di Daerah Hiroshima Jepang.

Kakak Kandung korban Herci Basepko Lidintama (34) mengatakan jika dirinya pertama menerima kabar meninggalnya adiknya, dari Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) RI pada Senin (27/1).

“Saat itu saya sedang nyetir, ditelpon langsung dari Kemenaker RI mengabarkan adiknya mendapatkan musibah dan meninggal,”  katanya, Rabu (29/1/2025).

Herci Mengatakan jika adiknya sudah sekitar 7 bulan berada di Jepang untuk bekerja. “Sebelumnya dia bekerja di Palembang, kemudian resign untuk mengikuti seleksi program kerja di Jepang, dan lulus, berangkat sejak akhir Juni 2024,” katanya. (ANA)

Berita Terkait

4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 
Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung
Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian
Diduga Depresi, IRT di Sukarami Ditemukan Tewas Tergantung di Samping Rumah
Truk Bermuatan Pasir Terbalik di Jembatan Musi II Palembang, Sempat Bikin Macet
Tiba di RS Bhayangkara, Korban Selamat Bus ALS Segera Jalani Perawatan Intensif
Diduga Terjadi Korsleting Listrik Lapak Di Pasar 16 Ilir Hangus Terbakar 
Keluarga Korban Bus ALS Asal Lampung Syok, Keberangkatan Sempat Tertunda Sebelum Tragedi di Muratara

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:17 WIB

4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:48 WIB

Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:54 WIB

Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:29 WIB

Diduga Depresi, IRT di Sukarami Ditemukan Tewas Tergantung di Samping Rumah

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:50 WIB

Truk Bermuatan Pasir Terbalik di Jembatan Musi II Palembang, Sempat Bikin Macet

Berita Terbaru

101 Pekebun Sawit OKI yang mengikuti pelatihan implementasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) di Hotel Aryaduta Palembang, Selasa (9/6/2026). Foto: istimewa

Kota Palembang

BPDP dan ISKOL Latih 101 Pekebun Sawit OKI Terapkan Standar ISPO

Rabu, 10 Jun 2026 - 15:36 WIB