Jaga Pembauran, Pertahankan Zero Conflict

- Redaksi

Rabu, 9 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Walikota Pagar Alam, Alpian Maskoni, menghadiri rapat kerja FPK tahun 2022. (Photo: Delta Handoko)

Walikota Pagar Alam, Alpian Maskoni, menghadiri rapat kerja FPK tahun 2022. (Photo: Delta Handoko)

SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No.34 tahun 2006, tentang pedoman penyelenggaraan pembauran kebangsaan di daerah, maka sangat sangat penting peranannya dalam proses pelaksanaan integritas di kalangan masyarakat dari berbagai ras, suku, etnis, adat dan seni budaya.

Hal ini disampaikan Walikota Pagar Alam, Alpian Maskoni saat membuka Rapat Kerja (Raker) Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Pagar Alam tahun 2022, Rabu (9/3/2022).

Alpian mengatakan, jika FPK menjadi wadah strategis dalam menghimpun informasi, komunikasi, konsultasi dan kerjasama antar warga masyarakat, untuk menumbuhkan dan juga  memelihara pembauran kebangsaan. FPK juga berperan menjembatani dan mengkomunikasikan antar warga masyarakat, antar etnis, antar ras sehingga permasalahan-permasalahan dapat cepat teratasi.

“Kota Pagar Alam penduduknya sangat majemuk, mulai dari etnis Minang, Palembang, Jawa, Tionghoa dan bermacam-macam. Dan Alhamdulillah sampai saat ini pembauran ini masih sangat terjaga, serta pembaurannya sudah sangat luar biasa dan telah menyatu, untuk terus mempertahankan zero conflict,” harapnya.

Alpian menuturkan, pembinaan pembauran kebangsaan adalah upaya yang dilakukan oleh pemerinta, bersama dengan masyarakat untuk terciptanya iklim yang kondusif, yang memungkinkan adanya perubahan sikap.

“Hal ini agar menerima kemajemukan masyarakat, dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” jelasnya. (ANA)

Berita Terkait

Transfer Pusat Makin Seret,Pemkot Pagar Alam Putar Otak Kejar PAD Sektor Pajak dan Retribusi
Sejarah Baru! Kopi Pagar Alam Kembali ke Eropa Setelah Era VOC, Kini Dibawa Petani Sendiri ke Barcelona
Lepas 41 Atlet POPDA,Wako Ludi :Buktikan Pagar Alam Bisa Juara Meski Punya Keterbatasan
Pagar Alam Susun KLHS RDTR 2026! Asisten II Cholmin: Pembangunan Tak Boleh Tabrak Lingkungan
Asisten II Pimpin Rapat Strategis, Pembentukan BUMD Pagar Alam Masuki Fase Krusial
Langka Progresif Walikota Pagar Alam Sektor Pariwisata, Launching Titik Nol Pendakian Puncak Dempo
Gerebek Tempat Karaoke, Tim Gabungan Temukan Tiga Pemandu Karaoke Positif Narkoba
LUAR BIASA! Jawab Krisis Khatib IKADI Pagar Alam Turut Pecahkan Rekor MURI Dalam Pelatihan Khatib Nasional

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 16:53 WIB

Transfer Pusat Makin Seret,Pemkot Pagar Alam Putar Otak Kejar PAD Sektor Pajak dan Retribusi

Selasa, 3 November 2026 - 12:53 WIB

Sejarah Baru! Kopi Pagar Alam Kembali ke Eropa Setelah Era VOC, Kini Dibawa Petani Sendiri ke Barcelona

Minggu, 1 November 2026 - 18:00 WIB

Lepas 41 Atlet POPDA,Wako Ludi :Buktikan Pagar Alam Bisa Juara Meski Punya Keterbatasan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:34 WIB

Pagar Alam Susun KLHS RDTR 2026! Asisten II Cholmin: Pembangunan Tak Boleh Tabrak Lingkungan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:18 WIB

Asisten II Pimpin Rapat Strategis, Pembentukan BUMD Pagar Alam Masuki Fase Krusial

Berita Terbaru

Kota Palembang

Modus Beri Tumpangan, Mahasiswa Unsri Jadi Korban Curas

Jumat, 6 Nov 2026 - 15:52 WIB