Instalasi Pengolahan Air Limbah Baru di Palembang, Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat

- Redaksi

Kamis, 10 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Duta Besar Australia untuk Indonesia, Penny Williams PSM, hari ini meninjau instalasi pengolahan air limbah (IPAL) baru di Palembang bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia, Basuki Hadimuljono.

Proyek senilai 1,6 triliun rupiah (160 juta dolar Australia) yang didanai oleh Australia dan Indonesia ini akan menyediakan 8.000 sambungan rumah dan memberikan manfaat bagi 40.000 orang pada tahap awal. Setelah tahap selanjutnya selesai, 21.700 sambungan rumah akan dibuat dan memberikan manfaat bagi 100.000 orang.

“Kami sangat senang menyampaikan bahwa pembangunan instalasi pengolahan air limbah telah berjalan dengan baik sejak dimulai pada November 2020, dan saat ini telah selesai,” kata Duta Besar Williams. “Ini adalah pencapaian yang luar biasa. Akses terhadap sanitasi yang lebih baik akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Palembang dan akan membantu memperbaiki lingkungan sekitar.” Kata Peni saat dibincangi awak media dilokasi IPAL Sei Selayur Palembang, Kamis (10/8/2023).

Proyek Sanitasi Kota Palembang yang dipimpin oleh Pemerintah Kota Palembang melalui tahap perencanaan, pembiayaan, dan konstruksi, dan akan terus dikelola dan dipelihara oleh Pemerintah Kota.

Proyek ini menghadirkan sistem sanitasi moderen di Palembang dan akan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dan lingkungan alam.

“Keberhasilan penyelesaian proyek ini mencerminkan kemitraan yang kuat antara Pemerintah Australia, Pemerintah Indonesia, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, dan Pemerintah Kota Palembang,” ujar Duta Besar Williams. “Bersama-sama kita telah menunjukkan bahwa kita dapat membangun infrastruktur sanitasi moderen untuk melayani masyarakat. Australia menyampaikan penghargaan kepada semua pihak yang terlibat dalam proyek ini selama tiga tahun terakhir.”jelasnya.

Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia, Basuki Hadimuljono.

“Proyek instalasi apa instalasi pengelolaan lumpur limbah atau air limbah tangga maupun dari kantor-kantor maupun dari rumah komersial, restoran itu akan dibawa ke sini secara typing pipa dengan totalnya ada 100.000 lebih kapasitas sambungan rumah yang bisa di layani dari Ipal ini,” kata Menteri.

Menurutnya, Program ini kolaborasi dengan pemerintah pusat dengan pemerintah Provinsi Sumatera Selatan serta Pemerintah Kota Palembang. “Australia membangun ini APBN Pemerintah membuat pipa distribusi dan transmisi dan arterinya tersiernya nanti Gubernur dan Pak Walikota itu sambungan rumahnya, jadi ini kolaborasi yang baik,” jelasnya.

Berita Terkait

OTT Pejabat Muratara: Kepala BKPSDM Ditangkap Terkait Dugaan Pemerasan ASN
Tim PUPR Kota Palembang Sidak Lokasi Diduga Penggunaan Fasilitas Umum
InkuBI Sultan Muda 2026: Kolaborasi Strategis Dorong UMKM Sumsel Go Digital
OJK Dorong Inklusi Keuangan Lewat Pelepasan Ekspor Turunan Kelapa dan Lada Hitam Sumsel
Telkomsel Buka Peluang Kolaborasi UMKM lewat Ekosistem Telkomsel Poin
Plang Nama YPLP PT PGRI Sumsel Hilang, Pihak Yayasan Laporkan ke Polisi
Polrestabes Palembang Terapkan WFH Setiap Rabu Mulai Mei 2026, Pelayanan Tetap Buka
Gagalkan Aksi Curanmor, Buruh Harian Tewas Ditusuk Pelaku

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 21:22 WIB

OTT Pejabat Muratara: Kepala BKPSDM Ditangkap Terkait Dugaan Pemerasan ASN

Rabu, 29 April 2026 - 16:25 WIB

Tim PUPR Kota Palembang Sidak Lokasi Diduga Penggunaan Fasilitas Umum

Rabu, 29 April 2026 - 09:25 WIB

InkuBI Sultan Muda 2026: Kolaborasi Strategis Dorong UMKM Sumsel Go Digital

Selasa, 28 April 2026 - 20:54 WIB

OJK Dorong Inklusi Keuangan Lewat Pelepasan Ekspor Turunan Kelapa dan Lada Hitam Sumsel

Selasa, 28 April 2026 - 20:21 WIB

Telkomsel Buka Peluang Kolaborasi UMKM lewat Ekosistem Telkomsel Poin

Berita Terbaru