Innalillahi, Bocah 11 Tahun Tenggelam di Sungai Musi

- Redaksi

Kamis, 14 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR Gabungan saat melakukan pencarian terhadap korban di Sungai Musi Palembang. (Photo: Istimewa)

Tim SAR Gabungan saat melakukan pencarian terhadap korban di Sungai Musi Palembang. (Photo: Istimewa)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Warga Jalan Sultan Agung, Kelurahan 1 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II Palembang dihebohkan oleh kabar hilangnya Sakila Oktavia seorang bocah perempuan berusia 11 tahun yang terseret derasnya arus Sungai Musi, Rabu (13/8/2025) sekitar pukul 16.00 WIB.

Informasi yang dihimpun, kejadian berawal saat korban sedang berenang bersama dua orang temannya, yakni Fino (8) dan Riski (8) di pinggiran Sungai Musi Palembang.

Namun, tiba-tiba korban bersama Fino berenang menuju ke tengah sungai dikarenakan arus sungai yang deras seketika korban dan Fino terseret arus.

Seorang warga yang melihat kejadian tersebut langsung terjun ke sungai untuk melakukan pertolongan. Namun, hanya Fino yang berhasil diselamatkan sedangkan naas dialami korban tubuhnya seketika tenggelam.

“Pencarian sudah kami lakukan sejak kemarin sore bersama Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas Kantor SAR Palembang, TNI AL, Polair Polda Sumsel, Polair Polrestabes Palembang, PMI dan masyarakat,” ungkap Kepala Kantor SAR Palembang Raymond Konstantin, Jumat (14/8/2025).

Pencarian sendiri kata Raymond, sudah dilakukan dengan cara penyisiran dan penyelaman di sekitar lokasi kejadian.

“Namun, korban belum berhasil kami temukan dan pencarian kita lanjutkan kembali pagi ini dengan membagi Tim SAR Gabungan menjadi Dua (2) Search And Rescue Unit (SRU),” kata Raymond.

SRU 1 melakukan pencarian dengan cara menyisir aliran sungai musi dengan menggunakan Kapal RIB dan perahu karet sejauh 3,5 km ke arah barat.

“Sedangkan SRU 2 melakukan penyisiran menggunakan speedboat dan perahu masyarakat sejauh 3,5 km ke arah timur serta melakukan penyebaran informasi kepada masyarakat yang berada disepanjang pesisir aliran sungai, semoga dengan berbagai upaya ini korban dapat segera ditemukan,” tutur Raymond. (ANA)

Berita Terkait

4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 
Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung
Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian
Diduga Depresi, IRT di Sukarami Ditemukan Tewas Tergantung di Samping Rumah
Truk Bermuatan Pasir Terbalik di Jembatan Musi II Palembang, Sempat Bikin Macet
Tiba di RS Bhayangkara, Korban Selamat Bus ALS Segera Jalani Perawatan Intensif
Diduga Terjadi Korsleting Listrik Lapak Di Pasar 16 Ilir Hangus Terbakar 
Keluarga Korban Bus ALS Asal Lampung Syok, Keberangkatan Sempat Tertunda Sebelum Tragedi di Muratara

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:17 WIB

4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:48 WIB

Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:54 WIB

Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:29 WIB

Diduga Depresi, IRT di Sukarami Ditemukan Tewas Tergantung di Samping Rumah

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:50 WIB

Truk Bermuatan Pasir Terbalik di Jembatan Musi II Palembang, Sempat Bikin Macet

Berita Terbaru

101 Pekebun Sawit OKI yang mengikuti pelatihan implementasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) di Hotel Aryaduta Palembang, Selasa (9/6/2026). Foto: istimewa

Kota Palembang

BPDP dan ISKOL Latih 101 Pekebun Sawit OKI Terapkan Standar ISPO

Rabu, 10 Jun 2026 - 15:36 WIB