Ini Kronologis Pembacokan Ketua KPPS TPS 27, 30 Ilir 

- Redaksi

Kamis, 15 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG, — Setelah dilakukan penyelidikan oleh petugas gabungan Satreskrim Polrestabes, Palembang dan Polsek IB II, Palembang, terkuak indetitas pelaku pembacokan terhadap Ketua KPPS TPS 27 RT 23/08 Kelurahan 30 Ilir Kecamatan IB II, Palembang ini korban yakni Osa (30), sudah diindentifikasi.

Pelaku yakni Rio Verlanda (34), warga Jalan Talang Kerangga Lorong Lebak Malang Kelurahan 30 Ilir Kecamatan IB II, Palembang, Indetitas pelaku diungkap langsung oleh Kapolrestabes, Palembang, Kombes Pol Harryo Sugihhartono melalui Kasat Reskrim AKBP Haris Dinzah, siang ini, Kamis (15/2/2024).

Haris mengatakan, benar untuk indetitas pelaku sudah dikantongi, dan hingga kini petugas Satreskrim Polrestabes Palembang, dan reskrim Polsek IB II, Palembang, masih melakukan pengejaran terhadap pelaku, ” ya anggota kita masih dilapangan dan melakukan pengejaran terhadap pelaku, ” ungkap Haris.

Lanjut Haris, untuk kronologis peristiwa pembacokan ini terjadi dari keterangan korban dan saksi dilapangan, motip kejadian yaitu awalnya sekira pukul 12.30, istri pelaku SO, hendak mencoblos di TPS 27. Lalu meminta tolong kepada Korban yang bertugas sebagai ketua KPPS untuk di cepatkan karena kondisi sedang hamil.

Kemudian, istri pelaku di tegur oleh korban agar dapat antri dan bersabar, dimana ketika itu pelaku yaitu suami bertugas sebagai Linmas di TPS tersebut. Kemudian sekitar pukul 22.10, pelaku langsung mendekati korban yang saat itu sedang duduk sambil menulis di atas meja menghitung hasil suara.

Saat pelaku berada di hadapan depan korban saat itu pelaku langsung mengeluarkan senjata tajam jenis golok yang di simpannya di pinggang sebelah kiri, lalu pelaku langsung membacok korban ke bagian kepala sebelah kiri sebanyak 1 kali.

Hingga korban mengalami luka robek di bagian kepala atas sebelah kiri. Selanjutnya warga langsung membawa korban ke rumah sakit AK GANI untuk mendapatkan pertolongan Medis.

“Jadi lantaran menaruh dendam lantaran istrinya tidak didahulukan menjoblos di TPS terus karena hamil, pelaku dendam dan malamnya pelaku langsung membacok korban,” ungkapnya.

Haris menambahkan, untuk saksi-saksi yang ada di TKP, tadi malam sudah kita ambil keterangan di Polrestabes, Palembang, ” saya ingatkan hingga kini petugas kita masih dilapangan untuk melakukan pengejaran terhadap pelaku, dan kemana pun pelaku kabur tentukan akan kami buru,” tutupnya.

Berita Terkait

Padamkan Karhutla Muratara, Helikopter Lakukan 19 Kali Water Bombing
FESyar Sumatera 2026, Perkuat Sinergi dan Transformasi Digital untuk Akselerasi Ekonomi Syariah Regional
Pengamat Sebut Status Kepegawaian Mantan Wabup PALI Harus Jelas
Gubernur Sumsel Nonaktifkan ASN Terlibat Kasus Suap Fee Proyek
Polda Sumsel Gelar Sidang Rikkes II Secara Hibrida, Kapolda Tekankan Prinsip BETAH Rekrutmen Polri
Dituduh Mafia Tanah Saat Mediasi, Agung Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik ke Polisi
JPU Tuntut Dua Terdakwa Korupsi Pengadaan Pompa Karhutla Muratara 5 Tahun Penjara
Sidang Korupsi Perkimtan Palembang, Saksi Sebut Lebih dari 50 Titik Pekerjaan Tidak Dikerjakan

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:01 WIB

Padamkan Karhutla Muratara, Helikopter Lakukan 19 Kali Water Bombing

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:59 WIB

FESyar Sumatera 2026, Perkuat Sinergi dan Transformasi Digital untuk Akselerasi Ekonomi Syariah Regional

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:09 WIB

Gubernur Sumsel Nonaktifkan ASN Terlibat Kasus Suap Fee Proyek

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:05 WIB

Polda Sumsel Gelar Sidang Rikkes II Secara Hibrida, Kapolda Tekankan Prinsip BETAH Rekrutmen Polri

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:14 WIB

Dituduh Mafia Tanah Saat Mediasi, Agung Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik ke Polisi

Berita Terbaru

Caption: ilustrasi - Pelaksanaan pemadaman darat di Pulau Semambu Kabupaten Ogan Ilir oleh Tim Satgas Darat BPBD Sumsel. Foto: BPBD Sumsel

Kota Palembang

Padamkan Karhutla Muratara, Helikopter Lakukan 19 Kali Water Bombing

Jumat, 5 Jun 2026 - 21:01 WIB