IDI Kecam Dugaan Penganiayaan dan Intimidasi terhadap Dokter di RSUD Sekayu

- Redaksi

Rabu, 13 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Slayer ajakan untuk tidak melakukan tindak kekerasan terhadap tenaga medis dan tenaga kesehatan dari IDI. Foto: IDI Muba

Slayer ajakan untuk tidak melakukan tindak kekerasan terhadap tenaga medis dan tenaga kesehatan dari IDI. Foto: IDI Muba

SUARAPUBLIK.ID, MUBA – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Musi Banyuasin menyampaikan keprihatinan dan kecaman keras atas dugaan terjadinya penganiayaan dan intimidasi terhadap seorang dokter spesialis yang bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

Ketua IDI Cabang Musi Banyuasin, dr. Ichsan Nur Hamdan, MKM rabu (13/8), menegaskan bahwa tindakan kekerasan dalam bentuk apa pun terhadap tenaga medis tidak dapat dibenarkan dan melanggar hukum.

“Dokter adalah garda terdepan dalam pelayanan kesehatan. Setiap bentuk ancaman, intimidasi, maupun penganiayaan bukan hanya melukai individu tenaga medis, tetapi juga mengganggu hak masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang aman dan berkualitas,” tegasnya.

IDI mendesak aparat penegak hukum untuk segera melakukan penyelidikan mendalam dan memproses hukum pihak-pihak yang terbukti terlibat, tanpa pandang bulu. Selain itu, IDI mengimbau pihak manajemen rumah sakit, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat sistem keamanan di fasilitas kesehatan, sehingga kejadian serupa dapat dicegah.

“Tenaga medis harus bekerja dalam suasana aman dan kondusif. Kepercayaan pasien dan masyarakat kepada layanan kesehatan akan terganggu apabila keselamatan tenaga medis tidak dijamin,” tambahnya.

IDI juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menghormati dan mendukung tugas tenaga medis sesuai Kode Etik Kedokteran Indonesia (KODEKI) serta peraturan perundang-undangan.

“Kami berdiri bersama sejawat dokter di RSUD Sekayu, dan akan mengawal kasus ini hingga tuntas,” pungkasnya.

Berita Terkait

Sopir Truk Dianiaya Diduga Oknum Memakai Senjata Laras Panjang
Sukseskan Program Prioritas Presiden, Kemenag Sumsel Kawal Pembangunan PHTC 2026 di 9 Madrasah
Forum CSR Muba Pastikan TJSL Terealisasi Dalam Bentuk Program Fisik, Berikut Realisasinya
QITA by BRI Makin Dikenalkan di Muba, Transaksi Digital Kini Lebih Praktis
Polres Muba Ungkap Kasus Narkoba, 1.5 Kg Sabu Diamankan
BRI Cabang Sekayu Perkuat Peran BUM Desa sebagai Agen BRILink, Dorong Ekonomi Digital
Bencana Karhutla, Polres Muba Gelar shalat istisqa dan Doa Bersama.
Warga Muba Diajak Manfaatkan MagangHub Kemnaker, Pendaftaran Peserta Dibuka 3 September 2026
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:45 WIB

Sopir Truk Dianiaya Diduga Oknum Memakai Senjata Laras Panjang

Rabu, 30 September 2026 - 10:56 WIB

Sukseskan Program Prioritas Presiden, Kemenag Sumsel Kawal Pembangunan PHTC 2026 di 9 Madrasah

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:03 WIB

Forum CSR Muba Pastikan TJSL Terealisasi Dalam Bentuk Program Fisik, Berikut Realisasinya

Jumat, 28 Agustus 2026 - 17:23 WIB

QITA by BRI Makin Dikenalkan di Muba, Transaksi Digital Kini Lebih Praktis

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Polres Muba Ungkap Kasus Narkoba, 1.5 Kg Sabu Diamankan

Berita Terbaru