Gubernur Sumsel Pastikan Efisiensi Anggaran Tak Sentuh Pendapatan ASN

- Redaksi

Kamis, 27 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru. Foto: Tia

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru. Foto: Tia

PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru menegaskan bahwa langkah efisiensi anggaran yang ditempuh Pemerintah Provinsi Sumsel tidak akan berdampak pada pendapatan aparatur sipil negara (ASN).

“ASN adalah penggerak utama roda pemerintahan. Pendapatan mereka tidak akan dipangkas meskipun ada penataan anggaran. Tidak bertambah tidak apa-apa, yang penting tidak dikurangi,” ujar Herman Deru, Kamis (27/11/2025).

Ia menjelaskan penyesuaian anggaran dilakukan menyusul berkurangnya dana transfer ke daerah (TKD) dari pemerintah pusat.

Efisiensi difokuskan pada biaya perjalanan dinas, kegiatan seremoni, rapat, hingga kebutuhan alat tulis kantor yang dinilai masih dapat ditekan.

“Yang akan dikurangi itu belanja perjalanan, rapat, termasuk penggunaan alat tulis. Kalau pena bisa dipakai seminggu, tidak perlu setiap hari beli dua. Hal-hal kecil seperti itu yang kami rapikan,” jelasnya.

Ia menegaskan jika tidak dilakukan pemotongan pendapatan ASN karena pertimbangan aspek kesejahteraan.

Menurutnya, kebutuhan hidup ASN tetap harus terjaga agar stabilitas ekonomi keluarga mereka tidak terganggu.

“Kenapa take home pay tidak boleh berkurang? Karena kebutuhan mereka tetap berjalan. Namun tentu ASN juga harus memahami bahwa kondisi sekarang belum memungkinkan untuk ada kenaikan,” tegasnya.

Meski dilakukan efisiensi, sejumlah program pembangunan tetap dipastikan berjalan pada tahun mendatang.

Pemprov Sumsel juga akan berkoordinasi dengan 17 pemerintah kabupaten dan kota untuk memastikan proyek prioritas tetap terlaksana.

“Pembangunan tidak boleh berhenti. Rencana yang sudah disusun harus diteruskan melalui kerja sama dan gotong royong. Program-program yang menyentuh masyarakat tetap kami jalankan,” ucap dia.

Berita Terkait

Kejari Palembang Periksa Dua Staf PT Amanda Tiga Mandiri Kasus Penyidikan Kasus Lampu Jalan 
Dipukuli Pakai Helm, Rio Kemudian Dikejar Pelaku Sambil Bawa Pisau
Polda Sumsel Proses 20 Tersangka dari 16 Kasus Karhutla
Dua Terdakwa Kasus Irigasi Air Lemutu Dituntut 5 Tahun, Kholizol Dibebani Uang Pengganti Rp1,6 Miliar
Oplos 16 Ribu Liter BBM, Doni dan Joly Dituntut 1,5 Tahun Penjara
Empat Pelaku Curanmor Terekam CCTV Saat Gondol Motor Korban
Tetangga Diduga Lakukan Pelecehan dan Percobaan Rudapaksa, RN Diamankan Unit PPA
Api Gabungan Berjibaku Padamkan Karhutla di Lahan Gambut PT Samora OKI

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Kejari Palembang Periksa Dua Staf PT Amanda Tiga Mandiri Kasus Penyidikan Kasus Lampu Jalan 

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:24 WIB

Dipukuli Pakai Helm, Rio Kemudian Dikejar Pelaku Sambil Bawa Pisau

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:52 WIB

Polda Sumsel Proses 20 Tersangka dari 16 Kasus Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Dua Terdakwa Kasus Irigasi Air Lemutu Dituntut 5 Tahun, Kholizol Dibebani Uang Pengganti Rp1,6 Miliar

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:42 WIB

Oplos 16 Ribu Liter BBM, Doni dan Joly Dituntut 1,5 Tahun Penjara

Berita Terbaru

Sumsel

Bukan Sekadar Hafalan: Pancasila dalam Proses Bertumbuh

Senin, 24 Agu 2026 - 23:41 WIB

Sumsel

Lima Nilai dalam Langkah Saya

Senin, 24 Agu 2026 - 23:37 WIB

Sumsel

Pancasila sebagai Cermin Diri dalam Kehidupan Saya

Senin, 24 Agu 2026 - 23:33 WIB

Sumsel

Kehidupanku Sehari-hari dan Pancasila

Senin, 24 Agu 2026 - 23:30 WIB