Bukan Sekadar Hafalan: Pancasila dalam Proses Bertumbuh

- Redaksi

Senin, 24 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nama : Naura Firyal Assakha

NIM   : PO7133126023

Prodi : D3 Sanitasi

 

Bukan Sekadar Hafalan: Pancasila dalam Proses Bertumbuh

 

“Tidak semua pelajaran diperoleh dari ruang kelas. Ada yang justru dipelajari ketika harus bekerja sama dengan orang-orang yang belum pernah dikenal sebelumnya.” Kalimat tersebut menggambarkan pengalaman yang saya rasakan sebagai mahasiswa baru. Memasuki dunia perkuliahan tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga cara beradaptasi, bekerja sama, dan menghargai perbedaan. Dari berbagai pengalaman yang saya lalui, saya semakin memahami bahwa nilai-nilai Pancasila bukan sekadar materi yang dipelajari di kelas, melainkan pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

 

Pemahaman tersebut semakin terasa saat mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB). Salah satu pengalaman yang berkesan adalah ketika membuat yel-yel bersama kelompok. Meskipun baru saling mengenal, setiap anggota memiliki ide dan sudut pandang yang berbeda. Awalnya, tidak mudah untuk menyatukan berbagai usulan. Namun, proses tersebut mengajarkan pentingnya menghargai pendapat orang lain dan mengutamakan kerja sama.

 

Selama penyusunan yel-yel, setiap anggota berusaha saling menghormati meskipun memiliki latar belakang yang beragam. Sikap tersebut mencerminkan nilai Ketuhanan Yang Maha Esa melalui penghargaan terhadap perbedaan. Kami juga saling mengingatkan informasi dan batas waktu pengumpulan tugas agar tidak ada anggota yang tertinggal sebagai bentuk penerapan nilai Kemanusiaan yang Adil dan Beradab.

 

Perbedaan pendapat diselesaikan melalui diskusi untuk menjaga Persatuan Indonesia. Keputusan mengenai konsep yel-yel diperoleh melalui musyawarah bersama sebagai wujud nilai Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan. Sementara itu, pembagian tugas sesuai dengan kemampuan masing-masing anggota mencerminkan nilai Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

 

Pengalaman tersebut membuat saya memahami bahwa Pancasila tidak hanya untuk dihafalkan, tetapi juga diterapkan melalui sikap saling menghargai, peduli, bertanggung jawab, dan mengutamakan kepentingan bersama. Hal sederhana seperti bekerja sama dalam kelompok dapat menjadi contoh nyata bahwa nilai-nilai Pancasila hadir dalam kehidupan sehari-hari.

 

Nilai-nilai tersebut akan terus saya jadikan pedoman dalam menjalani kehidupan sebagai mahasiswa maupun sebagai bagian dari masyarakat. Dengan menerapkan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, saya berharap dapat terus berkembang menjadi pribadi yang berkarakter, bertanggung jawab, dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar.

Berita Terkait

Sentra Budi Perkasa – Yayasan Kawan Lamo Bagikan 10000 Masker ke Warga Palembang
Wujudkan Lingkungan Sehat, IPTU Swisspo Pimpin Personil Polsek BMT Bersihkan Area Rumdin
Safari Jumat di Desa Tambak Boyo, Polsek BMT Edukasi Karhutla
Penerapan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Saya sebagai Mahasiswa
Kopi Liberika Sumsel Bidik Pasar Rusia, Barantin Dampingi UMKM Siapkan Ekspor
Aku dan Pancasila
Merawat Bangsa, Merawat Nilai: Pancasila dalam Diri Seorang Perawat Muda
Deskripsi Diri Saya Berdasarkan Nilai-Nilai Pancasila

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 23:32 WIB

Sentra Budi Perkasa – Yayasan Kawan Lamo Bagikan 10000 Masker ke Warga Palembang

Jumat, 4 September 2026 - 21:28 WIB

Wujudkan Lingkungan Sehat, IPTU Swisspo Pimpin Personil Polsek BMT Bersihkan Area Rumdin

Jumat, 4 September 2026 - 21:23 WIB

Safari Jumat di Desa Tambak Boyo, Polsek BMT Edukasi Karhutla

Jumat, 4 September 2026 - 20:33 WIB

Penerapan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Saya sebagai Mahasiswa

Jumat, 4 September 2026 - 20:25 WIB

Kopi Liberika Sumsel Bidik Pasar Rusia, Barantin Dampingi UMKM Siapkan Ekspor

Berita Terbaru

Kapolsek Buay Madang Timur (BMT) Iptu Swisspo, berfoto bersama tokoh agama dan warga usai melaksanakan kegiatan Safari Jumat di Masjid AL-Amiin, Desa Tambak Boyo, Kecamatan Buay Madang Timur, Kabupaten OKU Timur.

OKU Timur

Safari Jumat di Desa Tambak Boyo, Polsek BMT Edukasi Karhutla

Jumat, 4 Sep 2026 - 21:23 WIB