Nama: Naysillah Shafira Elda
Nim : PO7133126022
Prodi : D3 Sanitasi
Dari Nilai ke Tindakan; Pancasila Dalam Kehidupan Saya
Sejak kecil saya mengenal Pancasila sebagai dasar negara Indonesia. Dulu, saya hanya menghafalkan bunyi kelima silanya untuk keperluan pelajaran di sekolah. Namun, setelah berjalannya waktu, saya mulai menyadari bahwa Pancasila bukan sekadar hafalan. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya ternyata sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari dan tanpa sadar sudah sering saya terapkan dalam berbagai aktivitas.
Saat memasuki dunia perkuliahan, saya bertemu dengan banyak teman yang berasal dari daerah, budaya, dan karakter yang berbeda. Awalnya saya berpikir perbedaan itu akan membuat kami sulit bekerja sama. Namun, seiring berjalannya waktu saya belajar bahwa perbedaan justru mengajarkan saya untuk saling menghargai dan memahami satu sama lain. Dari pengalaman tersebut saya semakin mengerti arti nilai persatuan yang selama ini diajarkan dalam Pancasila.
Sebagai mahasiswa Program Studi Sanitasi di Poltekkes Kemenkes Palembang, saya juga menyadari bahwa ilmu yang saya pelajari bukan hanya tentang menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga tentang kepedulian terhadap kesehatan masyarakat. Saya merasa setiap orang berhak hidup di lingkungan yang bersih dan sehat. Karena itu, membuat saya semakin memahami bahwa nilai keadilan sosial bukan hanya sebuah teori, melainkan tujuan yang harus diwujudkan melalui tindakan nyata.
Di lingkungan kampus, saya berusaha membiasakan diri untuk bersikap jujur, disiplin, dan bertanggung jawab. Ketika mendapat tugas kelompok, saya berusaha menyelesaikan bagian yang menjadi tanggung jawab saya tepat waktu. Saya juga belajar menerima kritik dan menghargai pendapat teman, meskipun terkadang berbeda dengan pendapat saya sendiri. Menurut saya, musyawarah bukan tentang siapa yang paling benar, tetapi bagaimana menemukan solusi terbaik yang dapat diterima bersama.
Selain itu, saya selalu berusaha menjaga hubungan baik dengan dosen, teman, maupun staf kampus. Saya percaya bahwa sikap sopan, saling menghormati, dan saling membantu akan menciptakan lingkungan belajar yang nyaman. Hal-hal sederhana seperti mengucapkan terima kasih, meminta maaf ketika melakukan kesalahan, atau membantu teman yang kesulitan merupakan kebiasaan kecil yang menurut saya mencerminkan nilai kemanusiaan.
Nilai ketuhanan juga menjadi pegangan dalam kehidupan saya. Saya percaya bahwa setiap usaha harus disertai doa dan rasa syukur. Ketika menghadapi kesulitan selama kuliah, saya berusaha untuk tidak mudah menyerah dan tetap percaya bahwa setiap tantangan adalah bagian dari proses belajar. Sikap tersebut membuat saya lebih tenang dalam menghadapi berbagai keadaan.
Bagi saya, mengamalkan Pancasila tidak harus melalui tindakan yang besar. Justru kebiasaan-kebiasaan sederhana yang dilakukan setiap hari menjadi bukti bahwa nilai-nilai Pancasila hidup dalam diri kita. Menjadi pribadi yang jujur, menghargai perbedaan, peduli terhadap sesama, menjaga kebersihan lingkungan, serta bertanggung jawab terhadap tugas adalah bentuk pengamalan Pancasila yang bisa saya lakukan sebagai mahasiswa. Saya menyadari bahwa masih banyak hal yang perlu saya pelajari dan perbaiki. Namun, saya ingin terus menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan.







