Dari Nilai ke Tindakan; Pancasila Dalam Kehidupan Saya

- Redaksi

Senin, 24 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nama: Naysillah Shafira Elda

Nim   : PO7133126022

Prodi : D3 Sanitasi

 

Dari Nilai ke Tindakan; Pancasila Dalam Kehidupan Saya

 

Sejak kecil saya mengenal Pancasila sebagai dasar negara Indonesia. Dulu, saya hanya menghafalkan bunyi kelima silanya untuk keperluan pelajaran di sekolah. Namun, setelah berjalannya waktu, saya mulai menyadari bahwa Pancasila bukan sekadar hafalan. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya ternyata sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari dan tanpa sadar sudah sering saya terapkan dalam berbagai aktivitas.

 

Saat memasuki dunia perkuliahan, saya bertemu dengan banyak teman yang berasal dari daerah, budaya, dan karakter yang berbeda. Awalnya saya berpikir perbedaan itu akan membuat kami sulit bekerja sama. Namun, seiring berjalannya waktu saya belajar bahwa perbedaan justru mengajarkan saya untuk saling menghargai dan memahami satu sama lain. Dari pengalaman tersebut saya semakin mengerti arti nilai persatuan yang selama ini diajarkan dalam Pancasila.

 

Sebagai mahasiswa Program Studi Sanitasi di Poltekkes Kemenkes Palembang, saya juga menyadari bahwa ilmu yang saya pelajari bukan hanya tentang menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga tentang kepedulian terhadap kesehatan masyarakat. Saya merasa setiap orang berhak hidup di lingkungan yang bersih dan sehat. Karena itu, membuat saya semakin memahami bahwa nilai keadilan sosial bukan hanya sebuah teori, melainkan tujuan yang harus diwujudkan melalui tindakan nyata.

 

Di lingkungan kampus, saya berusaha membiasakan diri untuk bersikap jujur, disiplin, dan bertanggung jawab. Ketika mendapat tugas kelompok, saya berusaha menyelesaikan bagian yang menjadi tanggung jawab saya tepat waktu. Saya juga belajar menerima kritik dan menghargai pendapat teman, meskipun terkadang berbeda dengan pendapat saya sendiri. Menurut saya, musyawarah bukan tentang siapa yang paling benar, tetapi bagaimana menemukan solusi terbaik yang dapat diterima bersama.

 

Selain itu, saya selalu berusaha menjaga hubungan baik dengan dosen, teman, maupun staf kampus. Saya percaya bahwa sikap sopan, saling menghormati, dan saling membantu akan menciptakan lingkungan belajar yang nyaman. Hal-hal sederhana seperti mengucapkan terima kasih, meminta maaf ketika melakukan kesalahan, atau membantu teman yang kesulitan merupakan kebiasaan kecil yang menurut saya mencerminkan nilai kemanusiaan.

 

Nilai ketuhanan juga menjadi pegangan dalam kehidupan saya. Saya percaya bahwa setiap usaha harus disertai doa dan rasa syukur. Ketika menghadapi kesulitan selama kuliah, saya berusaha untuk tidak mudah menyerah dan tetap percaya bahwa setiap tantangan adalah bagian dari proses belajar. Sikap tersebut membuat saya lebih tenang dalam menghadapi berbagai keadaan.

 

Bagi saya, mengamalkan Pancasila tidak harus melalui tindakan yang besar. Justru kebiasaan-kebiasaan sederhana yang dilakukan setiap hari menjadi bukti bahwa nilai-nilai Pancasila hidup dalam diri kita. Menjadi pribadi yang jujur, menghargai perbedaan, peduli terhadap sesama, menjaga kebersihan lingkungan, serta bertanggung jawab terhadap tugas adalah bentuk pengamalan Pancasila yang bisa saya lakukan sebagai mahasiswa. Saya menyadari bahwa masih banyak hal yang perlu saya pelajari dan perbaiki. Namun, saya ingin terus menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan.

Berita Terkait

BNN Empat Lawang Ajak Masyarakat Perkuat Bejeghum P4GN Bersinar
Kajati Sumsel Kunjungi Kejari Empat Lawang, Evaluasi Pelaksanaan Tugas
Dua Wartawan Jadi Korban Kekerasan saat Demo di Polda Sumsel, Kapolda Turun Tangan
Diserang saat Live Facebook, Wartawan Tribun Sumsel Dirawat Intensif, Redaksi Desak Pelaku Ditangkap
Dua Wartawan Diduga Dianiaya saat Liput Kericuhan di Polda Sumsel
AJI Palembang Kutuk Intimidasi dan Penganiayaan Terhadap 2 Jurnalis di Palembang
Polres Muba Tangkap Bandar Sekaligus Barang Bukti Narkotika Jenis Sabu Seberat 1.7 Kilogram Di Desa Tebing Bulan
Bukan Wacana! Pagar Alam Menuju Kemandirian Ekonomi, Wako Ludi Bahas Pendirian BUMD Bersama Profesor Unsri

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:15 WIB

BNN Empat Lawang Ajak Masyarakat Perkuat Bejeghum P4GN Bersinar

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:12 WIB

Kajati Sumsel Kunjungi Kejari Empat Lawang, Evaluasi Pelaksanaan Tugas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Dua Wartawan Jadi Korban Kekerasan saat Demo di Polda Sumsel, Kapolda Turun Tangan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Diserang saat Live Facebook, Wartawan Tribun Sumsel Dirawat Intensif, Redaksi Desak Pelaku Ditangkap

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:05 WIB

AJI Palembang Kutuk Intimidasi dan Penganiayaan Terhadap 2 Jurnalis di Palembang

Berita Terbaru

Empat Lawang

BNN Empat Lawang Ajak Masyarakat Perkuat Bejeghum P4GN Bersinar

Selasa, 13 Okt 2026 - 23:15 WIB