Geger, Warga OPI Gantung Diri di Tower SUTET

- Redaksi

Jumat, 28 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban saat dievakuasi Polisi. (Photo: Kiki Nardance)

Korban saat dievakuasi Polisi. (Photo: Kiki Nardance)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Warga Jalan Tepi Sungai Ogan, tepatnya di belakang Perumahan Cempaka OPI RT 33/09, Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan Jakabaring Palembang, dihebohkan dengan adanya peristiwa seorang pria mengakhiri hidup dengan gantung diri di tower SUTET.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (27/3/2025), berawal sekitar pukul 17.30 WIB, hingga malam saat korban dievakuasi. Korban yakni ML (Mulyadi 38), warga Tepuan Sungai Ogan Belakang, Perumahan Cempaka OPI RT 33 RW 09, Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan Jakabaring.

Peristiwa ini terjadi berawal Keterangan saksi, Teguh (67) yang merupakan orangtua korban, melihat korban memanjat tower SUTET dengan membawa kain bedong. Lalu Teguh yang pertama melihat sempat melarang korban untuk memanjat.

“Sempat saya larang. Tetapi korban tidak mendengarkan saya,” ungkap Teguh, kepada petugas piket Reskrim dan Polsek Seberang Ulu I.

Setelah dilarang bapaknya, korban semakin tinggi memanjat tower SUTET tersebut. kemudian saksi Teguh memberitahukan peristiwa ini kepada istri korban dan RT setempat, bahwa korban telah memanjat tower SUTET.

“Saya beritahukan RT, dan istri korban. Lalu kami melaporkan Kejadian ini ke pihak kepolisian,” ungkapnya.

Hingga petugas datang ke tempat kerja perkara (TKP), korban sudah dalam keadaaan meninggal dunia dalam posisi sudah tegandung di tower SUTET.

“Setelah mendapatkan laporan, kita langsung mendatangi TKP, dan mengevakuasi korban,” ungkap Kapolsek SU I Palembang, AKP Hery.

Lanjut Hery, berdasarkan keterangan dari keluarga korban, pelaku sudah mengalami sakit lama yang tidak kunjung sembuh. Kemudian setelah diobati korban sempat di ruqiyah, namun tidak ada perubahan.

“Hingga akhirnya korban nekat mengakhiri hidup dengan gantung diri,” ungkapnya. (ANA)

Berita Terkait

4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 
Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung
Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian
Diduga Depresi, IRT di Sukarami Ditemukan Tewas Tergantung di Samping Rumah
Truk Bermuatan Pasir Terbalik di Jembatan Musi II Palembang, Sempat Bikin Macet
Tiba di RS Bhayangkara, Korban Selamat Bus ALS Segera Jalani Perawatan Intensif
Diduga Terjadi Korsleting Listrik Lapak Di Pasar 16 Ilir Hangus Terbakar 
Keluarga Korban Bus ALS Asal Lampung Syok, Keberangkatan Sempat Tertunda Sebelum Tragedi di Muratara

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:17 WIB

4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:48 WIB

Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:54 WIB

Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:29 WIB

Diduga Depresi, IRT di Sukarami Ditemukan Tewas Tergantung di Samping Rumah

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:50 WIB

Truk Bermuatan Pasir Terbalik di Jembatan Musi II Palembang, Sempat Bikin Macet

Berita Terbaru

101 Pekebun Sawit OKI yang mengikuti pelatihan implementasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) di Hotel Aryaduta Palembang, Selasa (9/6/2026). Foto: istimewa

Kota Palembang

BPDP dan ISKOL Latih 101 Pekebun Sawit OKI Terapkan Standar ISPO

Rabu, 10 Jun 2026 - 15:36 WIB