Gebyar Laksan Resmi Diluncurkan, OJK Sumsel Babel Harap Tingkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan Syari’ah

- Redaksi

Rabu, 19 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Gebyar Laksan OJK Sumsel Babel resmi diluncurkan oleh Gubernur Sumsel Herman Deru pada, Selasa 18 Maret 2025 yang diharapkan dapat meningkatkan literasi dan inklusi keuangan berbasis syari’ah.

“Jadi intinya kita bagaimana mendongkrak minat aspirasi dan pangsa pasarnya syariah. Karena syariah ini sebenarnya potensinya besar sekali potensi aset, kekayaan, kedermawanan umat Islam itu kan luar biasa besar cuma belum tergali,” ujar Kepala OJK Sumsel Babel, Arifin Susanto, Rabu (19/3/2025).

Ia mengungkapkan, BSi secara nasional belum masuk top ten pertumbuhannya dan belum sampai di 10 persen.

“Sehingga, kita coba di bulan Ramadhan ini meningkatkan minat literasi dan berekonomi masyarakat dengan syari’ah,” ungkap Arifin.

Ia mengatakan kegiatan itu sekaligus dalam rangka melaksanakan Implementasi Program Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan) Tahun 2025.

“Dengan Gebyar ini setidaknya masyarakat yang merupakan nasabah bank berbasis syari’ah hanya digunakan sebagai tabungan,” katanya.

Menurutnya, di jasa keuangan syari’ah memiliki banyak layanan layanan jasa keuangan yang dapat mendongkrak ekonomi dengan tetap berbasis pada syari’ah.

“Misalnya kalau bank syari’ah ini pasti anti riba, kalau syari’ah itu pasti ada maslahatnya untuk umat islam, katakanlah mudharbah musyawarah transaksi wakaf itukan membawa maslahatnya yang kuat biasa dan prinsip syari’ah itu adanya bagi hasil tidak hanya bukan hanya soal untung tapi bisa jadi bagi rugi,” katanya.

Ia menambahkan, dengan Gebyar Laksan ini dapat memberikan pemahaman bahwa jasa keuangan berbasis syari’ah itu tak mewajibkan penggunanya berumat muslim.

“Artinya umat non muslim pun masih dapat menggunakan jasa keuangan berbasis syari’ah, meski tentu tetap mengikuti kaidah muslim. Di Sumsel ini umat muslimnya mencapai 80-90 persen jadi potensinya besar sekali, tapi memang saat ini hanya segmen tertentu,” ucap dia. (Tia)

Berita Terkait

Pergoki Dua Pelaku Curanmor Beraksi. Briptu Hamdi Kena Tembak Di Bahu Kanannya
T Intouch with Toyota Remote, Mengakses dan Mengelola Kendaraan dari Jarak Jauh Seperti Pengaturan Pendingin Kendaraan
SampoernaFest Kembali ke Palembang, Perkuat Literasi Keuangan dan Dukung Penanganan Karhutla
Pertamina Patra Niaga Sumbagsel dan Kejati Babel Perkuat Sinergi Tata Kelola Distribusi BBM
Polda Sumsel Usut 62 Kasus Karhutla, 20 Laporan Seret Korporasi
Taekwondo NG Juara Umum Hj Meilinda Cup 2026, Borong 23 Emas
PN Palembang Kabulkan Praperadilan Albert John Lorenz, Penetapan Tersangka Dinyatakan Tidak Sah
Kembali Digerebek, Tujuh Orang Diamankan dari Kampung Narkoba Lorong Manggar

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Pergoki Dua Pelaku Curanmor Beraksi. Briptu Hamdi Kena Tembak Di Bahu Kanannya

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:36 WIB

T Intouch with Toyota Remote, Mengakses dan Mengelola Kendaraan dari Jarak Jauh Seperti Pengaturan Pendingin Kendaraan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:25 WIB

Pertamina Patra Niaga Sumbagsel dan Kejati Babel Perkuat Sinergi Tata Kelola Distribusi BBM

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:35 WIB

Polda Sumsel Usut 62 Kasus Karhutla, 20 Laporan Seret Korporasi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:03 WIB

Taekwondo NG Juara Umum Hj Meilinda Cup 2026, Borong 23 Emas

Berita Terbaru