Gara-gara Pilkades, Anggota DPRD Muratara Nyaris Tewas

- Redaksi

Senin, 24 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kedua pelaku yang hendak melakukan percobaan pembunuhan terhadap Firsyah Lakoni. (Photo: Etry Puspita)

Kedua pelaku yang hendak melakukan percobaan pembunuhan terhadap Firsyah Lakoni. (Photo: Etry Puspita)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Unit IV Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, mengamankan dua terduga pelaku yang hendak melakukan percobaan pembunuhan terhadap anggota DPRD Kabupaten Muratara, Firsyah Lakoni.

Dua pelaku tersebut ialah Medi (34) dan Merdi (36), warga Desa Belani, Kecamatan Musi Rawas Ilir, Muratara. Keduanya ditangkap polisi di Bandung, Jawa Barat, pada Rabu, 20 Oktober 2022.

Kedua pelaku berencana membunuh politisi Partai Nasdem itu dengan cara menembak. Kejadiannya berlangsung di Desa Air Bening, Kecamatan Rawas Ilir, Muratara, Selasa malam, 20 September 2022, sekitar pukul 23.00 WIB.

Ketika itu, Firsyah yang tengah mengendarai mobil, tiba-tiba dipepet pengemudi lain dan tepat berhenti disebelahnya. Saat dia membuka kaca mobil, Firsyah ditodongkan senjata api yang langsung mengarah kepadanya.

Pelaku sempat melepaskan empat tembakan ke arah dirinya. Beruntung, tidak satu pun dari tembakan itu yang meletuskan timah panas. Usai kejadian itu, Firsyah lantas membuat laporan ke Polres Muratara.

Polisi kemudian berhasil mengendus keberadaan para pelaku yang melarikan diri ke luar Pulau Sumatera. Kedua pelaku ditangkap di Bandung, Jawa Barat.

Menurut pengakuan salah satu pelaku, Medi, mereka nekat melakukan percobaan pembunuhan terhadap korban karena masalah politik. Medi merasa cemas terhadap persaingan Pilkades di Desa Air Bening yang melibatkan keluarganya dengan adik korban.

“Gara-gara masalah Pilkades. Dia itu adiknya mencalonkan diri sebagai Kades. Keluarga saya juga mencalonkan diri (sebagai Kades),” ujarnya, Senin (24/10/2022).

Medi bilang, dia merasa kesal kepada korban karena diduga ikut campur masalah Pilkades. “Dia ikut-ikutan saat Pilkades di Desa saya. Karena dia ikut campur itulah alasan saya mencoba membunuh korban,” ungkapnya.

Namun pistol rakitan yang memang sejak lama dimiliki pelaku, gagal meletuskan timah panas saat ditodongkan dengan korban. “Gagal meledak. Karena itu, kami pun langsung kabur. Untuk pistolnya, saya buang ke sungai Belani,” tuturnya. (ANA)

Berita Terkait

Dua Wanita di OKI Ditangkap Saat Transaksi Ekstasi, Polda Sumsel Sita 170 Butir Pil
Motor Driver Ojol Raib Digondol Maling
Polres OKU Selatan Bergerak Cepat, Dua Pelaku Pencurian Kabel Tower Telekomunikasi Berhasil Diamankan
Terlihat Kunci Kontak Masih Tergantung MJ Nekat Curi Motor
Komplotan Begal Sadis di Palembang Digulung, Dua Pelaku Diciduk dan Empat Lainnya Masih Diburu
Gegara Uang Tak Diberi, Pria di Palembang Aniaya Ibu Kandung Pakai Batu
Lakukan Aksi Curas Dua Sabahat Diringkus Unit Pidum
Satu Terduga Penembakan di Semeteh Datangi Polisi Secara Sukarela, Buron Sisa Satu 

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:20 WIB

Dua Wanita di OKI Ditangkap Saat Transaksi Ekstasi, Polda Sumsel Sita 170 Butir Pil

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:06 WIB

Motor Driver Ojol Raib Digondol Maling

Senin, 25 Mei 2026 - 17:01 WIB

Polres OKU Selatan Bergerak Cepat, Dua Pelaku Pencurian Kabel Tower Telekomunikasi Berhasil Diamankan

Senin, 25 Mei 2026 - 13:27 WIB

Terlihat Kunci Kontak Masih Tergantung MJ Nekat Curi Motor

Senin, 25 Mei 2026 - 13:13 WIB

Komplotan Begal Sadis di Palembang Digulung, Dua Pelaku Diciduk dan Empat Lainnya Masih Diburu

Berita Terbaru

Gubernur Sumsel, Herman Deru saat diwawancarai langsung di Masjid Taqwa Palembang, Selasa (26/5/2026). Foto: (Tia)

Kota Palembang

Pegawai Pemprov Sumsel Salurkan 148 Sapi Kurban Tanpa APBD

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:44 WIB