Gandeng BPOM Palembang Wujudkan Keamanan Pangan Terpadu

- Redaksi

Kamis, 10 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulkarnain, Asisten bidang pembangunan dan perekonomian Setda OKI pada rapat Keamanan Pangan Terpadu, di ruang Rapat Bende Seguguk I,

Zulkarnain, Asisten bidang pembangunan dan perekonomian Setda OKI pada rapat Keamanan Pangan Terpadu, di ruang Rapat Bende Seguguk I,

SUARAPUBLIK.ID, OKI – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir berupaya mewujudkan Keamanan Pangan Terpadu. Dengan menjalin kerjasama BPOM Palembang serta mendukung program prioritas nasional Desa Pangan Aman/Pasar Aman Berbasis Komunitas/Pangan Jajanan Anak Usia Dini.

“Keamanan pangan merupakan tanggung jawab bersama, maka dari itu sinergitas menjadi kunci untuk mengoptimalkan program GERMAS SAPA di OKI”, terang Bupati OKI melalui Asisten bidang pembangunan dan perekonomian Setda OKI di ruang Rapat Bende Seguguk I, Kamis (10/3/2022).

Bagi Zulkarnain, dengan terjalinnya sinergitas ini, akan terbentuk kader-kader keamanan pangan dan kemandirian masyarakat, sekolah dan pasar di Ogan Komering Ilir dalam rangka menerapkan keamanan pangan berbasis komunitas.

“Adanya program keamanan pangan terpadu ini dapat menjamin keamanan dan mutu pangan olahan yang beredar di masyarakat OKI”, imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Balai Besar POM Palembang, Drs. Zulkifli, Apt dalam paparannya menyampaikan, terdapat tiga pilar keamanan pangan yaitu jaminan keamanan pangan dan mutu pangan oleh pelaku usaha pangan;  memastikan keamanan pangan dan mutu pangan oleh Pemerintah terkait; dan hak untuk pangan yang berkualitas, aman dan bermutu.

“Pangan yang aman ialah pangan yang harus bebas dari bahaya biologis (mikroba), kimia dan fisik (benda asing)”, ujar Zulkifli.

Zulkifli mengatakan, saat ini memang seluruh anggaran dari BPOM. Tapi untuk kedepannya diharapkan Pemda dan instansi terkait dapat mereplikasinya secara mandiri,” harapnya.
.l
Setelah pertemuan hari ini akan ada beberapa tahapan lagi yang akan dilalui. Mulai dari bimbingan teknis, pembinaan untuk kader baik itu kader sekolah, pasar maupun di desa. Sehingga,pemberdayaan masyarakat atau di setiap komunitas tersebut, misalnya di sekolah, pasar atau di desa dapat terlaksana secara optimal. (Dhi)

Berita Terkait

Bank Sumsel Babel Perkuat Komitmen Pembangunan Berkelanjutan melalui Dukungan Infrastruktur dan Percepatan Ekonomi Ramah Lingkungan
Kejari OKI Dalami Dugaan Penyimpangan di BRI Unit Pampangan, Masih Tunggu Hasil Audit Kerugian Negara
Belum Perdulinya Sikap OPD OKI Terhadap Peran Jurnalis
Raih Nilai ‘Baik’ dalam Penilaian Pelayanan Publik, RSUD Kayuagung Berikan Kepuasan untuk Masyarakat 
Sekda Sumsel Edward Candra Hadiri Tradisi Midang Morge Siwe di Kayuagung, Apresiasi Nilai Budaya dan Pariwisata
OKI Gencarkan Gerakan Anti-Scam, Masyarakat Diajak Waspada Kejahatan Siber
TPID OKI Sidak Agen Sembako Pastikan Stok Aman Jelang Lebaran
Rumah Dipugar, Kepercayaan Diri Dipulihkan: Jalan Aisyah Kembali ke Sekolah

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:11 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Komitmen Pembangunan Berkelanjutan melalui Dukungan Infrastruktur dan Percepatan Ekonomi Ramah Lingkungan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:17 WIB

Kejari OKI Dalami Dugaan Penyimpangan di BRI Unit Pampangan, Masih Tunggu Hasil Audit Kerugian Negara

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:09 WIB

Belum Perdulinya Sikap OPD OKI Terhadap Peran Jurnalis

Senin, 30 Maret 2026 - 14:33 WIB

Raih Nilai ‘Baik’ dalam Penilaian Pelayanan Publik, RSUD Kayuagung Berikan Kepuasan untuk Masyarakat 

Rabu, 25 Maret 2026 - 07:05 WIB

Sekda Sumsel Edward Candra Hadiri Tradisi Midang Morge Siwe di Kayuagung, Apresiasi Nilai Budaya dan Pariwisata

Berita Terbaru