Empat Hari Ibu tidak Pulang, Putri Lapor Polisi

- Redaksi

Sabtu, 11 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jamilah, ibu yang tidak kunjung pulang setelah empat hari menghilang. (Photo: Kiki Nardance)

Jamilah, ibu yang tidak kunjung pulang setelah empat hari menghilang. (Photo: Kiki Nardance)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Seorang mahasiswi di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), melaporkan ibunya yang hilang ke polisi. Jamilah (46) diketahui sudah empat hari tak pulang ke rumah.

Anak korban Putri Aulivia (20) mengatakan, sang ibu terakhir kali diketahui pamit dari tempat kerjanya di sebuah rumah makan, di Jalan Merdeka, Kelurahan 22 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil, Palembang, pada Senin (6/1/2025) sekira pukul 20.00 WIB.

“Ibu saya sudah empat hari hilang. Terakhir pamit kerja pada Senin (6/1), tapi tidak pernah sampai rumah sampai hari ini,” ungkapnya, (11/1/2025).

Putri mengatakan, ibunya pamit dari rumah sekitar pukul 09.00 WIB di hari tersebut untuk bekerja. Biasanya, Jamilah memang berangkat sendiri menggunakan angkot.

“Ibu bekerja jadi pembuat pempek. Terakhir pamit bekerja seperti biasa, tidak ada tanda apa-apa atau bilang mau ke tempat lain,” jelasnya.

Biasanya, Jamilah pulang sekitar pukul 20.00 WIB. Namun, kata Putri, sang ibu tak kunjung pulang hingga malam.

“Kami sudah tanya ke tempat kerja ibu. Katanya, malam itu ibu pamit pulang (seperti biasa) dengan angkot,” katanya.

Warga Kelurahan Talang Bubuk, Kecamatan Plaju, Palembang, tersebut mengatakan nomor Hp ibunya tak aktif sampai sekarang. Sudah dicari ke manapun, namun tanda-tanda keberadaan Jamilah masih nihil.

“Sudah ditanya ke semua keluarga, bahkan yang di luar kota. Tapi tidak ada yang tau ibu di mana,” ujarnya.

Khawatir terhadap keselamatan Jamilah, Putri memutuskan untuk melapor ke Unit Pelayanan Pengaduan SPKT Polrestabes Palembang. Dia berharap, ibunya dapat kembali tanpa kurang satu apapun.

“Kami berharap ibu pulang dengan aman. Kami menunggu ibu di rumah,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala SPKT Polrestabes Palembang AKP Heri menyebut pihaknya telah menerima aduan tersebut. Laporan orang hilang (LOH) yang diadukan Putri tersebutpun akan pihaknya serahkan ke Satreskrim Polrestabes Palembang untuk ditindaklanjuti.

“Aduannya sudah kami terima. Saat ini laporan tersebut telah diserahkan ke Satreskrim Polrestabes Palembang untuk ditindaklanjuti,” katanya. (ANA)

Berita Terkait

4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 
Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung
Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian
Diduga Depresi, IRT di Sukarami Ditemukan Tewas Tergantung di Samping Rumah
Truk Bermuatan Pasir Terbalik di Jembatan Musi II Palembang, Sempat Bikin Macet
Tiba di RS Bhayangkara, Korban Selamat Bus ALS Segera Jalani Perawatan Intensif
Diduga Terjadi Korsleting Listrik Lapak Di Pasar 16 Ilir Hangus Terbakar 
Keluarga Korban Bus ALS Asal Lampung Syok, Keberangkatan Sempat Tertunda Sebelum Tragedi di Muratara

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:17 WIB

4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:48 WIB

Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:54 WIB

Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:29 WIB

Diduga Depresi, IRT di Sukarami Ditemukan Tewas Tergantung di Samping Rumah

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:50 WIB

Truk Bermuatan Pasir Terbalik di Jembatan Musi II Palembang, Sempat Bikin Macet

Berita Terbaru

101 Pekebun Sawit OKI yang mengikuti pelatihan implementasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) di Hotel Aryaduta Palembang, Selasa (9/6/2026). Foto: istimewa

Kota Palembang

BPDP dan ISKOL Latih 101 Pekebun Sawit OKI Terapkan Standar ISPO

Rabu, 10 Jun 2026 - 15:36 WIB