Duduk Santai Diteras Rumah Teman, Eko Disiram Cuka Para

- Redaksi

Jumat, 19 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi mendatangi TKP. (Photo: Kiki Nardance)

Polisi mendatangi TKP. (Photo: Kiki Nardance)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Aksi penyiraman cuka para atau air keras, kembali terjadi. Kali ini, dilakukan orang tidak dikenal (OTD) kepada korbannya Eko Saputra (37), warga Jalan KH Azhari, Lorong Hijriah, Kelurahan 3/4 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang.

Tidak terima sudah menjadi korban penyiraman cuka para, membaut korban pun melaporkan peristiwa tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang.

Setelah mendapatkan laporan korban, piket SPKT dan Satreksrim langsung mendatangi TKP (tempat kejadian perkara) dan kediaman korban. Dimana kondisi korban masih mengalami luka bakar dan trauma akibat peristiwa tersebut.

Kepada petugas saat melapor, korban menuturkan bahwa peristiwa tersebut terjadi di Jalan KH Azhari Lorong Tuan Putri keurahan 3/4 Ulu Palembang pada Rabu, (17/12/2025) sekitar pukul 21.00 WIB.

Berawal, saat korban mendatangi rumah temannya di TKP, namun temannya tersebut sedang tidak berada di rumahnya, sehingga korban duduk santai di teras rumah temannya tersebut sambil bermain Handphone.

“Kejadian itu terjadi ketika saya sedang duduk di tewas rumah teman,” ungkapnya.

Sedang asyik bermain handphone, tiba-tiba datang pelaku (OTD) memanggilnya dengan ucapan ‘Oy’, lalu korban menoleh, ketika menoleh korban langsung disiram oleh pelaku berupa cairan Cuka Para yang mengenai pada bagian wajah korban.

“Pelaku ini datang tiba tiba , dan langsung menyiram cuka parah,” katanya.

Setelah disiram Cuka Para, korban yang merasa perih dan kesakitan, merasa kurang puas, pelaku mengeluarkan senjata tajam jenis golok dan membacokannya kepada korban dan mengenai bahu korban bagian sebelah kanan.

Setelah melakukan aksinya pelaku langsung melarikan diri meninggalkan korban di TKP sendirian. Akibat peristiwa tersebut korban mengalami luka bakar pada bagian wajah akibat cairan cuka para dan luka gores pada bahu belakang akibat sajam pelaku.

Oleh karena itulah korban melaporkan kejadian ini ke Polrestabes Palembang. “Saya berharap atas laporan ini pelaku ditangkap,” harpanya.

Sementara, piket Reskrim Polrestabes Palembang, Kasubnit Tipikor Iptu Roland didampingi piket SPK Polrestabes Palembang, Ipda Tamia Rahmadhani langsung mendatangi TKP dan rumah korban.

“Ya begitu ada keluarga korban yang hendak melaporkan kejadian ini ke Polrestabes Palembang kita langsung mendatangi TKP dan melihat kondisi korban, untuk laporan sudah kita Terima dan akan segera ditindaklanjuti oleh Anggota satreskrim untuk melakukan penyelidikan,” ungkap Tamia. (ANA)

Berita Terkait

Polda Sumsel Dalami 16 Korporasi Karhutla, PT RAS Jadi Satu-satunya Perusahaan yang Direkturnya Tersangka
Polda Sumsel Selidiki 17 Korporasi Kasus Karhutla, 620 Hektare Lahan Dipasangi Garis Polisi
Perempuan di Jakabaring Palembang Luka Berat, Diduga Dianiaya Pakai Silet
Curi Puluhan Kaleng Susu, Karyawan Indomaret Diserahkan ke Polisi
Polda Sumsel Catat 1.218 Penindakan Premanisme, Warga Diminta Lapor ke 110
Enam Orang Luka dalam Bentrokan Mapolda Sumsel, Pria Bawa Dua Sajam Diamankan
DR Conie SH : Kuasa Hukum Korban Penusukan Berharap Pihak Pemerintah Membantu Biaya Rumah Sakit
Terduga Provokator Bawa Pisau Diamankan Kapolri Minta Lakukan Investigasi Menyeluruh 

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:55 WIB

Polda Sumsel Dalami 16 Korporasi Karhutla, PT RAS Jadi Satu-satunya Perusahaan yang Direkturnya Tersangka

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:54 WIB

Polda Sumsel Selidiki 17 Korporasi Kasus Karhutla, 620 Hektare Lahan Dipasangi Garis Polisi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:47 WIB

Perempuan di Jakabaring Palembang Luka Berat, Diduga Dianiaya Pakai Silet

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Curi Puluhan Kaleng Susu, Karyawan Indomaret Diserahkan ke Polisi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:58 WIB

Polda Sumsel Catat 1.218 Penindakan Premanisme, Warga Diminta Lapor ke 110

Berita Terbaru