Dua Bocah Perempuan Tenggelam di Sungai Saka Selabung, Satu Korban dalam Pencarian

- Redaksi

Senin, 24 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR saat melakukan pencarian terhadap korban. (Photo: Suci)

Tim SAR saat melakukan pencarian terhadap korban. (Photo: Suci)

SUARAPUBLIK.ID, OKU SELATAN – Sungai Saka Selabung kembali menelan korban jiwa. Kali ini dua orang anak perempuan yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) dilaporkan hanyut dan tenggelam terbawa derasnya arus saat mandi, pada Minggu (23/3/2025), sekitar pukul 11.00 WIB.

Menurut informasi, kejadian berawal saat kedua korban atas nama Qila Zulaikha (11) dan Keyla Septiyani (12) datang ke sungai di pemandian belakang kampung Masjid dengan menggunakan sepeda dari kampung tanding Kelurahan Pasar Muara Dua.

Ketika sedang asyik mandi tiba-tiba kedua korban tubuhnya terseret derasnya arus sungai sehingga menyebabkan keduanya hanyut dan tenggelam.

Warga yang melihat kejadian tersebut seketika terjun ke sungai untuk memberikan pertolongan, setelah dilakukan pencarian akhirnya satu orang atas nama Qila Zulaikha berhasil ditemukan. Namun, dalam keadaan meninggal dunia. Sedangkan Keyla Septiyani masih dalam pencarian.

“Saat ini kita masih melakukan pencarian bersama Tim SAR Gabungan. Untuk metode pencarian kita lakukan dengan membagi Tim SAR Gabungan menjadi 2 SRU,” ungkap Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin, Senin (24/3/2025).

SRU 1 melakukan pencarian dengan cara menyisir aliran sungai saka selabung sejauh 15 Km ke arah timur dengan menggunakan perahu karet serta melakukan manuver perahu karet dilokasi-lokasi yang dicurigai.

“Manuver ini dimaksudkan untuk menciptakan gelombang air yang dapat mengangkat benda-benda yang berada di dalam air termasuk korban yang ada di dalamnya,” ujar Raymond.

Sedangkan SRU 2 melakukan pencarian dengan jalur darat serta melakukan penyebaran informasi kepada masyarakat yang berada di sepanjang pesisir aliran sungai.

“Hingga saat ini korban masih belum ditemukan. Namun, akan terus kita upayakan agar korban secepatnya dapat kita temukan,” tutur Raymond. (ANA)

Berita Terkait

4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 
Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung
Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian
Diduga Depresi, IRT di Sukarami Ditemukan Tewas Tergantung di Samping Rumah
Truk Bermuatan Pasir Terbalik di Jembatan Musi II Palembang, Sempat Bikin Macet
Tiba di RS Bhayangkara, Korban Selamat Bus ALS Segera Jalani Perawatan Intensif
Diduga Terjadi Korsleting Listrik Lapak Di Pasar 16 Ilir Hangus Terbakar 
Keluarga Korban Bus ALS Asal Lampung Syok, Keberangkatan Sempat Tertunda Sebelum Tragedi di Muratara

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:17 WIB

4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:48 WIB

Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:54 WIB

Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:29 WIB

Diduga Depresi, IRT di Sukarami Ditemukan Tewas Tergantung di Samping Rumah

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:50 WIB

Truk Bermuatan Pasir Terbalik di Jembatan Musi II Palembang, Sempat Bikin Macet

Berita Terbaru

101 Pekebun Sawit OKI yang mengikuti pelatihan implementasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) di Hotel Aryaduta Palembang, Selasa (9/6/2026). Foto: istimewa

Kota Palembang

BPDP dan ISKOL Latih 101 Pekebun Sawit OKI Terapkan Standar ISPO

Rabu, 10 Jun 2026 - 15:36 WIB