Dua ABK Tewas Terjepit Tali Towing Tugboat

- Redaksi

Minggu, 13 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua jenazah ABK di kapal. (Photo: Kiki Nardance)

Dua jenazah ABK di kapal. (Photo: Kiki Nardance)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Dua orang anak buah Kapal (ABK) meninggal dunia terjepit tali towing kapal Tb.Marina 2210 yang menggandeng tongkang Marine power 3058, Minggu (13/4/2025).

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Harryo Sugihartono, melalui Kasat Polair AKBP Yudha Setiawan, membenarkan terkait insiden yang merenggut nyawa dua orang ABK.

“Kejadiannya pagi tadi, sekitar pukul 06.20 WIB, di Perairan Sungai Musi, Kecamatan Gandus (Palembang),” katanya, saat dikonfirmasi.

Lanjut Yudha, kedua Korban yakni Heru Bahri, tercatat sebagai warga Jalan Manggis 13, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji kota Padang. Lalu korban lainnya yakni Tendiko Arifin, tercatat sebagai warga Jalan Mesjid, Kelurahan Rawa Badak Selatan, Jakarta Utara.

“Atas insiden ini kami telah memeriksa saksi-saksi, dan masih dalam penyelidikan,” jelasnya.

Ditambahkan Yudha, terkait kronologi kejadian berdasarkan keterangan saksi-saksi yang sudah dimintai keterangan, peristiwa itu bermula saat kapal sedang labuh di perairan gandus, namun tongkang hanyut dan bergeser sekitar 200 meter dari posisinya.

“Ya diduga karena banyak sampah dan kayu di perairan saat itu, tongkang bergeser dari posisi yang semestinya,” jelasnya.

Kemudian melihat Tongkang yang dibawanya bergeser, saat itu captain kapal berusaha ingin memindahkan posisi kapal Tb.Marina 2210 yang menggandeng tongkang Marine power 3058  ke posisi semula.

“Nah diduga saat bergerak manuver itulah tali towing mengencang, kemudian menjepit dia orang ABK yang memantau didekatnya,” terangnya.

Saat ini, lanjut Yudha, dua jenazah sudah dibawa ke RS Bhayangkara untuk selanjutnya menunggu konfirmasi dari pihak keluarga yang berada di luar kota Palembang. (ANA)

Berita Terkait

4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 
Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung
Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian
Diduga Depresi, IRT di Sukarami Ditemukan Tewas Tergantung di Samping Rumah
Truk Bermuatan Pasir Terbalik di Jembatan Musi II Palembang, Sempat Bikin Macet
Tiba di RS Bhayangkara, Korban Selamat Bus ALS Segera Jalani Perawatan Intensif
Diduga Terjadi Korsleting Listrik Lapak Di Pasar 16 Ilir Hangus Terbakar 
Keluarga Korban Bus ALS Asal Lampung Syok, Keberangkatan Sempat Tertunda Sebelum Tragedi di Muratara

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:17 WIB

4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:48 WIB

Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:54 WIB

Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:29 WIB

Diduga Depresi, IRT di Sukarami Ditemukan Tewas Tergantung di Samping Rumah

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:50 WIB

Truk Bermuatan Pasir Terbalik di Jembatan Musi II Palembang, Sempat Bikin Macet

Berita Terbaru

101 Pekebun Sawit OKI yang mengikuti pelatihan implementasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) di Hotel Aryaduta Palembang, Selasa (9/6/2026). Foto: istimewa

Kota Palembang

BPDP dan ISKOL Latih 101 Pekebun Sawit OKI Terapkan Standar ISPO

Rabu, 10 Jun 2026 - 15:36 WIB