Divonis 1 Tahun 10 Bulan, Empat Pejabat Dispora OKI Terbukti Korupsi Anggaran 2022

- Redaksi

Selasa, 11 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Empat terdakwa kasus korupsi anggaran Dispora OKI Tahun 2022, menjalani sidang putusan di Pengadilan Tipikor Palembang, Selasa (11/11/2025). (Photo: Hermansyah)

Empat terdakwa kasus korupsi anggaran Dispora OKI Tahun 2022, menjalani sidang putusan di Pengadilan Tipikor Palembang, Selasa (11/11/2025). (Photo: Hermansyah)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Palembang menjatuhkan vonis 1 tahun 10 bulan penjara terhadap empat terdakwa dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan anggaran pada Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Tahun Anggaran 2022.

Keempat terdakwa tersebut yakni Imam Tohari, selaku Kepala Bidang (Kabid) Keolahragaan sekaligus Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Bidang Keolahragaan; Harun, Kabid Pemberdayaan Pemuda dan PPTK Bidang Pemberdayaan; serta dua bendahara pengeluaran, Muslim dan Aprilian Saputra.

Putusan dibacakan oleh majelis hakim yang diketuai Idi Il Amin, SH, MH, dalam sidang yang digelar di Pengadilan Tipikor Palembang, Selasa (11/11/2025).

Dalam amar putusannya, majelis hakim menyatakan para terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama sebagaimana diatur dalam Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001.

“Mengadili dan menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa Imam Tohari, Harun, Muslim, dan Aprilian Saputra masing-masing selama 1 tahun 10 bulan penjara,” ujar hakim ketua Idi Il Amin saat membacakan putusan di persidangan.

Selain pidana penjara, masing-masing terdakwa juga dijatuhi denda sebesar Rp50 juta, dengan ketentuan apabila tidak dibayar diganti kurungan selama 1 bulan.

Vonis ini diketahui lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri OKI, yang sebelumnya menuntut para terdakwa masing-masing dengan pidana 2 tahun 6 bulan penjara serta denda Rp100 juta subsider 3 bulan kurungan.

Dalam pertimbangannya, hakim menyebut hal yang memberatkan adalah para terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan tindak pidana korupsi. Sedangkan hal yang meringankan, para terdakwa bersikap sopan selama persidangan, mengakui perbuatannya, dan belum pernah dihukum.

Berdasarkan fakta persidangan, perkara ini bermula dari penyimpangan penggunaan anggaran kegiatan di Dispora OKI Tahun 2022. Sejumlah kegiatan yang dicairkan melalui Nota Pencairan Dana (NPD) tidak dilaksanakan sebagaimana mestinya. Bahkan ditemukan laporan pertanggungjawaban fiktif untuk menutupi penyimpangan tersebut.

Akibat perbuatan para terdakwa, negara mengalami kerugian keuangan sebesar Rp1,1 miliar atau tepatnya Rp1.103.251.916. (ANA)

Berita Terkait

Jual Sepeda Gunung Curian Rp100 Ribu, Pria di Palembang Ditangkap Buser Polsek SU II
Kecanduan Judi Slot, Pria di Palembang Curi Saldo E-Money Teman Rp2,8 Juta
Polda Sumsel Dalami 16 Korporasi Karhutla, PT RAS Jadi Satu-satunya Perusahaan yang Direkturnya Tersangka
Polda Sumsel Selidiki 17 Korporasi Kasus Karhutla, 620 Hektare Lahan Dipasangi Garis Polisi
Perempuan di Jakabaring Palembang Luka Berat, Diduga Dianiaya Pakai Silet
Fernando Divonis 8 Tahun 6 Bulan, Kasus Sabu 31,65 Gram dan Senpi Rakitan
Curi Puluhan Kaleng Susu, Karyawan Indomaret Diserahkan ke Polisi
Polda Sumsel Catat 1.218 Penindakan Premanisme, Warga Diminta Lapor ke 110

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Kecanduan Judi Slot, Pria di Palembang Curi Saldo E-Money Teman Rp2,8 Juta

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:55 WIB

Polda Sumsel Dalami 16 Korporasi Karhutla, PT RAS Jadi Satu-satunya Perusahaan yang Direkturnya Tersangka

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:54 WIB

Polda Sumsel Selidiki 17 Korporasi Kasus Karhutla, 620 Hektare Lahan Dipasangi Garis Polisi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:47 WIB

Perempuan di Jakabaring Palembang Luka Berat, Diduga Dianiaya Pakai Silet

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:44 WIB

Fernando Divonis 8 Tahun 6 Bulan, Kasus Sabu 31,65 Gram dan Senpi Rakitan

Berita Terbaru