Dituduh Mencuri, Handphone Santri Dirampas saat Buang Sampah

- Redaksi

Rabu, 7 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban menunjukkan kontak Handphone miliknya yang dicuri. (Photo: Kiki Nardance)

Korban menunjukkan kontak Handphone miliknya yang dicuri. (Photo: Kiki Nardance)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Seorang santri menjadi korban penodongan dua orang tidak dikenal, pada Senin (5/9/2022) sekira pukul 03.00 WIB. Peristiwa penodongan ini terjadi di depan Pondok Pesantren Tijarotallantabur, Jalan Banten IV, Kelurahan 16 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu II Palembang.

Korban ialah MA (14). Tindak pencurian dengan kekerasan (Curas) yang dia alami terjadi ketika sedang membuang sampah bersama temannya di tempat kejadian perkara (TKP) di depan Pondok Pesantren.

Akibatnya, korban kehilangan satu unit handphone (HP) merk OPPO A76. Lalu kejadian ini dilaporkan ayah korban Meyzuar (36), warga Lorong Garuda, Kecamatan SU I, Palembang, ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang.

Menurut keterangan ayah korban kepada polisi, kejadian bermula anaknya hendak membuang sampah bersama temannya di depan pondok pesantren. Lalu datang dua orang pelaku dengan mengendarai sepeda motor, mendekati korban dan menuduh korban pencuri.

Lalu, pelaku menyuruh korban mengeluarkan barang-barang yang ada di saku celana. Kemudian korban mengeluarkan Handphone yang langsung dirampas, dan pelaku sempat memaksa dibukakan kunci Handphone korban.

Saat pelaku hendak kabur, korban sempat memeluk pelaku, namun diancam pelaku dengan senjata tajam (Sajam) yang hendak diambil dari pinggang. Bahkan, pelaku memukul korban hingga mengalami luka. Setelah berhasil merampas Handphone, pelaku langsung kabur dengan cepat.

“Anak saya santri di sana. Saat kejadian ditodong dia hendak membuang sampah didepan pondok pesantren bersama temannya. Lalu datang dua orang mendekatinya dan meminta paksa Handphone-nya,” kata Meyzuar, usai membuat laporan di Polrestabes Palembang.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi membenarkan adanya laporan pencurian dengan kekerasan tersebut.

“Saat ini laporan sudah diterima di SPKT, dan anggota sudah melakukan olah TKP. Saat ini pelaku masih dalam penyelidikan Sat Reskrim,” ujarnya. (ANA)

Berita Terkait

Dua Wanita di OKI Ditangkap Saat Transaksi Ekstasi, Polda Sumsel Sita 170 Butir Pil
Motor Driver Ojol Raib Digondol Maling
Polres OKU Selatan Bergerak Cepat, Dua Pelaku Pencurian Kabel Tower Telekomunikasi Berhasil Diamankan
Terlihat Kunci Kontak Masih Tergantung MJ Nekat Curi Motor
Komplotan Begal Sadis di Palembang Digulung, Dua Pelaku Diciduk dan Empat Lainnya Masih Diburu
Gegara Uang Tak Diberi, Pria di Palembang Aniaya Ibu Kandung Pakai Batu
Lakukan Aksi Curas Dua Sabahat Diringkus Unit Pidum
Satu Terduga Penembakan di Semeteh Datangi Polisi Secara Sukarela, Buron Sisa Satu 

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:20 WIB

Dua Wanita di OKI Ditangkap Saat Transaksi Ekstasi, Polda Sumsel Sita 170 Butir Pil

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:06 WIB

Motor Driver Ojol Raib Digondol Maling

Senin, 25 Mei 2026 - 17:01 WIB

Polres OKU Selatan Bergerak Cepat, Dua Pelaku Pencurian Kabel Tower Telekomunikasi Berhasil Diamankan

Senin, 25 Mei 2026 - 13:27 WIB

Terlihat Kunci Kontak Masih Tergantung MJ Nekat Curi Motor

Senin, 25 Mei 2026 - 13:13 WIB

Komplotan Begal Sadis di Palembang Digulung, Dua Pelaku Diciduk dan Empat Lainnya Masih Diburu

Berita Terbaru

Gubernur Sumsel, Herman Deru saat diwawancarai langsung di Masjid Taqwa Palembang, Selasa (26/5/2026). Foto: (Tia)

Kota Palembang

Pegawai Pemprov Sumsel Salurkan 148 Sapi Kurban Tanpa APBD

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:44 WIB