Disdag Maklumi Pedagang Masih Jual Minyak Goreng Dengan Harga Lama

- Redaksi

Rabu, 26 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Minyak goreng di minimarket dijual dengan harga Rp 14 ribu perliter.
Foto: net

Minyak goreng di minimarket dijual dengan harga Rp 14 ribu perliter. Foto: net

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG,

Harga minyak goreng di pasar tradisional di Palembang masih tetap bertahan dengan harga lama. Padahal per hari ini, Rabu (26/1/2022), pemerintah sudah memberlakukan minyak goreng satu harga yakni Rp14.000 per liter untuk pasar tradisional.

Hal ini juga diakui Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Sumatra Selatan mengungkapkan, berdasarkan pantauan di semua pasar tradisional Palembang harga minyak goreng masih belum memenuhi aturan dan kebijakan dari pusat. Pihaknya memaklumi hal tersebut, karena memang butuh transisi waktu untuk para pedagang menerapkan aturan tersebut.

“Kami mengerti, memang harga Rp14.000 di pasar tradisional sulit berlaku, tak semudah di ritel. Karena memang instruksi di pasar tradisional tidak mudah diterapkan. Mereka (pedagang) masih merasa kesulitan dengan penerapan harga baru karena memang stok minyak goreng yang mereka beli dengan harga tinggi masih banyak,” ucapnya, Rabu (26/1/2022).

Karena itu, pihaknya akan menunggu kebijakan dari pemerintah pusat terkait ini. Selain itu, pihaknya pun akan segera koordinasi dengan asosiasi pedagang pasar tradisional di Sumsel untuk mencari solusi hal ini.

“Untuk pemberlakuan harga minyak goreng di pasar tradisional kita ini belum efektif. Ini masih masa transisi, dan para pedagang butuh waktu. Karenanya mungkin sepekan kedepan baru bisa dilakukan. Kita masih menunggu dari pemerintah pusat juga,” jelasnya.

Semula pihaknya berharap stok milik pedagang di pasar tradisional bisa habis dalam sepekan terakhir dan bisa mendapatkan minyak goreng dengan harga baru. Namun nyatanya hal itu tidak sesuai prediksi.

“Tapi ternyata setelah adanya penyesuaian harga di ritel, nyatanya tidak bisa menyerap stok minyak goreng yang ada di pasar tradisional. Sehingga stok milik pedagang di pasar tradisional masih menumpuk,” ucapnya.

Pihaknya memberikan waktu kembali untuk para pedagang di pasar tradisional di Sumsel untuk menyesuaikan harga minyak goreng ini. “Kita harapkan seminggu kedepan, bisa menerapkan harga minyak goreng Rp14.000 per liter ini. Dan selama masa transisi ini, kita tidak akan memberikan sanksi kepada para pedagang di pasar tradisional,” jelasnya.

Berita Terkait

Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak Berlangsung 2021–2026, Pria 24 Tahun Diamankan Polda Sumsel
Sidang Kasus iPhone Ilegal Kembali Tertunda, Terdakwa Absen dan JPU Belum Siap
Viral Pengendara Tak Pakai Helm, Mau Ditilang Malah Pura-Pura Menangis
Stylo Sound Ride, Satukan Gaya dan Musik Komunitas Honda
Diduga Jadi Korban KDRT Berulang, IRT di Palembang Lapor Polisi
Dua Kali Digerebek, Pelaku Pengeroyokan Satpam Akhirnya Menyerahkan Diri
Gelar Aksi di Ampera, EcoVoice Desak Evaluasi Tata Kelola SDA dan Penindakan Perusahaan Terindikasi Karhutla
Polisi Gerebek Dua Lokasi Diduga Markas Kampung Narkoba di SU I Palembang

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak Berlangsung 2021–2026, Pria 24 Tahun Diamankan Polda Sumsel

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:53 WIB

Viral Pengendara Tak Pakai Helm, Mau Ditilang Malah Pura-Pura Menangis

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Stylo Sound Ride, Satukan Gaya dan Musik Komunitas Honda

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Diduga Jadi Korban KDRT Berulang, IRT di Palembang Lapor Polisi

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:19 WIB

Dua Kali Digerebek, Pelaku Pengeroyokan Satpam Akhirnya Menyerahkan Diri

Berita Terbaru

Foto saat gubernur Sumsel H. Hermanderu menghadiri acara Perayaan HUT OKI ke-81 di rapat paripurna DPRD OKI

Ogan Komering Ilir

HUT ke-81 OKI Digelar Sederhana, Pemerintah Fokus Tangani Karhutla

Senin, 12 Okt 2026 - 20:48 WIB