Dinas PUPR Kabupaten OKI Turunkan Alat Berat, Bersihkan Tumpukan Sampah Gulma di Jembatan Belanti

- Redaksi

Sabtu, 28 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OKI, SUARAPUBLIK.ID -Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten OKI terus berjibaku membersihkan tumpukan gulma yang menutupi aliran sungai di Jembatan Desa Belanti, Kecamatan Sirah Pulau Padang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

Alat berat diturunkan untuk mengeruk eceng gondok yang menutupi area seluas sekitar satu hektare dengan ketebalan mencapai satu meter. Tumpukan gulma yang semakin padat dinilai menghambat kelancaran aliran sungai dan berpotensi memicu banjir.

Kepala Dinas PUPR OKI, Man Winardi, didampingi Kepala Bidang SDA, Ir. Amir Muhyidin mengatakan proses pembersihan dilakukan secara bertahap. Gulma berukuran kecil dihanyutkan mengikuti arus air, sementara gulma yang sudah padat dan bercampur sampah diangkut ke pinggir sungai secara estafet oleh petugas. Selanjutnya, material tersebut dimuat ke dump truk untuk dibuang ke tempat pembuangan akhir.

“Gulma kecil dihanyutkan, sedangkan gulma padat dan sampah dibawa ke pinggir secara estafet, lalu dimuat ke dump truk untuk dibuang ke tempat pembuangan sampah,” ujar Man, Sabtu (28/2/26)

Menurutnya, upaya pembersihan sebenarnya telah dilakukan sejak beberapa bulan terakhir melalui kegiatan kerja bakti bersama masyarakat. Namun, pertumbuhan eceng gondok yang sangat cepat membuat penanganan manual tidak lagi memadai sehingga diperlukan pengerahan alat berat.

Ia menegaskan, pembersihan akan terus dilakukan hingga aliran sungai kembali lancar dan terbebas dari tumpukan eceng gondok.

“Masih kita kerjakan terus sampai benar-benar bersih,” tegasnya.

Untuk penanganan jangka panjang, Man Winardi menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten OKI akan berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera VII guna mendapatkan dukungan teknis dan penanganan yang lebih komprehensif.

Sementara itu, pemerintah desa setempat akan tetap aktif melakukan pengawasan serta berkoordinasi dengan pihak terkait guna mencegah penumpukan eceng gondok kembali terjadi.

Upaya kolaboratif ini diharapkan mampu menjaga kelestarian sungai sekaligus meminimalisasi risiko banjir di wilayah tersebut.

Penulis : Eman

Editor : Jaks

Berita Terkait

Belum Perdulinya Sikap OPD OKI Terhadap Peran Jurnalis
Raih Nilai ‘Baik’ dalam Penilaian Pelayanan Publik, RSUD Kayuagung Berikan Kepuasan untuk Masyarakat 
Sekda Sumsel Edward Candra Hadiri Tradisi Midang Morge Siwe di Kayuagung, Apresiasi Nilai Budaya dan Pariwisata
OKI Gencarkan Gerakan Anti-Scam, Masyarakat Diajak Waspada Kejahatan Siber
TPID OKI Sidak Agen Sembako Pastikan Stok Aman Jelang Lebaran
Rumah Dipugar, Kepercayaan Diri Dipulihkan: Jalan Aisyah Kembali ke Sekolah
Rombak 115 Pejabat, Bupati OKI Ingin Bangun Tim Kerja Solid
Kejari OKI Musnahkan Barang Bukti Perkara, Catat PNBP Senilai Rp1,23 Miliar
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:09 WIB

Belum Perdulinya Sikap OPD OKI Terhadap Peran Jurnalis

Senin, 30 Maret 2026 - 14:33 WIB

Raih Nilai ‘Baik’ dalam Penilaian Pelayanan Publik, RSUD Kayuagung Berikan Kepuasan untuk Masyarakat 

Rabu, 25 Maret 2026 - 07:05 WIB

Sekda Sumsel Edward Candra Hadiri Tradisi Midang Morge Siwe di Kayuagung, Apresiasi Nilai Budaya dan Pariwisata

Kamis, 12 Maret 2026 - 17:52 WIB

OKI Gencarkan Gerakan Anti-Scam, Masyarakat Diajak Waspada Kejahatan Siber

Kamis, 12 Maret 2026 - 16:57 WIB

TPID OKI Sidak Agen Sembako Pastikan Stok Aman Jelang Lebaran

Berita Terbaru

Musi Banyuasin

Bejat, Di Muba Ayah Rudapaksa Anak Kandung

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:53 WIB