Dilaporkan Kecelakaan, Kematian Prada JS Diduga Kena Hantaman Benda Tumpul

- Redaksi

Jumat, 24 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Meninggalnya prajurit TNI yang berdinas di Batalyon Raider 200, bernama Prada JS (23), pada Rabu (15/11/2023) lalu, masih jadi misteri apakah meninggalnya akibat kecelakaan atau penganiayaan.

Berdasarkan hasil autopsi yang dikeluarkan rumah sakit Bhayangkara Palembang, ditemukan tanda-tanda kekerasan akibat benda tumpul berupa luka memar, lecet, robek pada kepala, bahu, retak pada tulang tengkorak, pendarahan di bawah selaput otak.

Ketua Lembaga Bantuan Hukum Horas Bangso Batak Nusantara, Aleston Manurung SH, melalui Sekretaris Reynold Tambunan, S.H mengatakan dari hasil otopsi dokter rumah sakit, pihaknya menduga ada indikasi akibat Penganiayaan.

“Ditemukan seperti dari hantaman benda tumpul, cuma kami mau konfirmasi lagi kepada dokter yang bersangkutan,” ungkap Reynold Tambunan, S.H, saat di konfirmasi wartawan melalui WhatsApp, pada Jumat (24/11/2023).

Menurutnya, bahwa hasil autopsi rumah sakit Bhayangkara, telah keluar pada Sabtu (18/11/2023), dan pihaknya mendapatkan bukti tertulis.

“Kami lihat tengkorak otaknya itu retak. Kami juga menaruh rasa curiga, karena dilihat pada rekaman CCTV di simpang RS Charitas itu, korban pakai baju putih. Padahal korban pada waktu itu memakai baju hitam, dan juga plat nopol BG motor tidak kelihatan karena gambar CCTV kabur,” terangnya.

Diakuinya, bahwa pihak kepolisian Polrestabes Palembang juga sudah mengundang untuk gelar perkara. “Namun hasil dari penyidik Polrestabes masih mengatakan korban meninggal akibat kecelakaan, dan menyarankan untuk membuat laporan laka lantas. Jika memang korban meninggal diduga akibat penganiayaan, kami akan memperjuangkan hak dari klien kita yakni orang tua korban,” tuturnya.

Sementara dokter RS Bhayangkara, Kompol Dr Mansuri mengatakan korban meninggal karena adanya benturan benda tumpul.

“Dari bahasa kami, bisa jadi benda tumpul itu antara laka lantas dan penganiayaan. Namun, kita belum bisa pastikan penyebabnya, karena itu sudah masuk ranah penyidik,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, satu prajurit TNI berdinas di Batalyon Raider 200 bernama  Prajurit Dua (Prada) Jefriando Simatupang (23) meninggal dunia dengan mengalami luka di sebagian wajahnya.

Sebelum meninggal dunia, berdasarkan keterangan orang tuanya yakni El Simatupang (53), korban sempat mendapat perawatan di RS AK Gani, sejak Minggu (12/11/2023), dalam keadaan koma.

Namun sang ayah menaruh rasa janggal kematian anaknya yang disebut mengalami kecelakaan lalulintas, karena motor yang digunakan korban tidak ada kerusakan.

Karena adanya kejanggalan, pihak keluarga korban bernama Irwansyah (26), telah membuat laporan polisi ke Polrestabes Palembang, pada Rabu (15/11/2023), dengan bukti lapor LPB/2565/XI/2023/SPKT/Polrestabes Palembang/Polda Sumsel, atas dugaan Penganiayaan. (ANA)

Berita Terkait

Jual Sepeda Gunung Curian Rp100 Ribu, Pria di Palembang Ditangkap Buser Polsek SU II
Kecanduan Judi Slot, Pria di Palembang Curi Saldo E-Money Teman Rp2,8 Juta
Polda Sumsel Dalami 16 Korporasi Karhutla, PT RAS Jadi Satu-satunya Perusahaan yang Direkturnya Tersangka
Polda Sumsel Selidiki 17 Korporasi Kasus Karhutla, 620 Hektare Lahan Dipasangi Garis Polisi
Perempuan di Jakabaring Palembang Luka Berat, Diduga Dianiaya Pakai Silet
Curi Puluhan Kaleng Susu, Karyawan Indomaret Diserahkan ke Polisi
Polda Sumsel Catat 1.218 Penindakan Premanisme, Warga Diminta Lapor ke 110
Enam Orang Luka dalam Bentrokan Mapolda Sumsel, Pria Bawa Dua Sajam Diamankan

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Kecanduan Judi Slot, Pria di Palembang Curi Saldo E-Money Teman Rp2,8 Juta

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:55 WIB

Polda Sumsel Dalami 16 Korporasi Karhutla, PT RAS Jadi Satu-satunya Perusahaan yang Direkturnya Tersangka

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:54 WIB

Polda Sumsel Selidiki 17 Korporasi Kasus Karhutla, 620 Hektare Lahan Dipasangi Garis Polisi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:47 WIB

Perempuan di Jakabaring Palembang Luka Berat, Diduga Dianiaya Pakai Silet

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Curi Puluhan Kaleng Susu, Karyawan Indomaret Diserahkan ke Polisi

Berita Terbaru