Diduga mengantuk dan Hilang Kedali Mobil Hantam Dua Lapak Pedagang

- Redaksi

Kamis, 28 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG, –Diduga lantaran mengantuk, sebuah mobil bernopol BG 1200 OH warna Hitam hilang kendali, akibatnya menghantan tenda penjual ayam geprek dan roti yang berjualan di terletak di pinggir jalan KH Wahid Hasyim Kelurahan 1 Ulu Kecamatan SU 1, Palembang, Kamis, (28/11/2024), siang.

Pasca terjadinya peristiwa ini, seperti pantauan terlihat lapak kedua pedagang ini sudah berserakan akibat hantaman mobil tersebut.

Ketika ditemui, Santi (64), pemilik warung ayam geprek ini mengatakan akibat peristiwa tersebut, warung beserta dagangannya hancur dan berserakan. “Hancur semua barang dagangan saya akibat peristiwa ini. Mobil itu ngebut pak,” katanya.

Lanjut, selain barang dafangannya hancur berserakan, kedua anaknya juga mengalami luka-luka dan sudah dilarikan ke rumah sakit. “Anak saya dua orang yakni Ernawati (40) dan Rian (25) mengalami luka-luka, dan sudah dibawa ke Rumah sakit sama yang nabrak, ditemani oleh suami saya,” katanya.

Sedangkan, Agus (45) seroang saksi mata mengatakan jika mobil berwarna hitam yang menghantam lapak pedagang ayam geprek dan roti tersebut memang dalam kondisi ngebut saat turun dari jembatan ogan.

“Kejadiannya sekitar pukul 13.00, siang pak. Mobil itu datang dari arah stasiun kereta api, dan menuju arah simpang Jakabaring, jalannya ngebut. Tetapi ketika di TKP, mobil itu terlihat hilang kendali dan menabrak kedua lapak yang ada di depannya,” katanya.

Sambung Agus, diketahui pengendara mobil tersebut seorang wanita dan diduga merupakan warga keturunan tionghoa.” Yang nyetir cewek pak. Seperti orang cina. Meski ada Cek-cok mulut, tetap bersangkutan langsung tanggung jawab dan membawa korban ke Rumah sakit,” jelasnya.

Sementara, Kanit Gakum Polrestabes Palembang, Iptu AR Sikakum mengatakan pihaknya belum menerima laporan terkait lakalantas di kawasan 1 Ulu. “Kita belum terima laporan terkait kejadian tersebut, nanti kalau ada update terbaru akan kami infokan,” katanya.

Berita Terkait

Padamkan Karhutla Muratara, Helikopter Lakukan 19 Kali Water Bombing
FESyar Sumatera 2026, Perkuat Sinergi dan Transformasi Digital untuk Akselerasi Ekonomi Syariah Regional
Kepergok Kupas Kabel Pertamina di Rumah Dinas Kosong, Pria 62 Tahun Diciduk Polisi
Pengamat Sebut Status Kepegawaian Mantan Wabup PALI Harus Jelas
Gubernur Sumsel Nonaktifkan ASN Terlibat Kasus Suap Fee Proyek
Polda Sumsel Gelar Sidang Rikkes II Secara Hibrida, Kapolda Tekankan Prinsip BETAH Rekrutmen Polri
Dituduh Mafia Tanah Saat Mediasi, Agung Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik ke Polisi
JPU Tuntut Dua Terdakwa Korupsi Pengadaan Pompa Karhutla Muratara 5 Tahun Penjara
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:01 WIB

Padamkan Karhutla Muratara, Helikopter Lakukan 19 Kali Water Bombing

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:59 WIB

FESyar Sumatera 2026, Perkuat Sinergi dan Transformasi Digital untuk Akselerasi Ekonomi Syariah Regional

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:50 WIB

Kepergok Kupas Kabel Pertamina di Rumah Dinas Kosong, Pria 62 Tahun Diciduk Polisi

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:09 WIB

Gubernur Sumsel Nonaktifkan ASN Terlibat Kasus Suap Fee Proyek

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:05 WIB

Polda Sumsel Gelar Sidang Rikkes II Secara Hibrida, Kapolda Tekankan Prinsip BETAH Rekrutmen Polri

Berita Terbaru

Caption: ilustrasi - Pelaksanaan pemadaman darat di Pulau Semambu Kabupaten Ogan Ilir oleh Tim Satgas Darat BPBD Sumsel. Foto: BPBD Sumsel

Kota Palembang

Padamkan Karhutla Muratara, Helikopter Lakukan 19 Kali Water Bombing

Jumat, 5 Jun 2026 - 21:01 WIB