Diduga Dianiaya Oknum Guru, Orangtua Siswa SD Negeri di Palembang Buat Laporan Polisi

- Redaksi

Senin, 3 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban dan orangtuanya melapor ke Polrestabes Palembang. (Photo: Kiki Nardance)

Korban dan orangtuanya melapor ke Polrestabes Palembang. (Photo: Kiki Nardance)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Tidak terima anaknya yakni FR berumur 7 tahun, siswa kelas 1 salah satu SD Negeri di Palembang, menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh oknum guru, membuat Sukrisnawati (40), mendatangi pengaduan Polrestabes Palembang, Senin (3/11/2025).

Maksud kedatangan warga Jalan Talang Jawa, Kecamatan Gandus Palembang ini, tidak lain hendak melaporkan peristiwa yang dialami anaknya dan berharap atas laporannya pelaku bisa ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Dihadapan petugas piket pengaduan Sukrisnawati didampingi suaminya menuturkan peristiiwa yang dialami oleh FR terjadi pada Senin (27/10/2025), sekitar pukul 09.00  di dalam kelas Sekolah yang terletak di Kecamatan Gandus, Palembang.

Peristiwa yang dialami korban diketahui oleh ibu korban berawal saat dirinya jemput korban pulang sekolah di TKP (tempat kejadian perkara), dan melihat kedua mata korban sudah lebam.

“Saya tahu pak, berawal saya jemput anak saya dan melihat kedua matanya luka lebam dan kornea mata anak saya merah,” ungkapnya kepada petugas.

Lanjut Sukrisnawati, mengetahui hal tersebut kemudian dirinya masuk ke dalam sekolah dan bertanya kepada teman teman korban yang berada di dalam kelas.

“Panik awalnya, lalu saya masuk ke dalam kelas untuk menanyakan kenapa kedua marah anak saya lebam dan merah kepada teman teman anak saya,” katanya.

Namun ketika ditanya, sambung Sukrisnawati, benar saja anaknya sudah dipukul oleh salah satu guru perempuan dengan mengunakan cincin dan mengenai mata korban.

“Saya tanya dulu teman-temannya. Namun dijawab bukan teman-teman anak saya yang memukul anak saya. Lalu saya tanya kembali kepada salah satu guru ternyata benar anak saya sudah dipukuli seorang guru perempuan,” ungkapnya.

Akibat peristiwa ini korban mengalami luka lebam di kedua matanya dan membuat kedua mata korban lebam. “Saya terpaksa melapor kesini. Dan berharap laporan saya segera ditindaklanjuti. Akibat peristiwa ini juga anak saya mengalami trauma dan tidak mau sekolah lagi,” tuturnya.

Sementara, KA SPK Polrestabes Palembang, Ipda Erwinsyah didampingi Pamapta Ipda Ammar Membenarkan adanya laporan ibu korban terkait laporan UU perlindungan anak.

“Laporan sudah diterima dan akan segera ditindaklanjuti oleh anggota Satreskrim Polrestabes Palembang, unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) untuk melakukan penyelidikan dan memanggil Terlapor terkait peristiwa ini,” tuturnya. (ANA)

Berita Terkait

Mobil Rental Tak Kunjung Dikembalikan, RF Lapor Polisi
Usai Nikmati Uang Hasil Jual Motor Curian, DPO Curanmor Diringkus Polisi
Polres Empat Lawang Gelar Sholat Istisqo, Doa Bersama dan Salurkan Bansos
Beli HP di Facebook Marketplace, Warga Talang Kelapa Tertipu Rp2,2 Juta
Terekam CCTV Hendak Curi Motor di Parkiran Hotel, IA Nyaris Diamuk Warga
Polisi Dalami Karhutla 350 Hektare di Bukit Senubut Lahat
Tujuh Tersangka Karhutla Nonkorporasi Diproses di Sumsel, Satu Perkara Segera Disidangk
Diduga Sebarkan Rekaman Pribadi Tanpa Izin, Staf TU SMA Negeri Dilaporkan ke Polisi

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:28 WIB

Mobil Rental Tak Kunjung Dikembalikan, RF Lapor Polisi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Usai Nikmati Uang Hasil Jual Motor Curian, DPO Curanmor Diringkus Polisi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:43 WIB

Polres Empat Lawang Gelar Sholat Istisqo, Doa Bersama dan Salurkan Bansos

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:39 WIB

Beli HP di Facebook Marketplace, Warga Talang Kelapa Tertipu Rp2,2 Juta

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Terekam CCTV Hendak Curi Motor di Parkiran Hotel, IA Nyaris Diamuk Warga

Berita Terbaru