Dengan Ancaman Membunuh, Ayah Setubuhi Anak Kandung

- Redaksi

Senin, 18 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Anggota Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Palembang, mengamankan seorang pria berinisial KA (37). Warga Kecamatan Gandung Palembang, ditangkap polisi akibat telah menyetubuhi anak kandungnya, NA (14).

Pelaku dijemput petugas di kediamannya pada Minggu malam (17/7/2022), sekitar pukul 22.00 WIB. Setelah itu, pelaku langsung dibawa ke Mapolrestabes Palembang, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Mokhamad Ngajib, melalui Kasat Reskrim, Kompol Tri Wahyudi mengungkapkan, ditangkapnya pelaku atas laporan ibu kandung korban, IA (35).

“Dari laporan itu, anggota kita melakukan penyelidikan. Sehingga pelaku berhasil ditangkap di kediamannya,” ungkapnya, kepada wartawan, Senin (18/7/2022).

Tri mengatakan, terungkapnya kejadian tersebut ialah saat pelaku melakukan perbuatannya pada 19 Mei 2022 sekitar pukul 02.00 WIB di kediamannya, tepatnya di kamar tidur korban. Dari keterangan korban, peristiwa persetubuhan ini sudah dilakukan berulang kali. Bahkan, sejak awal 2021.

“Untuk modusnya, dari keterangan pelaku, dia ini masuk ke dalam kamar korban. Lalu membangunkan korban serta menyuruhnya agar jangan ribut disertai pengancaman,” kata Tri.

Lalu pelaku memaksa korban melakukan persetubuhan. Setelah selesai, pelaku mengancam akan membunuh korban dan ibunya jika memberitahu hal tersebut kepada orang lain.

“Selain pelaku, anggota kita turut mengamankan barang bukti berupa baju korban hingga hasil visum. Atas ulah pelaku diancam hukuman penjara maksimal 15 tahun dan minimal 5 tahun penjara,” tegas Tri.

Pelaku KA mengaku nekat melakukan hal itu akibat terpengaruh film porno. “Selain istri, anak saya juga saya mintai jatah. Saya sudah melakukannya hingga 15 kali dengan mengancam korban,” ungkapnya.

Menurut KA, aksi yang dilakukannya sejak 2021 ini berlangsung dua minggu sekali. Aksi yang dilakukannya tersebut dapat berulang kali karena anaknya dalam ancaman.

“Ancaman saya akan membunuhnya. Termasuk ibunya juga,” aku dia.

Sementara itu, ibu korban, IA, mengaku tidak ada gerak gerik suaminya yang mencurigakan hingga melakukan hal yang aneh-aneh.

“Suami saya itu melakukan kegiatannya sehari-hari, tanpa adanya gerak gerik yang mencurigakan. Saya tidak menyangka anaknya sendiri yang masih duduk di bangku SMP dibuatnya seperti ini,” kata IA. (ANA)

Berita Terkait

Operasi Pekat Musi 30 Pelaku Diduga Lakukan Aksi Premanisme Diamankan
Diduga Ada Permasalahan Keluarga, SG Akhiri Hidupnya 
Ibu Bhayangkari Merugi Hampir Setengah Milyar, Korban Membuat Laporan Polisi
Tak Butuh Waktu Lama, Pelaku Pencurian Alkan Dibekuk Polisi
Motor Baru Dibelinya Cast Raib Dicuri, Pelaku Terekam CCTV 
Atas Laporan Warga HI Diamankan, Diduga Bakar Lahan di Kawasan Kalidoni
DPO Begal Sadis di kota Palembang Ditangkap Unit Ranmor
Tiga Pelaku Begal Beraksi, Gasak Motor Dikawasan Jembatan Musi 6

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Operasi Pekat Musi 30 Pelaku Diduga Lakukan Aksi Premanisme Diamankan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:14 WIB

Diduga Ada Permasalahan Keluarga, SG Akhiri Hidupnya 

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:30 WIB

Ibu Bhayangkari Merugi Hampir Setengah Milyar, Korban Membuat Laporan Polisi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Tak Butuh Waktu Lama, Pelaku Pencurian Alkan Dibekuk Polisi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:45 WIB

Motor Baru Dibelinya Cast Raib Dicuri, Pelaku Terekam CCTV 

Berita Terbaru