Coretax dan Amanda Jadi Instrumen Penguatan Karier Dosen

- Redaksi

Jumat, 13 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID
Di tengah tuntutan digitalisasi yang semakin kuat di dunia pendidikan tinggi, penguatan kapasitas dosen tidak lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan. Menyadari hal itu, Universitas Muhammadiyah Palembang bersama Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah II menggelar bimbingan teknis guna memperkuat kinerja sekaligus mendorong percepatan karier dosen melalui pemanfaatan teknologi administrasi akademik.

Kegiatan bertajuk “Peningkatan Kinerja dan Karier Dosen melalui Bimbingan Teknis Aplikasi Coretax dan Amanda Tahun 2026” tersebut digelar di Aula Gedung KH. Faqih Usman Universitas Muhammadiyah Palembang, Jumat (13/3/2026). Bimbingan teknis ini diikuti para dosen Pegawai Negeri Sipil yang Dipekerjakan (PNSD) di lingkungan LLDikti Wilayah II.

Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis memperkuat kompetensi dosen dalam menghadapi perubahan sistem administrasi perguruan tinggi yang kini semakin terintegrasi dengan teknologi digital. Pemanfaatan aplikasi Coretax dan Amanda dinilai penting untuk mendukung tata kelola administrasi, pelaporan kinerja, hingga pengembangan karier dosen secara lebih transparan dan efisien.

Pimpinan Universitas Muhammadiyah Palembang, Prof. Dr. Sri Rahayu, S.E., M.M., mengatakan mengapresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada kampus tersebut sebagai tuan rumah kegiatan peningkatan kapasitas dosen di lingkungan LLDikti Wilayah II.

Baca Juga : Kuasa Hukum Dosen UMP Apresiasi Sikap Kampus, Tegaskan Hormati Proses Hukum

Ia menegaskan bahwa penguatan kompetensi dosen menjadi salah satu kunci dalam meningkatkan mutu perguruan tinggi. Menurutnya, dosen saat ini tidak hanya dituntut unggul dalam pengajaran, tetapi juga harus mampu mengikuti perkembangan sistem administrasi dan teknologi yang terus berubah.

“Perguruan tinggi membutuhkan dosen yang profesional dan adaptif. Kegiatan seperti ini menjadi ruang penting bagi dosen untuk meningkatkan kapasitas sekaligus memperkuat kualitas tata kelola akademik,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala LLDikti Wilayah II, Prof. Dr. Iskhaq Iskandar, M.Sc., menekankan bahwa profesi dosen pada hakikatnya adalah pembelajar sepanjang hayat. Di tengah perubahan teknologi yang berlangsung cepat, dosen harus terus memperbarui pengetahuan dan membuka diri terhadap inovasi baru.

Menurutnya, kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi akan sangat menentukan kualitas kinerja dosen, baik dalam bidang pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat.

“Dosen harus selalu menjadi pembelajar. Kita tidak boleh berhenti mempelajari hal-hal baru, karena perubahan di dunia pendidikan berlangsung sangat cepat,” katanya.

Baca Juga : GMPP Minta LLDIKTI Usut Kontroversi Pemberian Ijazah Salah Satu Mahasiswa di UKB

Ia juga menambahkan bahwa pemanfaatan teknologi digital dapat menjadi instrumen penting dalam meningkatkan efektivitas kerja dosen. Mulai dari perencanaan perkuliahan, pengembangan metode pembelajaran di kelas, hingga pengelolaan administrasi akademik, semuanya kini dapat didukung melalui sistem digital yang terintegrasi.

“Melalui bimbingan teknis ini, para peserta diharapkan mampu memahami secara lebih komprehensif penggunaan aplikasi Coretax dan Amanda, sehingga dapat mengoptimalkan pemanfaatannya untuk mendukung kinerja akademik sekaligus memperkuat pengelolaan administrasi perguruan tinggi yang lebih modern, akuntabel, dan efisien,” pungkasnya.

Penulis : Hasan Basri

Editor : Hasan Basri

Berita Terkait

Muka Air Rawa Menurun, Sumsel Genjot Produksi Padi Targetkan 4 Juta Ton GKG pada 2026
Hakim Tegaskan Saksi yang Pernah Ikuti Sidang Harus Diberitahukan, Tergugat Keberatan atas Kesaksian Dwi Handayani
Ciptakan Kepedulian, Hadirkan Harapan, Astra Motor Sumsel Gelar Donor Darah HUT ke-56
Kejari Palembang Periksa 51 Saksi, Penyidikan Kasus Dugaan Korupsi Proyek Lampu Jalan Terus Didalami
Sidang Perdana, Eks Kepala KCP Pos Air Sugihan Didakwa Korupsi Layanan BTN e-Batara Pos Rp4,67 Miliar
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel bersama Pemda Pastikan Penyaluran BBM Subsidi Sesuai Aturan
PH Tegaskan Mahasiswa UIN Jambi Terdakwa Kasus Vape Etomidate Tidak Bersalah
Saksi Ungkap Dua Kali Aksi Lempar Bom Molotov ke Kantor BCA Palembang, Terdakwa Diduga Kesal Soal Saldo Rp2 Juta

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:50 WIB

Muka Air Rawa Menurun, Sumsel Genjot Produksi Padi Targetkan 4 Juta Ton GKG pada 2026

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:48 WIB

Hakim Tegaskan Saksi yang Pernah Ikuti Sidang Harus Diberitahukan, Tergugat Keberatan atas Kesaksian Dwi Handayani

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:43 WIB

Ciptakan Kepedulian, Hadirkan Harapan, Astra Motor Sumsel Gelar Donor Darah HUT ke-56

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:36 WIB

Kejari Palembang Periksa 51 Saksi, Penyidikan Kasus Dugaan Korupsi Proyek Lampu Jalan Terus Didalami

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:33 WIB

Sidang Perdana, Eks Kepala KCP Pos Air Sugihan Didakwa Korupsi Layanan BTN e-Batara Pos Rp4,67 Miliar

Berita Terbaru