Briptu Faras Meninggal Dunia Akibat Luka Tusuk di Perut

- Redaksi

Rabu, 22 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Lahat, AKBP God Parlasro Sinaga, saat ditemui di TPU Kebun Bunga Palembang, Rabu (22/1/2025) malam. (Photo: Suci)

Kapolres Lahat, AKBP God Parlasro Sinaga, saat ditemui di TPU Kebun Bunga Palembang, Rabu (22/1/2025) malam. (Photo: Suci)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Pengungkapan kasus peredaran narkoba di Tanjung Sakti Kabupaten Lahat, berakhir pilu. Satu orang anggota Satresnrkoba Polres Lahat, Briptu Faras Nahba Athalla, meninggal dunia saat melakukan penangkapan terhadap bandar nakroba di Tanjung Sakti.

“Korban mninggal akibat luka sabetan pisau di bagian perut,” ungkap Kapolres Lahat, AKBP God Parlasro Sinaga, saat ditemui di TPU Kebun Bunga Palembang, Rabu (22/1/2025) malam.

Kata Parlasro, anggota yang terdiri dari 9 orang personel saat melakukan penggerebekan sudah sesuai dengan SOP. “Anggota saat melakukan penggerebekan sudah sesuai SOP,” kata Parlasro.

Namun nahas, pada saat melakukan penangkapan, tersangka melakukan perlawanan dengan mengayunkan satu bilah pisau yang melukai anggota.

“Akibat tindakan itu tiga orang anggota kami mengalami luka, dan dua orang masih dirawat di rumah sakit. Alhamdulillah sudah selesai tindakan operasi, dan satu orang (Faras) gugur,” ungkap Parlasro.

Kata Parlasro, bahwa saat ini kedua tersangka terduga bandar narkoba sudah diamankan. “Selain kedua tersangka, kami juga berhasil mengamankan barang bukti narkoba jenis ganja,” jelas Parlasro.

Lebih lanjut Parlasro mengatakan, bahwa pihaknya akan mengusut tuntas kasus tersebut.

“Kami akan mengembangkan dan mengusut tuntas kasus ini, mohon doanya agar upaya penegakan hukum pemberantas narkoba di NKRI ini khususnya di Kabupaten Lahat dapat berjalan dengan lancar,” tutur Parlasro. (ANA)

Berita Terkait

Salah Transfer Rp93 Juta, Uang Tak Dikembalikan, Kurir COD Dipolisikan
Beli Emas Diduga Palsu, Karyawan BUMN Tempuh Jalur Hukum usai Dilaporkan Balik
Motor Raib di Parkiran RSUD Bari Palembang, Keluarga Pasien Jadi Korban Curanmor
Diduga Dibacok Tetangga Usai Cekcok, IRT di Palembang Alami Luka Robek di Kepala
Digerebek Usai Laporan Warga, Polisi Bongkar Sarang Narkoba di Empat Lawang, 7 Orang dan Senpi Rakitan Diamankan
Diserang Pria Bersenjata Tajam Saat Jemput Teman, Pemuda di Palembang Alami Luka Robek di Kepala
Diduga Jadi Korban Perundungan di Sekolah, Bocah 6 Tahun Alami Iritasi Mata, Orang Tua Tempuh Jalur Hukum
Kuasa Hukum Sucipto Wijaya Gugat SP3 Polda Sumsel, Nilai Penghentian Penyidikan Janggal

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:41 WIB

Salah Transfer Rp93 Juta, Uang Tak Dikembalikan, Kurir COD Dipolisikan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:22 WIB

Beli Emas Diduga Palsu, Karyawan BUMN Tempuh Jalur Hukum usai Dilaporkan Balik

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:05 WIB

Motor Raib di Parkiran RSUD Bari Palembang, Keluarga Pasien Jadi Korban Curanmor

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Diduga Dibacok Tetangga Usai Cekcok, IRT di Palembang Alami Luka Robek di Kepala

Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:21 WIB

Digerebek Usai Laporan Warga, Polisi Bongkar Sarang Narkoba di Empat Lawang, 7 Orang dan Senpi Rakitan Diamankan

Berita Terbaru

Sumsel

Penerapan Nilai Pancasila Dalam Kehidupan Sehari-Hari

Minggu, 9 Agu 2026 - 10:16 WIB

Sumsel

Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari Saya

Minggu, 9 Agu 2026 - 10:10 WIB

Sumsel

Pancasila dalam Langkah-Langkah Kecil Kehidupan

Sabtu, 8 Agu 2026 - 23:36 WIB