Nama: Heryka Laura
NIM : PO7124126051
Prodi : D3 Kebidanan
Merangkai Diksi, Menerapkan Pancasila
Saya Heryka Laura. Saya memiliki hobi menulis, baik puisi maupun cerita. Saya sangat menyukai diksi, senja, dan langit. Di waktu senggang, biasanya saya menulis, baik berupa kata-kata sederhana maupun cerita dan puisi. Selain menulis, saya juga berusaha menerapkan kelima sila Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam menerapkan sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, saya berusaha menjalankan ibadah sesuai dengan keyakinan yang saya anut serta menghargai teman yang berbeda agama. Kami tetap bermain dan belajar bersama tanpa mempermasalahkan perbedaan keyakinan. Saya tidak memaksakan keyakinan kepada orang lain dan selalu menjaga toleransi. Selain itu, saya rutin melakukan sedekah subuh dengan berbagi makanan kepada kucing saya sebagai bentuk rasa syukur dan kepedulian terhadap makhluk hidup.
Sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, saya terapkan dengan menghargai dan membantu orang lain tanpa membeda-bedakan. Saya sering membantu mama mengantarkan makanan untuk diberikan kepada anak-anak di panti asuhan. Dalam diskusi kelompok, saya juga berusaha menghargai setiap pendapat dan masukan dari anggota kelompok, meskipun berbeda dengan pendapat saya.
Sila ketiga, Persatuan Indonesia, saya terapkan dengan menjaga hubungan baik dengan teman meskipun kami memiliki perbedaan adat dan budaya. Kami tetap bekerja sama dalam kegiatan kelompok dan melakukan gotong royong. Menurut saya, perbedaan bukan alasan untuk saling menjauh, melainkan kesempatan untuk belajar mengenal dan menghargai satu sama lain. Hal ini sesuai dengan semboyan bangsa Indonesia, “Bhinneka Tunggal Ika.”
Sila keempat, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, saya terapkan melalui diskusi dan musyawarah. Contohnya, ketika berdiskusi dengan teman mengenai persiapan dan perlengkapan untuk lomba 17 Agustus dan kegiatan mading, saya berusaha mendengarkan pendapat teman serta menerima hasil keputusan bersama, meskipun tidak selalu sesuai dengan keinginan saya.
Sila kelima, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, saya terapkan dengan bersikap adil dan tidak memilih-milih dalam berteman. Sebagai bendahara kelas, saya berusaha mengelola uang kas dengan jujur, mencatat pemasukan dan pengeluaran dengan baik, serta menggunakan uang kas untuk kepentingan bersama.
Bagi saya, Pancasila bukan hanya lima sila yang dihafalkan, tetapi juga nilai-nilai yang perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui hal-hal sederhana, seperti menghargai perbedaan, membantu sesama, bermusyawarah, menjaga persatuan, dan bersikap adil, saya belajar untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Dengan terus menerapkan nilai-nilai Pancasila, saya berharap dapat menjadi generasi muda yang tidak hanya memiliki cita-cita, tetapi juga memiliki karakter dan sikap yang sesuai dengan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia.







