Nama: Aqilla Keysha Shashanda
NIM : PO7124126057
Prodi : D3 Kebidanan
Pancasila sebagai Pedoman dalam Kehidupan Sehari-hari
Pancasila adalah dasar negara Indonesia yang memiliki nilai-nilai penting untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Menurut saya, Pancasila tidak hanya digunakan sebagai materi dalam pembelajaran, tetapi juga menjadi pedoman dalam menentukan sikap dan cara kita berhubungan dengan orang lain. Dari kebiasaan kecil yang kita lakukan setiap hari, sebenarnya kita sudah dapat menunjukkan penerapan nilai-nilai Pancasila.
Sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, mengajarkan kita untuk selalu percaya dan taat kepada Tuhan. Penerapannya dapat dilakukan dengan menjalankan ibadah, bersyukur, berdoa, dan menghormati orang lain yang memiliki keyakinan berbeda. Saya juga harus belajar untuk tidak mengganggu orang lain ketika mereka sedang menjalankan ibadah. Dengan begitu, kehidupan antarumat beragama dapat berjalan dengan baik dan harmonis.
Sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, mengajarkan kita untuk menghargai sesama. Dalam kehidupan sehari-hari, saya dapat menerapkannya dengan bersikap sopan, tidak merendahkan orang lain, dan membantu ketika ada teman yang membutuhkan. Saya juga harus mampu menghargai perbedaan yang dimiliki setiap orang karena setiap manusia mempunyai hak untuk dihargai dan diperlakukan dengan baik.
Sila ketiga, Persatuan Indonesia, menurut saya sangat penting karena Indonesia memiliki banyak perbedaan. Perbedaan suku, budaya, bahasa, dan agama seharusnya tidak menjadi penyebab terjadinya perpecahan. Saya dapat menerapkannya dengan menjaga hubungan baik dengan teman, bekerja sama dalam kelompok, tidak membuat masalah karena perbedaan, serta ikut menjaga lingkungan agar tetap rukun dan harmonis.
Sila keempat, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, dapat diterapkan ketika kita mengambil keputusan bersama. Misalnya, saat menentukan pembagian tugas dalam kelompok, setiap anggota dapat memberikan pendapatnya. Saya harus belajar mendengarkan pendapat teman dan tidak merasa bahwa pendapat saya selalu paling benar. Jika keputusan sudah disepakati bersama, saya juga harus menghargainya dan melaksanakannya dengan penuh tanggung jawab.
Sila kelima, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, mengajarkan kita untuk bersikap adil kepada orang lain. Contohnya adalah tidak membeda-bedakan teman, membagi tugas secara seimbang, menghargai hak orang lain, dan melaksanakan kewajiban dengan baik. Menurut saya, keadilan dapat dimulai dari lingkungan kecil, seperti keluarga, kampus, dan pertemanan.
Kesimpulannya, Pancasila memiliki hubungan yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Setiap sila memiliki nilai yang dapat diterapkan melalui perilaku sederhana. Sebagai mahasiswa, saya dapat mulai menerapkannya dari diri sendiri, seperti menghormati orang lain, menjaga persatuan, menghargai pendapat, membantu sesama, dan bersikap adil. Dengan membiasakan hal-hal tersebut, saya ikut berperan dalam menciptakan kehidupan yang lebih rukun, harmonis, dan sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.












