Asap Karhutla dari OKI dan Muba Selimuti Palembang hingga Jambi, Pusat Beri Bantuan Tambahan

- Redaksi

Rabu, 26 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Tim satgas karhutla saat berjibaku memadamkan api di wilayah Gandus, Palembang. Foto: Mangga Agni

Caption: Tim satgas karhutla saat berjibaku memadamkan api di wilayah Gandus, Palembang. Foto: Mangga Agni

PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID — Kabut asap dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai mengepung pemukiman di Kota Palembang hingga Provinsi Jambi.

 

Berdasarkan arah pergerakan angin, asap yang melanda Kota Palembang didominasi oleh titik kebakaran di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), khususnya kawasan Cengal, Pangkalan Lampam, dan Tulung Selapan.

 

Kepala Pelaksana BPBD Sumatera Selatan, Iqbal Alisyahbana, mengonfirmasi bahwa posisi geografis Palembang yang berada di dataran rendah membuat paparan asap dari OKI dengan mudah masuk dan mengendap di kawasan perkotaan.

 

Sementara itu, tutupan asap yang bergerak mengarah ke Jambi mayoritas berasal dari kebakaran di Musi Banyuasin (Muba) dan sebagian Banyuasin.

 

“Kalau berdasarkan arah angin, asap kita ini banyak dari OKI. Dari Cengal, Pangkalan Lampam, Selapan. Asap akibat kebakaran di sana terbawa angin ke Palembang,” ungkap Iqbal Alisyahbana.

 

Menanggapi eskalasi kebakaran yang meningkat lebih cepat dari perkiraan, pemerintah pusat menambah dukungan armada udara dan alat berat guna mempercepat pemadaman serta penguatan mitigasi di titik rawan.

 

Dukungan sarpras tambahan yang disiapkan meliputi:

Armada Udara: Tambahan 1 unit helikopter pemadam yang dijadwalkan tiba di Sumsel pada 28 Agustus 2026.

Alat Berat & Kanalisasi: 20 unit ekskavator untuk pembuatan sekat kanal serta pembuat embung air.

Peralatan Pemadaman: 500 unit pompa air, sumur bor, serta armada kendaraan operasional.

 

BPBD Sumsel telah berkoordinasi dengan TNI untuk mendistribusikan alat berat ekskavator ke wilayah bersiaga tinggi segera setelah bantuan mendarat.

 

“Bantuan peralatan dari pemerintah pusat dari awal sudah ada. Cuma jumlahnya memang tidak sesuai dengan eskalasi. Karena eskalasi meningkat, makanya ada percepatan untuk penanganan ini. Ekskavator ini ketika datang akan langsung didistribusikan ke daerah-daerah yang memiliki potensi rawan. Secepatnya,” ujar Iqbal, Rabu (26/8/2026).

 

Iqbal menerangkan bahwa penanganan karhutla di Sumsel sebenarnya terus membaik jika dibandingkan dengan rekam jejak historis sejak 2015.

 

Namun, dinamika iklim tahun ini menghadirkan tantangan berat akibat fenomena kekeringan yang bergeser lebih cepat dari biasanya.

 

Jika pada tahun-tahun sebelumnya kenaikan suhu ekstrem baru melanda mendekati September, pada tahun ini lonjakan suhu dan kekeringan lahan sudah terasa sejak Juli.

 

“Kalau kita lihat dari tren histori dari 2015, penanganan ini sudah semakin bagus. Cuma memang El Nino kita ini yang biasanya siklus empat tahun, ini lebih cepat,” tandasnya.

Penulis : Tia

Editor : Jaks

Berita Terkait

Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak Berlangsung 2021–2026, Pria 24 Tahun Diamankan Polda Sumsel
Sidang Kasus iPhone Ilegal Kembali Tertunda, Terdakwa Absen dan JPU Belum Siap
Viral Pengendara Tak Pakai Helm, Mau Ditilang Malah Pura-Pura Menangis
Stylo Sound Ride, Satukan Gaya dan Musik Komunitas Honda
Diduga Jadi Korban KDRT Berulang, IRT di Palembang Lapor Polisi
Dua Kali Digerebek, Pelaku Pengeroyokan Satpam Akhirnya Menyerahkan Diri
Gelar Aksi di Ampera, EcoVoice Desak Evaluasi Tata Kelola SDA dan Penindakan Perusahaan Terindikasi Karhutla
Polisi Gerebek Dua Lokasi Diduga Markas Kampung Narkoba di SU I Palembang

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak Berlangsung 2021–2026, Pria 24 Tahun Diamankan Polda Sumsel

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:53 WIB

Viral Pengendara Tak Pakai Helm, Mau Ditilang Malah Pura-Pura Menangis

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Stylo Sound Ride, Satukan Gaya dan Musik Komunitas Honda

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Diduga Jadi Korban KDRT Berulang, IRT di Palembang Lapor Polisi

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:19 WIB

Dua Kali Digerebek, Pelaku Pengeroyokan Satpam Akhirnya Menyerahkan Diri

Berita Terbaru

Foto saat gubernur Sumsel H. Hermanderu menghadiri acara Perayaan HUT OKI ke-81 di rapat paripurna DPRD OKI

Ogan Komering Ilir

HUT ke-81 OKI Digelar Sederhana, Pemerintah Fokus Tangani Karhutla

Senin, 12 Okt 2026 - 20:48 WIB