Bocah SD Tewas Tenggelam di Rawa-Rawa Dikenal Pendiam

- Redaksi

Rabu, 22 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban semasa hidup. (Photo: Istimewa)

Korban semasa hidup. (Photo: Istimewa)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Seorang bocah 11 tahun inisial GS, tewas tenggelam saat bermain di rawa-rawa di kawasan Jalan Perjuangan Sukawinatan, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami Palembang.

Peristiwa yang merenggut nyawa pelajar kelas enam sekolah dasar (SD) itu, terjadi pada Minggu siang (19/2/2023) sekitar pukul 12.00 WIB.

Salah satu saksi mata, Teguh (35) menjelaskan, saat kejadian dia melihat warga sekitar telah ramai memadati pinggiran kolam. Kemudian dia langsung menceburkan diri untuk mencari korban.

“Pas kejadian itu, melihat orang rami-rami. Saya dekati dan bertanya. Kata mereka ada yang tercebur. Jadi, saya langsung menceburkan diri untuk mencari korban,” kata Teguh, ditemui di sekitar lokasi, Selasa malam (21/3/2023).

Teguh mengatakan, korban GS berhasil ditemukan dan langsung dibawa ke Rumah Sakit (RS) Siti Fatimah Palembang.

“Jadi, waktu mencari itu saya terpegang tangannya dan langsung saya tarik ke atas. Periksa deyut nadi, masih ada. Kami pun langsung membawanya ke rumah sakit. Dia bukan anak sini,” tuturnya.

Sementara itu, ayah korban Kurniadi mengatakan, dirinya tidak mengetahui secara pasti kronologis kejadian yang menimpa anaknya. Ketika itu dia mendapatkan kabar bahwa anaknya di rumah sakit.

“Dapat kabar sudah di rumah sakit, kami langsung kesana dan ternyata sudah meninggal dunia. Dia sempat pamitan mau main sama teman. Tidak habis pikir dia bia main sejauh itu,” katanya.

Saat ditemui di rumah duka di Jalan Jogja II, Gang Brebes, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami, Palembang, Kurniadi mengatakan keseharian anaknya hanya bermain di sekitar tempat tinggal.

“Anaknya pendiam, tidak banyak ulah. Selama ini hanya main di sekitar tempat tingga saja, tidak menyangka bermain sejauh ini,” jelasnya. (ANA)

Berita Terkait

4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 
Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung
Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian
Diduga Depresi, IRT di Sukarami Ditemukan Tewas Tergantung di Samping Rumah
Truk Bermuatan Pasir Terbalik di Jembatan Musi II Palembang, Sempat Bikin Macet
Tiba di RS Bhayangkara, Korban Selamat Bus ALS Segera Jalani Perawatan Intensif
Diduga Terjadi Korsleting Listrik Lapak Di Pasar 16 Ilir Hangus Terbakar 
Keluarga Korban Bus ALS Asal Lampung Syok, Keberangkatan Sempat Tertunda Sebelum Tragedi di Muratara

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:17 WIB

4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:48 WIB

Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:54 WIB

Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:29 WIB

Diduga Depresi, IRT di Sukarami Ditemukan Tewas Tergantung di Samping Rumah

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:50 WIB

Truk Bermuatan Pasir Terbalik di Jembatan Musi II Palembang, Sempat Bikin Macet

Berita Terbaru