Berita Mengenai akan Digelar Razia STNK Dipastikan Hoax

- Redaksi

Kamis, 20 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Kembali beredar dari grup WhatsApp pesan berantai, berisikan informasi yang akan menggelar razia Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) untuk yang telat membayar pajak. Sebelumnya, di awal Januari 2022, pesan berantai ini juga sudah pernah beredar luas di berbagai grup WhatsApp. Pesan berantai tersebut dipastikan hoax (tidak benar).

Dalam pesan tersebut disampaikan razia ini akan digelar oleh tim gabungan Pemda, Dishub serta Polri yang akan dimulai pada esok harinya.

Saat dikonfirmasi terkait hal ini, Kasat Lantas Polrestabes Palembang Kompol Irwan Andeta menegaskan pesan berantai itu adalah hoax.

“Itu hoax,” tegasnya saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp, Kamis (20/1/2022).

Pesan berantai tersebut berbunyi :

*Razia STNK* Dimulai Besok, Nih Jadwalnya:
Pemda, Dishub kerja sama dengan Polri menggelar *razia pajak STNK mobil & motor*.

Untuk kendaraan yang telat bayar pajak.

Berdasarkan data, ada ratusan ribu motor dan mobil yang belum membayar pajak dan masih menggunakan pelat lama.

Bagi kendaraan yang telat bayar pajak 3 tahun atau lebih akan langsung dikandangin.

Dan bayar derek serta bayar parkir SEHARI Rp 400 ribu.

Berikut jadwal jam dan tempat razianya. Info dari grup WA kiriman dari Bhayangkara polri.

1. pagi jam 10:00-12:00
2. siang dari jam 15:00-17:00
3. malam dari jam 22:00-24:00 dilanjutkan kembali dari Jam 03:00-05:00 wib.

Razia zebra gabungan dengan polres se-indonesia.
Lengkapi surat2 kendaraan anda. Mhn ditertibkan atribut2 TNI/Polri yg terpasang di kendaraan anda
*nyaman berkendara untuk keselamatan kita bersama*

Atas kabar menyesatkan yang sudah beredar ini, Kompol Irwan Andeta mengimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih berhati-hati saat menerima informasi.

Dia meminta masyarakat untuk mengkroscek terlebih dahulu setiap informasi apalagi pesan berantai yang beredar.

“Cek dulu kebenaran infonya, jangan langsung percaya apalagi sampai ikut informasi yang belum tentu itu benar.  Masyarakat juga diimbau untuk bijak dalam bersosial media,” ujarnya. (Etr)

Berita Terkait

Saksi Ungkap 8 Kali Antar Uang ke Rumah Dinas Bupati Muara Enim, Nominal hingga Rp1 Miliar
Operasi Sikat I Musi 2026 Dimulai, Polda Sumsel Perkuat Penindakan Kejahatan Jalanan di Seluruh Wilayah
Tak Terima Kantornya Disatroni Maling, Eprilita Lapor Polisi
Uang Nasabah Rp1,5 Miliar Dipakai, Eks Kepala KCP Pos Akui Coba Gandakan ke Jogja hingga Cilacap
KPK Bongkar Jejak Uang Kasus Chromebook: Rekening Teman Abi, Rumah hingga Dugaan Aliran ke Pejabat Disdikbud
Sidang Chromebook Muara Enim: Sukirno Akui Serahkan Dua Kartu ATM kepada Abi
Diduga Bobol Rumah Warga, ZH Diciduk Unit Pidum Polrestabes Palembang
Direktur Perusahaan Dilaporkan ke Polisi, Diduga Gelapkan Uang Rp80 Juta
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 16:59 WIB

Saksi Ungkap 8 Kali Antar Uang ke Rumah Dinas Bupati Muara Enim, Nominal hingga Rp1 Miliar

Rabu, 23 September 2026 - 15:47 WIB

Operasi Sikat I Musi 2026 Dimulai, Polda Sumsel Perkuat Penindakan Kejahatan Jalanan di Seluruh Wilayah

Rabu, 23 September 2026 - 15:45 WIB

Tak Terima Kantornya Disatroni Maling, Eprilita Lapor Polisi

Rabu, 23 September 2026 - 15:42 WIB

Uang Nasabah Rp1,5 Miliar Dipakai, Eks Kepala KCP Pos Akui Coba Gandakan ke Jogja hingga Cilacap

Rabu, 23 September 2026 - 13:49 WIB

KPK Bongkar Jejak Uang Kasus Chromebook: Rekening Teman Abi, Rumah hingga Dugaan Aliran ke Pejabat Disdikbud

Berita Terbaru