Bea Cukai Sumbagtim Tutup 2025 dengan 759 Penindakan, Selamatkan Negara Rp8 Miliar

- Redaksi

Jumat, 19 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bea Cukai Sumbagtim memusnahkan barang ilegal senilai Rp45,82 miliar hasil 759 penindakan sepanjang 2025 sebagai wujud perlindungan negara dan masyarakat, Jum'at (19/12/2025). (Photo: Hermansyah)

Bea Cukai Sumbagtim memusnahkan barang ilegal senilai Rp45,82 miliar hasil 759 penindakan sepanjang 2025 sebagai wujud perlindungan negara dan masyarakat, Jum'at (19/12/2025). (Photo: Hermansyah)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Kantor Wilayah Bea Cukai Sumatera Bagian Timur (Bea Cukai Sumbagtim) menutup tahun 2025 dengan catatan kinerja pengawasan yang signifikan. Sepanjang tahun, aparat Bea Cukai berhasil melakukan 759 kali penindakan, menyelamatkan potensi kerugian negara sebesar Rp8,06 miliar dari peredaran barang ilegal lintas batas.

Capaian tersebut ditegaskan melalui pemusnahan Barang Menjadi Milik Negara (BMMN) hasil penindakan yang digelar serentak di seluruh wilayah kerja Bea Cukai Sumbagtim. Pemusnahan dilakukan bertahap, dimulai di Bea Cukai Tanjungpandan pada 9 Desember, disusul Bea Cukai Jambi dan Pangkalpinang pada 18 Desember, serta puncaknya di Bea Cukai Palembang, Jumat (19/12/2025).

Kepala Kanwil Bea Cukai Sumbagtim, Agus Yulianto, menegaskan bahwa pemusnahan ini merupakan bentuk nyata akuntabilitas dan komitmen negara dalam menjaga perbatasan serta melindungi masyarakat dari barang ilegal.

“Total nilai barang yang dimusnahkan mencapai Rp45,82 miliar, dengan potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan sebesar Rp8,06 miliar. Ini adalah komitmen kami sebagai community protector,” tegas Agus.

Dari keseluruhan barang yang dimusnahkan, pelanggaran di bidang cukai masih mendominasi, dengan rincian 10.567.628 batang rokok ilegal serta 299,45 liter minuman mengandung etil alkohol (MMEA).

Menurut Agus, penindakan masif terhadap rokok dan MMEA ilegal menunjukkan konsistensi Bea Cukai dalam menekan peredaran barang kena cukai ilegal yang merugikan negara sekaligus membahayakan masyarakat.

“Penindakan ini bukan hanya soal penerimaan negara, tetapi juga perlindungan konsumen dan keberlangsungan industri yang patuh hukum,” ujarnya.

Selain sektor cukai, Bea Cukai Sumbagtim juga menindak tegas pelanggaran kepabeanan, terutama barang impor ilegal yang melanggar ketentuan larangan dan/atau pembatasan (lartas).

Di wilayah Bea Cukai Jambi, pemusnahan mencakup barang berisiko tinggi terhadap keamanan publik, antara lain satu pucuk senjata api Glock 19 lengkap dengan amunisi, yang peredarannya dilarang sesuai Peraturan Kapolri Nomor 5 Tahun 2018.

Tak hanya itu, turut dimusnahkan barang bekas ilegal (balepress) yang dilarang impor berdasarkan Permendag Nomor 40 Tahun 2022, karena dinilai berisiko membawa penyakit, jamur, serta mengganggu stabilitas perekonomian nasional.

Agus menegaskan, seluruh proses pemusnahan merupakan bagian dari kewajiban hukum Bea Cukai sebagai pelaksana border control di bawah Kementerian Keuangan.

“Setiap penindakan dan pemusnahan adalah implementasi langsung dari undang-undang. Kami berkomitmen menjaga integritas dan profesionalitas dalam melindungi keamanan, kesehatan, serta industri dalam negeri,” tegasnya.

Keberhasilan ini, lanjut Agus, merupakan hasil sinergi lintas sektor antara Bea Cukai, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, pelaku usaha, dan masyarakat. Sejalan dengan arahan Presiden dan Menteri Keuangan, Bea Cukai Sumbagtim berkomitmen melanjutkan transformasi menuju institusi yang modern, transparan, dan berkeadilan.

“Dengan mengedepankan sinergi dan integritas, kami siap mendukung Asta Cita demi Indonesia yang maju, berdaulat, dan sejahtera,” jelas Agus. (ANA)

Berita Terkait

Empat Terdakwa Korupsi Perkimtan Palembang Dituntut 1,5 hingga 2 Tahun Penjara
Polres Empat Lawang Gelar Sholat Istisqo, Doa Bersama dan Salurkan Bansos
Beli HP di Facebook Marketplace, Warga Talang Kelapa Tertipu Rp2,2 Juta
Gugat-Menggugat Rumah di Sinta Regensi, Tergugat II Beberkan Transaksi Tunai hingga SHM
Terekam CCTV Hendak Curi Motor di Parkiran Hotel, IA Nyaris Diamuk Warga
Polisi Dalami Karhutla 350 Hektare di Bukit Senubut Lahat
Tujuh Tersangka Karhutla Nonkorporasi Diproses di Sumsel, Satu Perkara Segera Disidangk
Kejari Palembang Periksa Admin PT Amanda Tiga Mandiri dan Anggota DPRD Terkait Dugaan Korupsi Lampu Jalan

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:28 WIB

Empat Terdakwa Korupsi Perkimtan Palembang Dituntut 1,5 hingga 2 Tahun Penjara

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:43 WIB

Polres Empat Lawang Gelar Sholat Istisqo, Doa Bersama dan Salurkan Bansos

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:39 WIB

Beli HP di Facebook Marketplace, Warga Talang Kelapa Tertipu Rp2,2 Juta

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:59 WIB

Gugat-Menggugat Rumah di Sinta Regensi, Tergugat II Beberkan Transaksi Tunai hingga SHM

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Terekam CCTV Hendak Curi Motor di Parkiran Hotel, IA Nyaris Diamuk Warga

Berita Terbaru

Sumsel

Menerapkan Pancasila Melalui Hal-Hal Kecil

Kamis, 27 Agu 2026 - 23:59 WIB

Sumsel

Pancasila : Nilai yang Hidup dalam Diriku

Kamis, 27 Agu 2026 - 23:58 WIB

Sumsel

Penerapan Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

Kamis, 27 Agu 2026 - 23:19 WIB

Sumsel

Pancasila, Bagian dari Hidup

Kamis, 27 Agu 2026 - 23:15 WIB

Sumsel

Pancasila di Setiap Langkah Kecil Saya

Kamis, 27 Agu 2026 - 23:10 WIB