Basarnas Lakukan Pencarian Dua Bocah yang Tenggelam di Sungai Ogan

- Redaksi

Selasa, 2 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR Gabungan melakukan pencarian terhadap dua bocah yang tenggelam di Sungai Ogan. (Photo: Istimewa)

Tim SAR Gabungan melakukan pencarian terhadap dua bocah yang tenggelam di Sungai Ogan. (Photo: Istimewa)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Warga Jalan H. Faqih Usman, Kecamatan Seberang Ulu I Kertapati Palembang, dihebohkan oleh kabar tenggelamnya dua orang anak di Sungai Ogan, pada Senin (1/9/2025), sekitar pukul 11.00 WIB.

Menurut informasi, kejadian berawal saat kedua korban Hari (6) dan Alfi (8), bersama temannya sekitar lima orang asik mandi dan berenang di pinggir Sungai Ogan.

Warga yang melihat kejadian tersebut langsung menegur dan meminta mereka untuk segera naik ke darat. Namun, tak berselang lama setelah warga pergi kedua korban dan teman-temannya kembali turun ke sungai untuk mandi dan berenang.

Saat sedang asik mandi dan berenang tiba-tiba kedua korban tubuhnya terseret arus sungai hingga membuat keduanya tenggelam, teman korban yang melihat kejadian tersebut kemudian melaporkan kepada warga dan pihak keluarga.

“Pencarian sudah kita lakukan sejak kemarin sore bersama Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas Kantor SAR Palembang, TNI AL, Polair Polda Sumsel, Damkar Palembang, PMI dan Masyarakat,” ujar Kepala Kantor SAR Palembang Raymond Konstantin, Selasa (2/9/2025).

“Kemarin sudah kita lakukan pencarian dengan cara penyisiran permukaan air dan penyelaman disekitar lokasi kejadian. Namun, korban belum berhasil kita temukan dan pencarian kita lanjutkan kembali pagi ini dengan membagi Tim SAR Gabungan menjadi dua SRU dan dua Sektor,” sambung Raymond.

SRU 1 melakukan pencarian pada sektor A dengan cara menyisir aliran sungai musi dengan menggunakan Kapal RIB sejauh 5 KM² ke timur laut.

Sedangkan SRU 2 melakukan penyisiran pada sektor B menggunakan perahu karet dan perahu masyarakat sejauh 1,5 km² ke arah barat daya, serta pembersihan tanaman eceng gondok yg kemungkinan korban tersangkut.

“Dan jika dimungkinkan akan kembali dilakukan penyelaman disekitar lokasi kejadian. Semoga dengan berbagai upaya ini korban dapat segera ditemukan,” tutur Raymond. (ANA)

Berita Terkait

4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 
Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung
Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian
Diduga Depresi, IRT di Sukarami Ditemukan Tewas Tergantung di Samping Rumah
Truk Bermuatan Pasir Terbalik di Jembatan Musi II Palembang, Sempat Bikin Macet
Tiba di RS Bhayangkara, Korban Selamat Bus ALS Segera Jalani Perawatan Intensif
Diduga Terjadi Korsleting Listrik Lapak Di Pasar 16 Ilir Hangus Terbakar 
Keluarga Korban Bus ALS Asal Lampung Syok, Keberangkatan Sempat Tertunda Sebelum Tragedi di Muratara

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:17 WIB

4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:48 WIB

Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:54 WIB

Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:29 WIB

Diduga Depresi, IRT di Sukarami Ditemukan Tewas Tergantung di Samping Rumah

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:50 WIB

Truk Bermuatan Pasir Terbalik di Jembatan Musi II Palembang, Sempat Bikin Macet

Berita Terbaru

101 Pekebun Sawit OKI yang mengikuti pelatihan implementasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) di Hotel Aryaduta Palembang, Selasa (9/6/2026). Foto: istimewa

Kota Palembang

BPDP dan ISKOL Latih 101 Pekebun Sawit OKI Terapkan Standar ISPO

Rabu, 10 Jun 2026 - 15:36 WIB