Bandara SMB II Kembali Berstatus Internasional

- Redaksi

Senin, 28 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

General Manager Bandara SMB II Palembang, R Iwan Winaya Mahdar, saat gelar konferensi pers. (Photo: Suci)

General Manager Bandara SMB II Palembang, R Iwan Winaya Mahdar, saat gelar konferensi pers. (Photo: Suci)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang kembali berstatus menjadi Bandara Internasional. Hal ini berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan RI Nomor KM 26 Tahun 2025.

Namun, bukan tanpa syarat. Status Bandara Internasional SMB II Palembang bisa dicabut lagi dan kembali jadi Bandara Domestik apabila dalam waktu 2 tahun tidak ada geliat penerbangan (flight) ke luar negeri (LN).

“Sesuai poin yang tercantum dalam KM Nomor 26 tahun 2025, kita diberi waktu 24 bulan. Kalau tidak ada sama sekali penerbangan internasional, maka reaktivasi bandara internasional akan dicabut dan kembali menjadi bandara domestik,” ungkap General Manager (GM)Bandara SMB II Palembang R Iwan Winaya Mahdar,  saat gelar konferensi pers, Minggu (27/4/2025) kemarin.

Itu artinya, kata Iwan, semua stakeholder di Sumsel harus bahu-membahu dan berkolaborasi untuk kembali menghidupkan penerbangan internasional dari dan ke Bandara SMB II Palembang.

“Saya yakin dan percaya, Pemprov Sumsel, Pemkot Palembang serta seluruh stakeholder kedepan pasti sudah merencanakan calender of event yang bisa memicu penerbangan internasional kembali menggeliat,” kata Iwan.

Untungnya, lanjut Iwan, dalam KM Nomor 26 tersebut tidak ada target khusus untuk jumlah penumpang dengan status kembali sebagai bandara internasional.

“Artinya evaluasi itu bukan melihat dari berapa banyaknya penumpang internasionalnya, tetapi ada tidaknya penumpang internasional di Bandara SMB II Palembang dalam 24 bulan ke depan,” ujar Iwan.

Lebih lanjut Iwan menyampaikan bahwa saat ini belum ada maskapai yang mendaftarkan rute internasional. Tetapi dia optimistis dan berharap ke depan segera ada maskapai yang akan mulai membuka rute internasional di Bandara SMB II.

“Ini hanya masalah waktu, statusnya juga kan baru beberapa hari ini. Ada administrasi yang harus kita urus,” jelas Iwan.

Adapun rute penerbangan internasional nantinya akan melayani  Palembang-Kuala Lumpur, Palembang-Singapore dan Palembang-Jeddah.

“Baru tiga rute itu yang akan melayani flight internasional, mudah-mudahan ke depan akan lebih banyak lagi,” beber Iwan.

Diketahui, sebelum dicabut menjadi Bandara Domestik, Bandara SMB II Palembang merupakan Bandara Internasional, dan sudah melayani rute penerbangan internasional reguler yakni Palembang-Kuala Lumpur, Palembang-Singapore dan Palembang-Jeddah.

“Tercatat pada 2019 sebelum pandemi Covid-19, sebanyak 256.358 orang yang melakukan penerbangan internasional di SMB II Palembang,” terang Iwan. (ANA)

Berita Terkait

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dukung Operasi Pasar Murah Pemprov Sumsel untuk Jaga Kestabilan Harga Pangan
Palembang Ikuti Pelatihan Teknis Pelaporan E-Monev Bappenas
Belajar Dua Shift Masih Berjalan, SMA Negeri 20 Palembang Ajukan Tambahan 9 Kelas ke Pusat
Lawan Arus Globalisasi, Palembang Masukkan Bahasa Daerah ke Kurikulum Sekolah
Pegadaian Kanwil III Palembang Hadirkan “Ramadan Bareng TRING! 2026” di PSCC
Pledoi: Reimar Yousnadi Minta Keadilan, PH Sebut Kasus Pasar Cinde Seharusnya Ranah Perdata
Mediasi Gugatan 24 Media Gagal, Kuasa Hukum Media Suara Republik Siap Hadapi Pembuktian di Persidangan
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Pastikan Ketersediaan BBM dan LPG pada Masa Ramadan dan Menjelang Idulfitri

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 15:44 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dukung Operasi Pasar Murah Pemprov Sumsel untuk Jaga Kestabilan Harga Pangan

Jumat, 6 Maret 2026 - 15:15 WIB

Palembang Ikuti Pelatihan Teknis Pelaporan E-Monev Bappenas

Jumat, 6 Maret 2026 - 15:07 WIB

Belajar Dua Shift Masih Berjalan, SMA Negeri 20 Palembang Ajukan Tambahan 9 Kelas ke Pusat

Jumat, 6 Maret 2026 - 15:04 WIB

Lawan Arus Globalisasi, Palembang Masukkan Bahasa Daerah ke Kurikulum Sekolah

Jumat, 6 Maret 2026 - 13:59 WIB

Pledoi: Reimar Yousnadi Minta Keadilan, PH Sebut Kasus Pasar Cinde Seharusnya Ranah Perdata

Berita Terbaru

Kota Palembang

Palembang Ikuti Pelatihan Teknis Pelaporan E-Monev Bappenas

Jumat, 6 Mar 2026 - 15:15 WIB