Angkut 1,9 Juta Penumpang per Tahun, PT TMPJ Kaji Penambahan Koridor Baru

- Redaksi

Selasa, 12 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Rencana penambahan rute atau koridor yang dilalui oleh Teman Bus bantuan Kementrian Perhubungan (Kemenhub) yang di kelola PT Trans Musi Palembang Jaya (TMPJ) akan dikaji.

Direktur Utama PT Trans Musi Palembang Jaya (TMPJ), Anthony Rais mengatakan, penambahan rute atau koridor yang dilalui Teman Bus bisa saja bertambah, tapi ini perlu kajian dulu.

“Bisa saja kalau melihat potensinya. Tapi tentu ini perlu melihat evaluasi dari Teman Bus yang sudah beroperasional dan perlu kajian juga dari pihak pusat,” katanya, Selasa (12/10/2021).

Sebab, TM sendiri sejak beroperasional mendapat subsidi penuh dari Kemenhub, sehingga tarif penumpang Rp0 Teman Bus.

“Tarif nya Rp0, busnya nyaman dan driver juga tersertifikasi ini merupakan bantuan yang diberikan kepada masyarakat dalam bertransportasi bukan main-main,” jelasnya.

Berdasarkan data pihaknya, Teman Bus mampu mengangkut penumpang 1,9 juta per tahunnya. Dan ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kota Palembang.

“Tahun pertama operasional ada sebanyak 66 bus dengan empat koridor yang selama ini kita sediakan. Kehadiran Teman Bus ini untuk menjadi penghubung juga ke LRT,  sehingga masyarakat dapat lebih nyaman menggunakan transportasi umum,” terangnya.

Saat ini, TM beroperasional diempat koridor, yakni Alang- Alang Lebar- Dempo, Sako- Asrama Haji, Jakabaring- Plaju dan Alang-Alang Lebar- Talang Jambe. Dengan jam operasional mulai pukul 04.30 sampai 20.30 WIB.

“Operasional bus besar yakni ada 19 bus dan 2 cadangan. Sedangkan bus kecil ada sebanyak 40 busdan 5 cadangan,” katanya.

Kenyamanan fasilitas Teman Bus juga diutamakan, dengan dilengkapi dengan CCTV baik didepan, belakang dan didalam gunanya untuk mengawasi aktivitas baik dari supir dan operasional bus ini.

“Hingga saat ini untuk tarif kita masih gratis karena masih dibiayai langsung oleh pemerintah pusat. Rp0 tarifnya. Untuk kedepan kita tunggu dari pusat,” katanya. (ANA)

Berita Terkait

Empat Pelaku Vandalisme Diamankan, Wali Kota Palembang Apresiasi kinerja Polisi
Wabup PALI Tiba di Kejati Sumsel, Dikawal Ketat Tim Penyidik
Pertamina Patra Niaga Sumbagsel Pastikan Operasional SPBU Berjalan Sesuai Ketentuan dan Dukung Proses Penanganan Aparat
Breaking News: Wakil Bupati di Sumsel Dikabarkan Terjaring OTT Kejati
Terdakwa Korupsi PMI Muara Enim Dituntut 2 Tahun Penjara, Jaksa Minta Bayar Uang Pengganti Rp442 Juta
Dapat Ujaran Kebencian dari Akun Tiktok, Kader Partai Gerindra Buat Laporan Polisi
Eks Bendahara PMI Banyuasin Divonis 1 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Dana Hibah PMI
Tegur Mobil Serobot Antrean Solar, Sopir Truk Tewas Dikeroyok Tujuh Orang di SPBU Sukarami

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:39 WIB

Empat Pelaku Vandalisme Diamankan, Wali Kota Palembang Apresiasi kinerja Polisi

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:47 WIB

Wabup PALI Tiba di Kejati Sumsel, Dikawal Ketat Tim Penyidik

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:45 WIB

Pertamina Patra Niaga Sumbagsel Pastikan Operasional SPBU Berjalan Sesuai Ketentuan dan Dukung Proses Penanganan Aparat

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:07 WIB

Breaking News: Wakil Bupati di Sumsel Dikabarkan Terjaring OTT Kejati

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:57 WIB

Dapat Ujaran Kebencian dari Akun Tiktok, Kader Partai Gerindra Buat Laporan Polisi

Berita Terbaru