Anak dan Suaminya Dikeroyok Puluhan Ojol, Wanita Ini Lapor Polisi

- Redaksi

Kamis, 7 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Masayu Desi Kurniati Nungtjik (43), mendatangi ruang pengaduan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang, pada Kamis (7/9/2023), sekitar pukul 12.00 WIB.

Kedatangan Masayu untuk melaporkan driver ojek online (ojol) insial IM, bersama teman-temannya ke polisi. Lantaran disuga telah melakukan pengeroyokan terhadap anak serta suaminya, Muhammad Dimas Prasetya dan Samuji.

Ditemui usai membuat laporan polisi, Masayu menceritakan kejadiannya berlangsung di Jalan Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II, Pool Bus HJ Samuji, Kelurahan Sukodadi, Kecamatan Sukarami Palembang, Rabu (6/9/2023), sekitar pukul 11.00 WIB.

Bermula ketika terlapor menghubungi suaminya, dan mengatakan sudah berada di lokasi. Namun suaminya menjawab bahwa dia tidak memesan ojek online (ojol) dan ketika melihat Handphone mendapati pesan suara dengan nada kasar.

“Awalnya suami tiba-tiba di telpon, sudah beberapa kali tidak terangkat. Pas diangkat, dia bilang tidak memesan ojol. Nah, lihat HP ada pesan suara, dengan kata-kata kotor dan nada penghinaan. Terus ditelpon balik, dan disuruh menemuinya,” kata Masayu.

Dia mengatakan, tidak lama kemudian terlapor datang untuk menemui Samuji menyelesaikan permasalahan. Setelah masalah tersebut selesai dan bersalam-salaman, terlapor pun pergi meninggalkan Samuji.

“Dia kemudian datang lagi dengan membawa teman-temannya. Melihat terlapor bersama rombongan, suami saya mempersiapkan diri. Karena lokasi merupakan loket bus ada Celurit. Makanya kejadianlah kemarin. Memang kami akui salah,” ungkapnya.

Masih dikatakan Masayu, terlapor dan rekan-rekannya langsung mengeroyok anak dan suaminya. Sehingga, Dimas harus mengalami luka memar di bagian wajah dan dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Myria Palembang untuk dirawat intensif.

“Karena anak saya membela bapaknya jadi mereka langsung memukuli. Suami saya tangannya bengkak, karena menangkis pukulan. Kalau anak kepala-nya benjol, dan sekarang masih dirawat di RS Myria Palembang,” tutur Masayu.

Sementara itu, laporan korban sudah diterima anggota piket SPKT Polrestabes Palembang dan segera dilimpahkan ke Satreskrim untuk dilakukan penyelidikan. (ANA)

Berita Terkait

Ingkar Putusan Pengadilan Soal Nafkah Anak, Oknum Pegawai Kemenag Sumsel Dilaporkan Mantan Istri
Satgas Ditreskrimsus Polda Sumsel Bongkar Penimbunan 82.000 KL Solar Ilegal di Banyuasin
Gembok Warung Dirusak, 10 Tabung Gas 3 Kg Raib Digondol Pencuri
Polda Sumsel Bongkar Gudang Pengoplosan BBM Ilegal di Baturaja, Dua Pelaku Ditangkap
Direktur BUMDes di OKI Dilaporkan ke Polisi, Diduga Jalankan Praktik Rentenir hingga Tagih Rp550 Juta
Dipukul Tetangga Sendiri, Buruh Harian di Palembang Jadi Korban Penganiayaan
Polisi Bekuk Remaja Pelaku Penganiayaan Maut di Kebun Kopi OKU Selatan
Dua Residivis Curas di Palembang Diringkus Unit Pidum, Ngaku Sudah 10 Kali Beraksi

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 18:39 WIB

Ingkar Putusan Pengadilan Soal Nafkah Anak, Oknum Pegawai Kemenag Sumsel Dilaporkan Mantan Istri

Sabtu, 25 April 2026 - 18:36 WIB

Satgas Ditreskrimsus Polda Sumsel Bongkar Penimbunan 82.000 KL Solar Ilegal di Banyuasin

Sabtu, 25 April 2026 - 11:23 WIB

Gembok Warung Dirusak, 10 Tabung Gas 3 Kg Raib Digondol Pencuri

Jumat, 24 April 2026 - 15:46 WIB

Polda Sumsel Bongkar Gudang Pengoplosan BBM Ilegal di Baturaja, Dua Pelaku Ditangkap

Kamis, 23 April 2026 - 18:09 WIB

Direktur BUMDes di OKI Dilaporkan ke Polisi, Diduga Jalankan Praktik Rentenir hingga Tagih Rp550 Juta

Berita Terbaru

Muba Ambil Bagian dalam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026

Musi Banyuasin

Muba Ambil Bagian dalam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026

Minggu, 26 Apr 2026 - 15:54 WIB