50 Orang Diamankan usai Unjuk Rasa, Banyak yang Masih Belia

- Redaksi

Minggu, 31 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Sumsel Irjen pol Andi Rian Ryacudu saat diwawancarai usai tinjau lokasi kejadian kerusuhan. Foto: Tia

Kapolda Sumsel Irjen pol Andi Rian Ryacudu saat diwawancarai usai tinjau lokasi kejadian kerusuhan. Foto: Tia

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Sebanyak 50 orang diamankan oleh pihak kepolisian setelah terjadinya perusakan fasilitas gedung DPRD Sumsel dan Ditlantas Polda Sumsel yang berada di Jalan Pom IX, Kota Palembang pada, Minggu dinihari.

“Dari 50 orang yang kami amankan, 42 di antaranya ditahan di Polda, dan banyak yang masih berusia belia,” ujar Kapolda Sumsel Irjen pol Andi Rian Ryacudu bersama dengan Gubernur Sumsel dan Pangdam II/Sriwijaya telah meninjau lokasi kejadian, Minggu (31/8/2025).

Kerusuhan mengakibatkan sejumlah fasilitas dirusak. Gedung DPRD Sumsel, pos jaga Ditlantas Polda Sumsel, hingga dua mobil patroli mengalami kerusakan parah.

“Dari hasil tinjauan di lokasi kejadian, situasi mulai berangsur kondusif,” tuturnya.

Di lokasi, polisi menemukan barang bukti berupa pecahan botol yang diduga molotov. Kapolda menyebut pihaknya masih mendalami apakah aksi itu direncanakan atau diprovokasi oleh oknum tertentu.

“Kalau kita lihat semalam, itu bukan lagi aksi damai. Sudah jelas tujuannya membuat kerusuhan. Saat ini kami sedang selidiki, apakah ada yang mengatur ini dari belakang. Yang jelas, serpihan molotov ditemukan di lapangan,” katanya.

Untuk mencegah kejadian serupa, polisi dan TNI menyiagakan sekitar 5.000 personel gabungan di berbagai wilayah, termasuk Palembang, Baturaja, OKU, dan Lubuklinggau.

Kapolda juga mengingatkan orang tua agar lebih menjaga dan mengawasi anak-anak mereka, agar tidak mudah terpengaruh ajakan yang bisa membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

“Anak-anak ini jadi korban ajakan yang tidak bertanggung jawab. Mari kita jaga Palembang tetap aman. Sumsel dikenal sebagai daerah damai, dan itu tanggung jawab kita semua,” ucap dia.

Berita Terkait

Padamkan Karhutla Muratara, Helikopter Lakukan 19 Kali Water Bombing
FESyar Sumatera 2026, Perkuat Sinergi dan Transformasi Digital untuk Akselerasi Ekonomi Syariah Regional
Pengamat Sebut Status Kepegawaian Mantan Wabup PALI Harus Jelas
Gubernur Sumsel Nonaktifkan ASN Terlibat Kasus Suap Fee Proyek
Polda Sumsel Gelar Sidang Rikkes II Secara Hibrida, Kapolda Tekankan Prinsip BETAH Rekrutmen Polri
Dituduh Mafia Tanah Saat Mediasi, Agung Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik ke Polisi
JPU Tuntut Dua Terdakwa Korupsi Pengadaan Pompa Karhutla Muratara 5 Tahun Penjara
Sidang Korupsi Perkimtan Palembang, Saksi Sebut Lebih dari 50 Titik Pekerjaan Tidak Dikerjakan

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:01 WIB

Padamkan Karhutla Muratara, Helikopter Lakukan 19 Kali Water Bombing

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:59 WIB

FESyar Sumatera 2026, Perkuat Sinergi dan Transformasi Digital untuk Akselerasi Ekonomi Syariah Regional

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:09 WIB

Gubernur Sumsel Nonaktifkan ASN Terlibat Kasus Suap Fee Proyek

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:05 WIB

Polda Sumsel Gelar Sidang Rikkes II Secara Hibrida, Kapolda Tekankan Prinsip BETAH Rekrutmen Polri

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:14 WIB

Dituduh Mafia Tanah Saat Mediasi, Agung Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik ke Polisi

Berita Terbaru

Caption: ilustrasi - Pelaksanaan pemadaman darat di Pulau Semambu Kabupaten Ogan Ilir oleh Tim Satgas Darat BPBD Sumsel. Foto: BPBD Sumsel

Kota Palembang

Padamkan Karhutla Muratara, Helikopter Lakukan 19 Kali Water Bombing

Jumat, 5 Jun 2026 - 21:01 WIB