Nyawa di Ujung Keris, Floubert Relakan Ponselnya Dirampas

- Redaksi

Jumat, 8 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Diancam dengan senjata tajam (Sajam) jenis keris dan air keras, membuat Floubert Emerson Nababan (26), warga Jalan Ksatria, Lorong Ksatria I, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami Palembang harus rela kehilangan satu unit ponsel merk Vivo V7.

Atas kejadian itu, korban yang berprofesi sebagai supir barang ini pun, melaporkan kejadian ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Palembang.

Dirinya menuturkan, bahwa kejadian itu berlangsung pada Kamis (7/10/2021), sekitar pukul 13.30 WIB, di Jalan Angkatan 66, Kelurahan Pipa Reja, Kecamatan Kemuning Palembang.

“Saat itu saya hendak mengantarkan barang bersama teman saya Yudha Saputra ke daerah Sekip. Pelaku yang saya tidak kenal ini tiba-tiba menghadang mobil dan meminta turun,” ujarnya, Jum’at (8/10/2021).

Setelah ia turun, terlapor ini mengacungkan sajam jenis keris dan air keras untuk meminta uang damai. Tapi saat itu ia tidak punya uang dan memberikan ponsel kepada terlapor.

“Dia ini meminta uang damai, karena sebelum kejadian saya dan saksi (Yudha Saputra) melihat dia meminta uang kemananan kepada pemilik gudang disamping tempat kami menurunkan barang,” katanya.

Mungkin karena tidak senang dilihat saat terjadi keributan, terlapor pun mengancam pelapor dan saksi hingga dilerai oleh warga. “Saat itu kami sudah minta maaf kepada dia, tapi mungkin tidak senang terjadilah peristiwa penghadangan hingga ponsel saya serahkan karena tidak punya uang,” ungkapnya.

Tidak terima hanya diberikan ponsel, lanjut dia, terlapor mengajak ia untuk pergi ke gudang untuk mengambil uang damai. “Setelah itu saya diajak dia bermotor ke gudang. Sedangkan mobil dibawa saksi. Tapi di tengah perjalanan terlapor menurunkan saya. Sehingga atas kejadian tersebut saya membuat laporan ke Polrestabes Palembang,” bebernya.

Sementara itu, Kasi Humas Polrestabes Palembang, Kompol Abu Dani membenarkan adanya kejadian tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) yang dialami pelapor.

“Ya laporannya sudah diserahkan kepada Unit Reskrim usai dilakukan olah TKP oleh anggota Piket SPKT Polrestabes Palembang,” ucapnya. (ANA)

Berita Terkait

Jual Sepeda Gunung Curian Rp100 Ribu, Pria di Palembang Ditangkap Buser Polsek SU II
Kecanduan Judi Slot, Pria di Palembang Curi Saldo E-Money Teman Rp2,8 Juta
Polda Sumsel Dalami 16 Korporasi Karhutla, PT RAS Jadi Satu-satunya Perusahaan yang Direkturnya Tersangka
Polda Sumsel Selidiki 17 Korporasi Kasus Karhutla, 620 Hektare Lahan Dipasangi Garis Polisi
Perempuan di Jakabaring Palembang Luka Berat, Diduga Dianiaya Pakai Silet
Curi Puluhan Kaleng Susu, Karyawan Indomaret Diserahkan ke Polisi
Polda Sumsel Catat 1.218 Penindakan Premanisme, Warga Diminta Lapor ke 110
Enam Orang Luka dalam Bentrokan Mapolda Sumsel, Pria Bawa Dua Sajam Diamankan

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Kecanduan Judi Slot, Pria di Palembang Curi Saldo E-Money Teman Rp2,8 Juta

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:55 WIB

Polda Sumsel Dalami 16 Korporasi Karhutla, PT RAS Jadi Satu-satunya Perusahaan yang Direkturnya Tersangka

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:54 WIB

Polda Sumsel Selidiki 17 Korporasi Kasus Karhutla, 620 Hektare Lahan Dipasangi Garis Polisi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:47 WIB

Perempuan di Jakabaring Palembang Luka Berat, Diduga Dianiaya Pakai Silet

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Curi Puluhan Kaleng Susu, Karyawan Indomaret Diserahkan ke Polisi

Berita Terbaru