Wisata ke BKB, Sopir dan Kernet Bus asal Lampung Dikeroyok Pemalak

- Redaksi

Sabtu, 4 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Apes dialami Agus Santoso (44) dan anaknya Bagus Setiawan (22). Mereka harus babak belur dikeroyok pemalak yang ada di kawasan Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, pada Jum’at (3/11/2023), sekitar pukul 18.00 WIB.

Atas kejadian itu, kedua pria yang keseharian sebagai sopir dan kernet asal Provinsi Lampung ini membuat laporan polisi di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembant, Jum’at malam (3/11/2023).

Ditemui usai membuat laporan polisi, Agus menceritakan kejadiannya bermula ketika dia membawa rombongan ibu-ibu pengajian asal Lampung berwisata ke BKB, Jalan SMB, Kelurahan 19 Ilir, Kecamatan IB I Palembang.

“Setelah foto-foto, saya ke mobil untuk menyimpan spanduk. Saat sedang jalan, datang pria yang katanya tukang parkir di sana minta rokok. Karena tidak membawa rokok mereka maksa meminta uang. Jadi saya ke mobil, dan saya kasih dua batang rokok,” kata Agus.

Agus mengungkapkan, tak lama berselang datang satu orang lainnya yang juga meminta rokok. Lantaran rokok hanya tersisa dua batang, dia pun menolak memberikan rokok tersebut, sehingga terjadilah cekcok mulut.

“Rokok yang tadi dilemparkan ke muka. Saya masih diam saja dan sabar. Nah, pas turun dari mobil, mereka langsung menendang pinggang. Anak saya yang melihat kejadian itu langsung turun dari mobil dan membela saya,” tambah Agus.

Namun, lanjut dia, anaknya langsung dikeroyok kedua pria tersebut hingga mengalami luka robek di bibir. Tak lama berselang, datang lagi rombongan pelaku lainnya yang ikut mengeroyok Agus dan Bagus.

Tak sekedar mengeroyok keduanya, para pelaku pun merampas dompet milik Agus yang berisikan uang tunai sebesar Rp723 ribu dan satu unit Handphone. Sehingga, dia pun membuat laporan polisi dengan harapan pelaku cepat tertangkap.

“Saya luka di wajah, mata kiri kanan lebam, leher lecet dan sakit di bagian leher. Mereka juga mengambil dompet dan handphone Pak. Total kerugian saya Rp1,6 juta. Saya berharap para pelaku cepat tertangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka,” tuturnya.

Sementara itu, laporan kedua korban telah diterima anggota piket SPKT Polrestabes Palembang dan akan segera dilimpahkan ke Sat Reskrim. (ANA)

Berita Terkait

Polda Sumsel Catat 1.218 Penindakan Premanisme, Warga Diminta Lapor ke 110
Enam Orang Luka dalam Bentrokan Mapolda Sumsel, Pria Bawa Dua Sajam Diamankan
DR Conie SH : Kuasa Hukum Korban Penusukan Berharap Pihak Pemerintah Membantu Biaya Rumah Sakit
Terduga Provokator Bawa Pisau Diamankan Kapolri Minta Lakukan Investigasi Menyeluruh 
Operasi Sikat Musi I 2026 Polrestabes Palembang Berhasil Ungkap 81 Kasus
Tiga Pelaku Pengeroyokan Berujung Maut di Palembang Ditangkap
Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak Berlangsung 2021–2026, Pria 24 Tahun Diamankan Polda Sumsel
Diduga Jadi Korban KDRT Berulang, IRT di Palembang Lapor Polisi

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:58 WIB

Polda Sumsel Catat 1.218 Penindakan Premanisme, Warga Diminta Lapor ke 110

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Enam Orang Luka dalam Bentrokan Mapolda Sumsel, Pria Bawa Dua Sajam Diamankan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:08 WIB

DR Conie SH : Kuasa Hukum Korban Penusukan Berharap Pihak Pemerintah Membantu Biaya Rumah Sakit

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Terduga Provokator Bawa Pisau Diamankan Kapolri Minta Lakukan Investigasi Menyeluruh 

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Operasi Sikat Musi I 2026 Polrestabes Palembang Berhasil Ungkap 81 Kasus

Berita Terbaru

Kadis Kesehatan empat lawang, Dery Kurniawan

Empat Lawang

Kabut asap Landa Empat Lawang, Kasus ISPA Meningkat

Rabu, 14 Okt 2026 - 19:10 WIB