Usai Dihubungi Oknum yang Mengaku dari Disdukcapil, Uang di Dalam ATM ASN Ini Terkuras Rp 15,8 Juta

- Redaksi

Selasa, 13 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban membuat laporan Polisi. (Photo: Kiki Nardance)

Korban membuat laporan Polisi. (Photo: Kiki Nardance)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Pelaku penipuan kembali beraksi dan meresahkan warga Palembang. Lagi-lagi pelaku mengatasnamakan dari pihak Disdukcapil untuk mengelabui korban.

Tak terima uangnya Rp 15,8 juta raib, membuat korban yakni Noviarti (57), seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS), melaporkan kejadian ke Polrestabes Palembang, Selasa (13/1/2026).

Kepada petugas, warga Jalan Ki Merogan Kecamatan Kertapati Palembang ini menuturkan, peristiwa tersebut terjadi pada Senin (12/1/2026), sekitar pukul 13.00 WIB, di Jalan Iswahyudi, Kecamatan Kalidoni Palembang. Berawal saat korban dihubungi oleh terlapor (Lidik).

“Awalnya saya dihubungi Terlapor. Dia mengatakan dirinya dari pihak Disdukcapil,” ungkapnya, kepada petugas.

Lalu, terlapor bilang dalam percakapan telepon antara korban dan terlapor, karena korban sebentar lagi ingin pensiun, jadi korban disuruh untuk mengikuti arahan Terlapor.

“Dia bilang saya sebentar lagi pensiun. Dan memang benar. Untuk mengurus pensiun terus saya diarahkan untuk mengikuti arahannya (Terlapor),” katanya.

Setelah diarahkan dan diminta untuk ke ATM oleh Terlapor , korban pun tidak sadarkan diri mengirim sejumlah uang senilai Rp 15,8 juta ke nomor rekening 37033***** atas nama Fathurizki.

“Saya tidak sadar mengirim uang. Ketika saya cek ATM saldo saya sudah habis,” ungkapnya, sambil mengatakan baru sadar ketika saya diberitahu oleh teman bahwa itu penipuan.

“Saya berharap atas laporan saya pelaku bisa segera ditangkap,” harapnya.

Sementara, KA SPKT Polrestabes Palembang Iptu Sugriwa melalui Pamapta Ipda Hendra Yuswoyo membenarkan adanya laporan korban terkait laporan penipuan jo penggelapan.

“Laporan sudah kita terima dan segera akan ditindaklanjuti oleh petugas satreskrim reskrim Polrestabes Palembang unit Pidsus untuk melakukan penyelidikan,” tuturnya. (ANA)

Berita Terkait

Begal Sadis yang Tikam Korban 11 Kali Akhirnya Dibekuk, Seluruh Pelaku Curas di Jakabaring Ditangkap
Polda Sumsel Putus Jalur Peredaran Ekstasi Medan-Palembang, Dua Kurir Dibekuk
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Sukarami dan Bhayangkari Salurkan 50 Paket Sembako kepada Warga 
Motor Diparkir Saat Belanja di Indomaret, Buruh di Palembang Jadi Korban Curanmor
Komplotan Pembobol Kabel PLN Digulung di Jambi, Dua Anggota Masih Buron
Diduga Jadi Korban Pengeroyokan Pasutri, Wanita di Palembang Lapor Polisi
SAT Reskrim Polres Empat Berhasil Ungkap Kasus Kepemilikan Senpi Raritan Dan Bahan Peledak Ilegal
Polda Sumsel Tangkap Pemilik Senpi Rakitan di OKU Timur, Amankan Revolver dan Peluru Tajam

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 21:32 WIB

Polda Sumsel Putus Jalur Peredaran Ekstasi Medan-Palembang, Dua Kurir Dibekuk

Jumat, 26 Juni 2026 - 16:21 WIB

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Sukarami dan Bhayangkari Salurkan 50 Paket Sembako kepada Warga 

Jumat, 26 Juni 2026 - 15:09 WIB

Motor Diparkir Saat Belanja di Indomaret, Buruh di Palembang Jadi Korban Curanmor

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:20 WIB

Komplotan Pembobol Kabel PLN Digulung di Jambi, Dua Anggota Masih Buron

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:20 WIB

Diduga Jadi Korban Pengeroyokan Pasutri, Wanita di Palembang Lapor Polisi

Berita Terbaru