Uang Rp6,5 Juta Sudah Ditransfer, Motor Honda PCX Justru tidak Kunjung Datang

- Redaksi

Minggu, 9 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban saat melapor ke SPKT Polrestabes Palembang. (Photo: Istimewa)

Korban saat melapor ke SPKT Polrestabes Palembang. (Photo: Istimewa)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Pupus sudah harapan Renenda (28) untuk memiliki motor Honda PCX tahun 2025. Ini lantaran korban sudah ditipu rekannya sendiri, Adi Irawan, saat hendak membeli motor secara tunai.

Tidak terima sudah ditipu, Renenda yang tercatat sebagai Lorong Nusantara, Kecamatan Seberang Ulu (SU) II Palembang ini, melaporkan peristiwa tersebut ke Polrestabes Palembang, Sabtu (8/3/2025). Dia berharap atas laporannya pelaku bisa ditangkap.

Kepada petugas piket pengaduan, Renenda didampingi Suaminya menuturkan, peristiwa tersebut terjadi pada 19 Februari 2025, sekitar pukul 17.53 WIB, di Jalan Lingkar Danau, Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan Jakabaring Palembang.

Berawal, saat korban yang mengenal terlapor Ad Irawan sebagai sales motor Honda, dikenal korban dari kakak kandungnya. “Saya memang tahu terlapor ini seorang sales motor. Lalu saya juga dikenalkan kakak perempuan saya kepada Terlapor,” katanya.

Lanjutnya, lalu korban kemudian menghubungi terlapor untuk memesan 1 unit motor Honda PCX. Namun saat itu Terlapor meminta uang Rp 5 juta untuk tanda jadi. “Terlapor ini meminta uang pak Rp 5 juta. Karena percaya saya berikan uang tersebut,” katanya, sambil mengatakan uang diminta terlapor di kirim lewat Transfer.

Pada 2 Maret 2025, Terlapor ini kembali menghubungi korban dan meminta sejumlah uang, sekitar pukul 18.55 WIB. “Saya kembali transfer senilai Rp 1,5 juta, namun hingga 5 Maret 2025, belum ada kejelasan. Oleh itu saya laporkan,” katanya sambil mengatakan motor belum saya terima.

Akibat peristiwa ini korban pun harus kehilangan uangnya Rp 6,5 juta.

Sementara, KA SPKT Polrestabes Palembang, AKP Hery membenarkan adanya laporan korban terkait kasus penipuan. “Laporan sudah diterima dan akan ditindaklanjuti oleh petugas Satreskrim Polrestabes Palembang, guna menangkap pelaku,” ungkapnya. (ANA)

Berita Terkait

Bawa Pisau Saat Patroli Malam, Pria di Gandus Ditangkap Polisi
Terbongkar! Jaringan Angkutan Batubara Tanpa Dokumen di OKU Timur Digulung, 12 Orang Diamankan
Dua Pria Tak Dikenal Pepet dan Aniaya IRT di Palembang, Korban Lapor Polisi
Pegawai Baru Diduga Bobol Warung Pecel Lele R&R, Empat Tabung Gas dan Speaker Raib
Residivis Curanmor Dibekuk di Palembang, Polisi Temukan Senpi Rakitan dan Diduga Sabu
Istri dan Anak Hilang Usai Pamit ke Salon, Buruh Harian Lapor Polisi
Pria Ini Ditembak Temannya Pakai Senapan Angin
Polda Sumsel Bongkar Modus Situs Pendaftaran Fiktif Bhayangkara Run 2026, Dua Pembuatnya Diciduk di Riau

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:56 WIB

Bawa Pisau Saat Patroli Malam, Pria di Gandus Ditangkap Polisi

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:16 WIB

Terbongkar! Jaringan Angkutan Batubara Tanpa Dokumen di OKU Timur Digulung, 12 Orang Diamankan

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:11 WIB

Dua Pria Tak Dikenal Pepet dan Aniaya IRT di Palembang, Korban Lapor Polisi

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:23 WIB

Pegawai Baru Diduga Bobol Warung Pecel Lele R&R, Empat Tabung Gas dan Speaker Raib

Senin, 13 Juli 2026 - 17:43 WIB

Residivis Curanmor Dibekuk di Palembang, Polisi Temukan Senpi Rakitan dan Diduga Sabu

Berita Terbaru