SUARAPUBLIK.ID, MUBA- Dalam upaya memastikan situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif pasca Hari Raya Idul Adha 1447 H, Lapas Sekayu melaksanakan razia mendadak di blok hunian warga binaan, Jumat (29/05/2026) sore.
Kegiatan razia tersebut dipimpin langsung oleh Kalapas Sekayu, Aris Sakuriyadi, didampingi pejabat struktural, staf, serta jajaran petugas pengamanan.
Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh pada kamar hunian warga binaan beserta fasilitas penunjang lainnya. Petugas memeriksa barang-barang milik warga binaan secara detail, guna memastikan tidak adanya barang terlarang yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban lapas.
Kalapas Sekayu, Aris Sakuriyadi mengatakan bahwa, kegiatan tersebut merupakan langkah preventif dalam menjaga stabilitas keamanan selama momentum Hari Raya Idul Adha, sekaligus menindaklanjuti arahan pimpinan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.
“Momentum hari raya identik dengan meningkatnya aktivitas di dalam lapas, sehingga kami perlu memastikan kondisi tetap aman dan kondusif. Razia ini merupakan bentuk deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban,” ujar Aris.
Dari hasil razia, petugas menemukan sejumlah barang yang tidak diperbolehkan berada di dalam lapas. Barang-barang tersebut langsung diamankan untuk selanjutnya dilakukan pendataan dan pemusnahan sesuai prosedur yang berlaku.
Aris menegaskan bahwa, kegiatan razia akan terus dilaksanakan secara rutin dan insidentil sebagai bentuk komitmen Lapas Sekayu, dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan tertib.
“Kami berkomitmen menjaga Lapas Sekayu tetap steril dari barang-barang terlarang. Kegiatan seperti ini akan terus kami lakukan secara berkala, demi menciptakan suasana pembinaan yang aman dan nyaman,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka.KPLP) Lapas Sekayu, Moh Imam Santoso, menyampaikan bahwa, razia juga menjadi bagian dari penguatan pengawasan internal serta penegakan disiplin di lingkungan lapas.
“Kami tetap mengedepankan pendekatan humanis selama pelaksanaan razia. Seluruh petugas bekerja sesuai SOP dan menjaga situasi tetap kondusif, agar warga binaan tetap merasa aman dan dihargai,” ungkap Ari.
Ia menambahkan bahwa, sinergi dan koordinasi antarpetugas menjadi faktor penting dalam keberhasilan pelaksanaan razia tersebut.
“Seluruh jajaran bergerak bersama dengan penuh tanggung jawab dan profesionalisme. Kami ingin memastikan keamanan tetap terjaga tanpa mengabaikan sisi kemanusiaan,” tutupnya.

















