SARAPUBLIK.ID, PALEMBANG — Aksi pencopetan kembali meresahkan warga Palembang. Kali ini korbannya adalah Dwi Unggul Setiawan (31), seorang pedagang kelapa dan beras, yang kehilangan uang Rp 38 juta. Tak terima uang hasil dagangnya raib, ia melaporkan kejadian tersebut ke Polrestabes Palembang pada Selasa (9/12/2025) sore.
Warga Jalan Langgar, Kecamatan Sako, Palembang ini masih terlihat trauma saat memberikan keterangan kepada petugas. Ia mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.30 WIB di kawasan Jalan Pasar 16 Ilir, Kelurahan 16 Ilir, Kecamatan IT I Palembang.
“Hari ini kejadiannya, Pak. Berawal saat kami dari lajur 14 hendak ke Palembang membeli karpet bersama istri,” ujarnya.
Dwi bersama istri tiba di Pasar 16 Ilir untuk membeli karpet. Saat itu ia menggendong anaknya dan membawa tas ransel yang berisi uang tunai.
“Setelah membeli karpet, kami langsung menuju rumah sakit untuk melihat ibu yang sedang sakit. Tapi saat saya hendak mengambil uang, saya kaget karena tas saya sudah terbuka,” jelasnya.
Betapa terkejutnya Dwi ketika mengetahui uang Rp 38 juta yang disimpannya di dalam tas telah hilang. Ia yakin uang tersebut dicuri saat berada di Pasar 16 Ilir.
“Saya baru sadar ketika ingin mengambil uang. Rupanya tas saya sudah terbuka dan uang Rp 38 juta itu sudah raib,” katanya.
Akibat kejadian ini, Dwi merugi puluhan juta rupiah. Ia berharap pelaku segera ditangkap karena aksi serupa sudah sangat meresahkan.
Sementara itu, Ka SPK Polrestabes Palembang Ipda Kosasih melalui Pamapta Ipda Hendra membenarkan adanya laporan korban. “Laporan sudah diterima dan akan segera ditindaklanjuti oleh Satreskrim Polrestabes Palembang untuk melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku,” ujarnya.

















