Uang Rp38 Juta Hasil Dagang Beras Raib Dicopet di Pasar 16 Ilir

- Redaksi

Selasa, 9 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SARAPUBLIK.ID, PALEMBANG — Aksi pencopetan kembali meresahkan warga Palembang. Kali ini korbannya adalah Dwi Unggul Setiawan (31), seorang pedagang kelapa dan beras, yang kehilangan uang Rp 38 juta. Tak terima uang hasil dagangnya raib, ia melaporkan kejadian tersebut ke Polrestabes Palembang pada Selasa (9/12/2025) sore.

Warga Jalan Langgar, Kecamatan Sako, Palembang ini masih terlihat trauma saat memberikan keterangan kepada petugas. Ia mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.30 WIB di kawasan Jalan Pasar 16 Ilir, Kelurahan 16 Ilir, Kecamatan IT I Palembang.

“Hari ini kejadiannya, Pak. Berawal saat kami dari lajur 14 hendak ke Palembang membeli karpet bersama istri,” ujarnya.

Dwi bersama istri tiba di Pasar 16 Ilir untuk membeli karpet. Saat itu ia menggendong anaknya dan membawa tas ransel yang berisi uang tunai.

“Setelah membeli karpet, kami langsung menuju rumah sakit untuk melihat ibu yang sedang sakit. Tapi saat saya hendak mengambil uang, saya kaget karena tas saya sudah terbuka,” jelasnya.

Betapa terkejutnya Dwi ketika mengetahui uang Rp 38 juta yang disimpannya di dalam tas telah hilang. Ia yakin uang tersebut dicuri saat berada di Pasar 16 Ilir.

“Saya baru sadar ketika ingin mengambil uang. Rupanya tas saya sudah terbuka dan uang Rp 38 juta itu sudah raib,” katanya.

Akibat kejadian ini, Dwi merugi puluhan juta rupiah. Ia berharap pelaku segera ditangkap karena aksi serupa sudah sangat meresahkan.

Sementara itu, Ka SPK Polrestabes Palembang Ipda Kosasih melalui Pamapta Ipda Hendra membenarkan adanya laporan korban. “Laporan sudah diterima dan akan segera ditindaklanjuti oleh Satreskrim Polrestabes Palembang untuk melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku,” ujarnya.

Berita Terkait

Dinkes Sumsel Perketat Pengawasan Kasus Celah Bibir pada Bayi
Jelang Iduladha Pemprov Sumsel Minta Warga Tak Panic Buying
Dinkes Sebut Sumsel jadi Wilayah Tertinggi Kedua Kasus Bibir Sumbing di Indonesia
Musprov Inkindo Sumsel Dibuka, Cik Ujang Dorong Transformasi dan Profesionalisme Konsultan
Konser HS di Palembang Pecah, Polisi Sebut Paling Aman dan Tertib
Wakajati Sumsel Lantik 11 Pejabat Baru, Rotasi Jabatan untuk Perkuat Kinerja Kejati
Polres OKU Selatan Bergerak Cepat, Dua Pelaku Pencurian Kabel Tower Telekomunikasi Berhasil Diamankan
Jangan Asal Salahkan Gubernur, DPRD Sumsel Ungkap Fakta Kewenangan Jalan Rusak di Sumsel

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 20:56 WIB

Dinkes Sumsel Perketat Pengawasan Kasus Celah Bibir pada Bayi

Senin, 25 Mei 2026 - 20:53 WIB

Dinkes Sebut Sumsel jadi Wilayah Tertinggi Kedua Kasus Bibir Sumbing di Indonesia

Senin, 25 Mei 2026 - 17:30 WIB

Musprov Inkindo Sumsel Dibuka, Cik Ujang Dorong Transformasi dan Profesionalisme Konsultan

Senin, 25 Mei 2026 - 17:08 WIB

Konser HS di Palembang Pecah, Polisi Sebut Paling Aman dan Tertib

Senin, 25 Mei 2026 - 17:03 WIB

Wakajati Sumsel Lantik 11 Pejabat Baru, Rotasi Jabatan untuk Perkuat Kinerja Kejati

Berita Terbaru

Dua penderita bibir sumbing yang akan dioperasi di RSKGM Palembang. Foto: Tia

Kota Palembang

Dinkes Sumsel Perketat Pengawasan Kasus Celah Bibir pada Bayi

Senin, 25 Mei 2026 - 20:56 WIB