Tren Pertumbuhan Ekonomi Jabar Kedepan Semakin Membaik

- Redaksi

Minggu, 16 Mei 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, Bandung – Pertumbuhan ekonomi Jawa Barat pada triwulan II 2021 diperkirakan tetap membaik namun terbatas sehubungan dengan kebijakan larangan mudik.

Namun demikian, daya beli masyarakat terpantau meningkat sebagaimana terindikasi dari hasil Survei Konsumen periode April 2021 dimana Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) sebesar 95,1, lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 79,2.

Peningkatan daya beli masyarakat juga merupakan outcome dari berbagai kegiatan antara lain seperti Pekan Kerajinan Jawa Barat (PKJB) dan Karya Kreatif Jawa Barat (KKJ) dalam rangka mendukung Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (GBBI).

“Ke depannya, BI akan terus menjaga stabilitas makroekonomi melalui kebijakan moneter dan makroprudensial yang akomodatif, serta mendorong percepatan digitalisasi ekonomi dan keuangan dalam rangka pemulihan ekonomi dari pandemi Covid-19,” ujar Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jabar Herawanto.

Selain itu, koordinasi dan sinergi antara pelaku usaha, pemerintah, dan pihak-pihak terkait menjadi penting agar pemulihan ekonomi Jawa Barat dapat segera terwujud.

Sementara Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat (Jabar) mencatat adanya pertumbuhan positif pada perekonomian Jabar. Dimana terjadi pertumbuhan positif pada triwulan I tahun 2021 sebesar 0,67 persen dibandingkan dengan triwulan IV tahun 2020.

“Dibandingkan secara nasional, pertumbuhan ekonomi Jabar lebih baik, dimana secara nasional triwulan I 2021 masih terkontraksi sebesar – 0,96 persen. Jadi sudah ada pertumbuhan positif di Jabar pada triwulan pertama tahun ini,” ujar Kepala BPS Jabar Dyah Anugrah, Rabu (5/5/2021).

Menurut Dyah Anugrah, terdapat tiga lapangan usaha di Jabar yang tetap berkinerja baik selama pandemi Covid-19, yakni kelompok pertanian, kehutanan dan perikanan, kelompok pengadaan air,pengolahan sampah, limbah dan daur ulang serta kelompok infokom.

Sementara yang mengalami tren perbaikan dimasa mendatang adalah kelompok listrik dan gas, konstruksi, jasa keuangan, real estate dan asuransi.

Berita Terkait

Pemudik Sudah Vaksin Booster tidak Perlu Tes Antigen
MTF Tawarkan Solusi Keuangan Lewat Cash Aja, Ajak Wartawan Jadi Wira Agent
Vaksinasi di Ponpes, BIN Sasar Pelajar Usia 12 Tahun
Satpam Dituntut tak hanya Gunakan Otot, Tapi Bekerja dengan Otak
Di Tengah Giat Razia, 3 Warga Ini Justru Datang Langsung Minta di Vaksin
Jurnalis Dituntut Multitasking dengan Tetap Berpedoman pada Kode Etik
Aliansi Mahasiswa Sumsel Kecam Intervensi Terhadap KPK!
Kejari Palembang Salurkan Ratusan Paket Sembako untuk Warga Desa Selat Punai

Berita Terkait

Rabu, 30 Maret 2022 - 22:31 WIB

Pemudik Sudah Vaksin Booster tidak Perlu Tes Antigen

Rabu, 8 Desember 2021 - 12:30 WIB

MTF Tawarkan Solusi Keuangan Lewat Cash Aja, Ajak Wartawan Jadi Wira Agent

Selasa, 16 November 2021 - 18:20 WIB

Vaksinasi di Ponpes, BIN Sasar Pelajar Usia 12 Tahun

Jumat, 5 November 2021 - 15:01 WIB

Satpam Dituntut tak hanya Gunakan Otot, Tapi Bekerja dengan Otak

Kamis, 4 November 2021 - 16:33 WIB

Di Tengah Giat Razia, 3 Warga Ini Justru Datang Langsung Minta di Vaksin

Berita Terbaru

fhoto : edusksi b2sa goes to schol oleh dkpp lota pagar alam

Pagar Alam

Pagar Alam Lawan Stunting Lewat Edukasi Gizi 

Senin, 25 Mei 2026 - 17:40 WIB